MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 17 Juni 2017 16:36
Waw..Waw..Waw!!! Ramai-Ramai Kembalikan Kerugian Negara

Mulai dari Terpidana, Terdakwa, hingga Tersangka

TUMPUKAN UANG: Uang negara yang dikembalikan ke Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur.(RADO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Bayang-bayang hukuman tampaknya memang bikin keder. Buktinya, sejumlah orang yang masuk pusaran perkara korupsi memilih ramai-ramai mengembalikan kerugian negara. Baik yang sudah berstatus terpidana, maupun yang masih duduk sebagai terdakwa ataupun baru sebatas tersangka.

Pengembalian kerugian negara itu dilakukan dalam kasus korupsi pengadaan alat ukur tekanan udara dengan terpidana Ardianur, dugaan korupsi jasa servis dan BBM di Dishub Kotim Riadi dengan terdakwa Juniannur, serta tersangka dugaan korupsi proyek drainase di Bandara H Asan Sampit Sumarno. Dalam kasus drainase bandara, sebenarnya ada tiga tersangka. Namun baru Sumarno yang mengembalikan kerugian negara.

Terpidana dalam kasus BLH Kotim, Ardianur, divonis tiga tahun penjara, denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan, serta membayar uang pengganti sebesar Rp 293 juta. Jika tidak dibayar, akan diganti dengan pidana 2,3 tahun.

Ardianur akhirnya membayar kerugian negara sebesar Rp 293 juta. Sehingga rumahnya di Kompleks Pepabri Sampit yang sudah disita Kejaksaan Negeri Kotim, batal dilelang. ”Hari ini (kemarin) Ardianur kembalikan kerugian negara seratus persen, termasuk denda dan biaya perkara,” kata Kajari Kotim Wahyudi.

Menurut Wahyudi, dengan demikian Ardianur tidak lagi menjalani masa pidana selama 2,3 tahun penjara. Ia hanya perlu menjalani hukuman pidana kasusnya selama 3 tahun.

Selain itu, dia juga membayar denda Rp 50 juta ancaman subsider dua bulan penjara juga tidak dijalani. Pengembalian sejumlah uang tersebut dilakukan oleh kakak dan istri Ardianur kemarin.

Selain Ardianur, keluarga terdakwa dugaan korupsi di Dishub Kotim, Riadi, juga mengembalikan kerugian negara. Pengembalian itu dilakukan istri dan kakak iparnya. ”Mereka kembalikan masih Rp 90 juta, artinya ada sisa lagi harus dibayarkan," kata Wahyudi. Pengembalian itu dilakukan sebelum JPU melakukan penuntutan di Pengadilan Tipikor Palangka Raya.

JPU dalam kasus itu, Datman Kataren, menyebutkan bahwa Riadi berencana mengembalikan semua kerugian negara dalam kasus pengadan bahan bakar minyak dan jasa servis pada 2015 tersebut. ”Katanya sisanya masih diusahakan, akan dikembalikan semuanya," kata pria yang menjabat sebagai Kasi Datun tersebut.

Pengembalian itu tentu akan menjadi pertimbangan bagi jaksa dalam mengajukan tuntutan. ”Itu akan jadi pertimbangan kami nantinya," tandas dia.

Sebelum Ardianur dan Riadi, keluarga tersangka korupsi pada proyek drainase Bandara H Asan Sampit, Sumarno, juga sudah melakukan pengembalian. Sumarno mengembalikan Rp 150 juta dari total kerugian negara yang disebut jaksa Rp 1,3 miliar. Selain Sumarno, masih ada dua tersangka lain dalam kasus itu, yakni Wahyuno (PPK) dan Purwadi (konsultan pengawas). (ang/dwi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 08:53

BIAR KAPOK!!! Polda Incar Pelaku Pembakar Lahan, Beberapa Pemilik Lahan Diperiksa

PANGKALAN BUN- Kedatangan tim Polda Kalteng ke Kotawaringin Barat, Jumat (23/2) kemarin, menegaskan …

Jumat, 23 Februari 2018 17:37

Rumah Jadi Arang di Tengah Hujan Deras

KUMAI – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (22/2), tak membuat…

Kamis, 22 Februari 2018 15:19

Rumah Mewah Jabatan Bupati Korbankan Rakyat Jelata

SAMPIT – Terdakwa kasus kayu ilegal untuk pembangunan rumah jabatan Bupati Kotim, Rahyudi, merasa…

Kamis, 22 Februari 2018 12:57

Ulang Tahun, Bupati Malah Layani Pegawai

SAMPIT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi memaknai pertambahan usianya…

Rabu, 21 Februari 2018 16:28

Berbuntut Panjang, Mantan Petinggi Bank Dipolisikan

SAMPIT – Kasus penipuan yang melibatkan oknum pegawai Bank Mandiri Sampit masih berbuntut panjang.…

Rabu, 21 Februari 2018 12:23

Di Kotim, Belum Semua SMA Laksanakan UNBK

SAMPIT – Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) belum semua bisa dilakukan SMA di…

Selasa, 20 Februari 2018 17:02

YA TUHAN!!! Diduga Kecelakaan, Pemuda Tewas Dalam Parit

SAMPIT – Warga Kelurahan Tanah Mas digegerkan penemuan sesosok mayat pemuda, Muhammad Sulaiman…

Selasa, 20 Februari 2018 12:11

WAH GAWAT!!! Pangkalan Bun Dikepung Kebakaran Lahan

PANGKALAN BUN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 20 Februari 2018 12:05

Muhammad Rakhman Temui Habib Rizieq

PANGKALAN BUN – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng, H Muhammad Rakhman terlihat…

Senin, 19 Februari 2018 14:41

INNALILLAH!!! Pemotor Meregang Nyawa setelah Adu Kuat dengan Truk

PANGKALAN LADA-Kecelakaan maut kembali terjadi. Satu pengendara meregang nyawa, sedangkan rekan yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .