MANAGED BY:
RABU
28 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Sabtu, 17 Juni 2017 16:50
Full Day Scholl, Siswa: Okelah Asalkan...
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Sebagian siswa di Kota Sampit mengaku tak masalah mengikuti sistem pembelajaran sekolah lima hari (Full Day School). Mereka siap mengikuti kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. Namun, pola pengajaran dari guru juga harus menyenangkan dan ada inovasi agar siswa tak bosan.

”Tak jadi masalah meski sampai sore di sekolah. Rata-rata siswa yang bisa merasa tak betah di sekolah itu biasanya kalau kena guru yang mengajar membosankan,” kata Haris, salah seorang siswa SMK di Sampit.

Haris mengaku rata-rata setiap hari sampai di rumah sekitar pukul 14.00, satu jam lebih cepat dari kebijakan sekolah lima hari yang mewajibkan sampai pukul 15.00. Biasanya dia juga mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah sore hari.

Hal senada diungkapkan Endah, siswi SMA. Dia mengaku tak keberatan meski nantinya akan berimbas pada membengkaknya biaya untuk belanja di sekolah, terutama untuk makan. ”Pasti biaya jajan bertambah, karena di sekolah jadi lebih lama,” ujarnya.

Kepala SMA Negeri 1 Sampit M Darma Setiawan mengungkapkan, sebenarnya secara tidak langsung selama ini di sekolahnya telah menerapkan aturan Full Day School. Sepulang sekolah, biasanya siswa akan melanjutkan kegiatan ekstrakulikuler di sekolah hingga sore. Meski tidak diwajibkan, rata-rata siswa tetap melakukannya atas kemauan sendiri.

”Jadi, aturan ini sebenarnya bukan hal yang baru kalau diberlakukan di sekolah kami, karena selama ini siswa sudah melakukan itu. Hanya saja, dengan adanya aturan Full Day School ini seperti meresmikan aktivitas mereka tersebut,” ujarnya.

Kemendikbud mengambil kebijakan tersebut untuk mengembalikan hakikat guru mengajar. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, selama ini dia sering menerima keluhan mengenai guru yang kesulitan memenuhi kewajiban mengajar dalam seminggu.

Melalui kebijakan itu, diharapkan guru kembali ke hakikatnya sebagai pengajar. Selain itu, Tak semua sekolah harus menerapkan kebijakan tersebut, terutama untuk sekolah di pedalaman. apabila memang fasilitas tak mendukung, pola lama masih bisa diterapkan.

Ketua Dewan Pendidikan Kotim Akmal Thamroh sebelumnya meminta pemerintah agar memerhatikan kesiapan stakeholder satuan pendidikan dalam menjalankan program tersebut. Semua pihak harus siap, mulai dari orangtua, anak, hingga guru.

Menurut Akmal, pada tambahan jam belajar, murid harus bisa dibuat lebih proaktif. Guru mengajar tidak hanya dengan membaca buku di depan kelas dan memberi tugas. Tapi, harus membuat anak murid aktif, baik dengan cara melakukan kerja kelompok atau diskusi materi yang melibatkan anak didik.

Pemerintah juga perlu memikirkan hal penting lainnya, yaitu penambahan insentif untuk tenaga pengajar. Akmal mempertanyakan kesiapan pemerintah memberi instentif tersebut. ”Terutama untuk guru honor yang dibayar BOS (bantuan operasional sekolah). Tambahan penghasilan mereka apakah dibayarkan? Kalau dibayarkan, dari mana sumbernya? Ini perlu dipikirkan. Pemkab apakah siap membayar atau tidak?” katanya. (vit/ign)


BACA JUGA

Senin, 26 Juni 2017 09:15

MANTAP!!! Libur Lebaran, Puskesmas dan Layanan UGD Tetap Buka

SAMPIT – Untuk memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat, Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten…

Minggu, 25 Juni 2017 07:06

CATAT!!! Ini Syarat Mahasiswa yang Bisa Dapat Beasiswa

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mengalokasikan anggaran untuk beasiswa…

Minggu, 25 Juni 2017 07:00

WOW!!! 300 Mahasiswa Kotim Bakal Dapat Beasiswa Sebesar Ini

SAMPIT – Sebagai perhatian kepada dunia pendidikan di jenjang perguruan tinggi, Pemerintah Kabupaten…

Sabtu, 24 Juni 2017 17:36

SIAP-SIAP!!! Malam Ini Pemkab Gelar Pawai Bedug Takbiran, Ada Hadiah Jutaan

SAMPIT – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Raya Idul Fitri, Pemkab Kotawarigin Timur…

Sabtu, 24 Juni 2017 17:31

Angkutan Mudik Jalur Darat Meningkat Stabil

SAMPIT –  Memasuki H-7 lebaran Idul Fitri, angkutan mudik jalur darat di Terminal Patih Rumbih…

Sabtu, 24 Juni 2017 17:01

HAH!!! Empat Rumah di Lokasi Ini Bakal Dibongkar Paksa, Kenapa?

SAMPIT – Empat rumah yang dibangun di atas tanah negara, aset milik Pemerintah Kabupaten Kotawaringin…

Jumat, 23 Juni 2017 09:55

Kotim Perlu Sirkuit Balap

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim Hero Harapano meminta agar Pemkab Kotim bisa memperhatikan fenomena…

Kamis, 22 Juni 2017 15:15

HAH???? Dandim Sinyalir Ada Kendaraan Dinas TNI Dipakai Sipil

SAMPIT – Seluruh jajaran anggota TNI di wilayah hukum Kodim 1015 Sampit di tiga kabupaten, yakni…

Kamis, 22 Juni 2017 15:11

SIMALAKAMA!!! Pungli Dunia Pendidikan Bikin Serba Salah

SAMPIT – Masalah pungutan di dunia pendidikan dinilai bagai buah simalakama. Ketua DPRD Kotim…

Kamis, 22 Juni 2017 14:17

Ya Tuhan Ngerinya!!! Tabrak Mobil, Kaki Pegawai Hotel Putus

SAMPIT – Kecelakaan di jalur tengkorak kembali terjadi, Rabu (21/6). Sebuah sepeda motor menghantam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .