MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Selasa, 11 Juli 2017 10:47
Masalah Pungutan Sekolah di Kotim Dibawa ke Pusat
OMPAK : Para kepala sekolah bersama beberapa anggota DPRD Kotim, dan kepala Dinas Pendidikan Kotim, serta pihak komite sekolah, usai menggelar RDP.(RADO/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT- DPRD Kotim kemarin menggelar rapat bersama para kepala sekolah dan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim serta pihak komite sekolah, membahas persoalan pungutan di sekolah. Namun pembahasan dengan duduk bersama tersebut belum menghasilkan keputusan, tetap yang bakal diterapkan semua sekolah di Kotim.

Hasilnya, anggota DPRD Kotim dan sejumlah pihak sekolah, serta Dinas Pendidikan mengagendakan konsultasi ke pemerintah pusat di Jakarta terkait larangan sekolah memberlakukan pungutan kepada orang tua murid. Konsultasi rencananya bakal diarahkan ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta tim Satuan Tugas (satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di tingkat pusat.

”Salah satu hasil pertemuan kemarin, kita akan konsultasi. Karena ini wilayahnya abu-abu dan  kita tidak ingin persepsi kita berbeda sehingga ujung-ujungnya adalagi yang ditangkap karena tuduhan pungli segala macam,”ujar Ketua Komisi III DPRD Kotim, Rimbun kepada Radar Sampit  kemarin.

Terungkap dalam pertemuan itu, sejumlah kepala sekolah mengeluhkan adanya larangan memungut uang kepada murid melalui komite sekolah. Menurut mereka, sekali pun sekolah sudah didanai  oleh BOS,  namun dana  itu dianggap  tidak akan menutupi kegiatan sekolah yang lain. Seperti untuk gaji guru honor, dan pembiayan kegiatan  sekolah yang tidak tercantum dalam pendanaan BOS.

Selain itu para kepala sekolah juga mengeluhkan kondisi sarana dan prasarana sekolah yang kadang jarang mampu diakodomir oleh pemerintah daerah.Dan jika melalui komite tidak perlu waktu lama paling 6 bulan, masalah itu akan diselesaikan.

”Kalau menunggu dana pemerintah, contohnya sudah dua tahun kami usulkan untuk pagar sekolah, dan tidak kunjung juga terealisasi. Padahal semuanya untuk kepentingan bersama, untuk sekolah juga,”beber salah satu kepala sekolah yang  hadir saat itu

Sementara itu Ketua DPRD Kotawaringin Timur Jhon Krisli menilai,  perlu payung hukum agar pembiayaan yang dibebankan kepada orang tua murid,  seperti halnya komite tidak bermasalah secara hukum.

"Ada 30 persen yang masih menjadi tanggung jawab wali murid. Di sini perlu ruang penjabaran tanggung jawab wali murid dan dibuat payung hukum agar pungutan yang dilakukan resmi," tandasnya.

Dirinya juga meminta kepada Badan Legislasi (Baleg) di lembaga itu bisa mempertimbangkan hal ini, agar ada payung hukum ke depanya untuk mengatasi keterbatasan sarana dan prasarana sekolah, yang bisa digali dari bantuan orang tua murid dan pihak lain. (ang/gus)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 12:21

ASTAGA!!! Kakek Ini Hilang Sebelas Hari, Sampai Sekarang Belum Ditemukan

NANGA BULIK – Sebelas hari menghilang, seorang kakek dari Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan…

Rabu, 22 November 2017 08:32

Tekan Angka Pengangguran, Kotim Targetkan Turun hingga 2 Persen

SAMPIT-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur bertekad menurunkan tingkat pengangguran di daerah itu.…

Sabtu, 18 November 2017 08:41

KUA-PPAS Revisi Disahkan

SAMPIT-Dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA- PPAS) untuk Rancangan…

Sabtu, 18 November 2017 08:35

Perlu Regulasi untuk Mendongkrak PAD Kotim

SAMPIT-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih dianggap belum tergali…

Jumat, 17 November 2017 10:21

Pramuka Regu Putri Kemah ke Balikpapan

SAMPIT— Anggota kwartir cabang Pramuka regu putri Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mewakili…

Jumat, 17 November 2017 10:17

MANTAP!!! Kotim Gencar Gencar Dibudidayakan Bawang Merah

SAMPIT— Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan program pengembangan…

Jumat, 17 November 2017 10:12

Rp 22 Miliar untuk Penataan Sungai di Kotim

SAMPIT- Salah satu hasil reses anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 wilayah Kecamatan…

Jumat, 17 November 2017 10:01

Kepsek Pungli, Pemkab Harus Lihat Kasus secara Kompleks

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim, Sarjono menyampaikan kepada seluruh komite dan kepala sekolah,…

Kamis, 16 November 2017 14:11

Mandi Safar, Simbol Persatuan dan Penyucian

SAMPIT – Ribuan warga berkumpul di pesisir Sungai Mentaya, Rabu (15/11) siang. Mereka  berramai-ramai…

Kamis, 16 November 2017 09:45

SOPD Gumas Diminta Tingkatkan Kinerja

KUALA KURUN – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Rayaniatie Djangkan mengingatkan satuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .