MANAGED BY:
RABU
26 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 11 Juli 2017 15:16
Warga Sungai Pakit Serang Polisi dengan Badik
BARANG BUKTI: Anggota Polsek Pangkalan Banteng menunjukkan pisau yang digunakan Wardoyo untuk menyerang aparat dan mengancam warga.(SLAMET HARMOKO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG – Gara-gara menyerang polisi dengan badik, Wardoyo harus mendekam di rumah tahanan Mapolsek Pangkalan Banteng.

Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Sudarsono melalui Kanitreskrim Hendrik Purnono mengungkapkan, Wardoyo harus menjalani proses hukum karena membahayakan aparat saat menjalankan tugas patroli lingkungan di Desa Sungai Pakit.

Saat anggota berpatroli untuk melakukan pengecekan keamanan di kawasan RT 12 Desa Sungai Pakit, terdengar teriakan minta tolong salah seorang warga. Tim patroli mencoba mendekat dan menenangkan, tapi justru diserang oleh Wardoyo.

”Tapi anggota tidak sampai terluka, hanya ada memar biasa karena terjadi pergumulan untuk merebut pisau itu,” katanya, Senin (10/7) pagi.

Saat itu, Wardoyo mencoba menikam anggota yang tidak berpakaian dinas. Kejadian itu sempat membuat geger lingkungan sekitar. Apalagi pelaku juga mengancam warga sekitar.

”Belum sempat kita tembak, anggota sudah berhasil meringkusnya dari belakang. Perbuatan pelaku ini sangat membahayakan,”tegasnya.

Akibat perbuatan tersebut, Wardoyo bakal dijerat dengan Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951. Disebutkan bahwa barang siapa yang tanpa hak memasukkan, membuat, menerima, mencoba memperolehnya, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan sesuatu senjata pemukul, senjata penikam, atau senjata penusuk dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun. ”Ancamannya memang cukup tinggi, tapi nanti biar pengadilan yang memutuskan,” pungkasnya. (sla/yit)

 

 


BACA JUGA

Minggu, 23 Juli 2017 01:00

Pedagang Belum Berani Datangkan Hewan Kurban, Kenapa?

PANGKALAN BANTENG– Pedagang hewan kurban belum berani mendatangkan sapi maupun kambing ke Kotawaringin…

Sabtu, 22 Juli 2017 15:01

Yaa Ellllaaaa..Truk CPO Jungkir Balik, Sopir Malah Kabur

HANAU – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 146, Desa Pembuang Hulu,…

Sabtu, 22 Juli 2017 14:05

BEJAAAATTTT BUKAN MAIN!!!! Sopir Bus Ini Setubuhi Pelajar yang Biasa Diantarnya

SAMPIT – Ini namanya pagar makan tanaman. Seorang sopir bus sekolah tega menyetubuhi pelajar yang…

Sabtu, 22 Juli 2017 13:37

Diduga Pesta Seks dan Miras, Dua Sejoli dari Lamandau di Gerebek Satpol PP Kobar

PANGKALAN BUN – Dua pasangan asal Kabupaten Lamandau kedapatan dalam satu kamar di Hotel Sampuraga,…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:53

Sepuluh Kades Akan Purna Tugas

PANGKALAN BANTENG-Sepuluh desa di Pangkalan Banteng akan ditinggalkan para kepala desanya dalam dua…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:51

Gerakan Jumat Bersih Dihidupkan Lagi

PANGKALAN BUN-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali gerakan Jumat bersih yang dipusatkan…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:49

Pangkalan Bun Park Bakal Dipasangi CCTV

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bakal menata dan menangani Pangkalan…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:43

Puskesmas Kolam Gelar Deteksi Kanker Serviks

KOTAWARINGIN LAMA – Penyakit Kanker serviks jangan sampai diremehkan,  karena penyakit…

Jumat, 21 Juli 2017 15:26

Tak Jera Kena Tipiring, Janda Kembali Jualan Miras

PANGKALAN LADA - Hukuman tindak pidana ringan (tipiring) tidak mempan bagi SM, warga Desa Sungai Melawen,…

Jumat, 21 Juli 2017 15:20

Anak Durhaka Diringkus

PANGKALAN BUN - Pelaku pemerasan disertai kekerasan terhadap ayah kandungnya sendiri, DPS (35), akhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .