MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 11 Juli 2017 15:16
Warga Sungai Pakit Serang Polisi dengan Badik
BARANG BUKTI: Anggota Polsek Pangkalan Banteng menunjukkan pisau yang digunakan Wardoyo untuk menyerang aparat dan mengancam warga.(SLAMET HARMOKO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG – Gara-gara menyerang polisi dengan badik, Wardoyo harus mendekam di rumah tahanan Mapolsek Pangkalan Banteng.

Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Sudarsono melalui Kanitreskrim Hendrik Purnono mengungkapkan, Wardoyo harus menjalani proses hukum karena membahayakan aparat saat menjalankan tugas patroli lingkungan di Desa Sungai Pakit.

Saat anggota berpatroli untuk melakukan pengecekan keamanan di kawasan RT 12 Desa Sungai Pakit, terdengar teriakan minta tolong salah seorang warga. Tim patroli mencoba mendekat dan menenangkan, tapi justru diserang oleh Wardoyo.

”Tapi anggota tidak sampai terluka, hanya ada memar biasa karena terjadi pergumulan untuk merebut pisau itu,” katanya, Senin (10/7) pagi.

Saat itu, Wardoyo mencoba menikam anggota yang tidak berpakaian dinas. Kejadian itu sempat membuat geger lingkungan sekitar. Apalagi pelaku juga mengancam warga sekitar.

”Belum sempat kita tembak, anggota sudah berhasil meringkusnya dari belakang. Perbuatan pelaku ini sangat membahayakan,”tegasnya.

Akibat perbuatan tersebut, Wardoyo bakal dijerat dengan Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951. Disebutkan bahwa barang siapa yang tanpa hak memasukkan, membuat, menerima, mencoba memperolehnya, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan sesuatu senjata pemukul, senjata penikam, atau senjata penusuk dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun. ”Ancamannya memang cukup tinggi, tapi nanti biar pengadilan yang memutuskan,” pungkasnya. (sla/yit)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 12:16

Sssstttt....Kades Satroni Tempat Pelacuran

KOTAWARINGIN LAMA – Rencana Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menutup tempat…

Selasa, 21 November 2017 11:56

Rayakan HUT ke-22, MTSN 1 Kobar Ingin Jadi Sekolah Idola

PANGKALAN BUN – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kotawaringin Barat (Kobar) memperingati jadi…

Senin, 20 November 2017 12:37

Jangan Takut Gunakan Dana Desa

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendorong Pemerintah Desa, agar…

Senin, 20 November 2017 12:30

Ini Dia Biang Macetnya Air PDAM di Pangkalan Bun

PANGKALAN BUN – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun diminta…

Minggu, 19 November 2017 01:51

Perkebunan Belum Ada Plasma, DAD Minta Ini ke Pemkab Kobar

PANGKALAN BUN – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Barat mendesak Pemkab Kobar tegas…

Jumat, 17 November 2017 11:25

ASN Kobar Diberikan Pelatihan Jurnalistik

PANGKALAN BUN - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten  Kotawaringin Barat…

Jumat, 17 November 2017 10:32

Duhhhhh!!! Pekerjaan Jalan di Aruta Belum Maksimal

PANGKALAN BUN-Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmadi Riansyah melakukan monitoring pengerjaan…

Jumat, 17 November 2017 10:28

ASIKKKKK!!! PDAM Buka Program Sambungan Murah

PANGKALAN BUN –Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun, terus melakukan peningkatan…

Kamis, 16 November 2017 15:15

Mrs X Dikubur Tanpa Diketahui Keluarga

PANGKALAN BUN - Jenazah perempuan korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Pasanah, Kelurahan Sidorejo,…

Kamis, 16 November 2017 14:33

Ya Tuhan!!! Solikin Gantung Diri Diduga karena Ini

KUMAI - Tirto Solikin nekat gantung diri gara-gara terbelit masalah utang. Kakek 67 tahun itu ditemukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .