MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 11 Juli 2017 17:38
GAWAATTTT!!!! Situs Budaya Hindu Kaharingan Berusia 1 Abad Digondol Maling

Sapundu

PENCURIAN - Masih nampak jelas lubang menganga di lokasi pencurian Sapundu yang dicabut kawanan maling di komplek pemakaman Hindu Kaharingan Desa Luwuk Kanan, Senin (10/7) dini hari kemarin.(CAMAT TASIK PAYAWAN FOR RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN - Situs budaya Hindu Kaharingan di Kabupaten Katingan kembali menjadi target pencurian. Kali ini patung Sapundu di Desa Luwuk Kanan Kecamatan Tasik Payawan. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi Senin (10/7) sekitar pukul 02.00 WIB. 

Camat Tasik Payawan Pimanto menuturkan, patung Sapundu tersebut berada di komplek pemakaman Hindu Kaharingan, tepatnya di depan Balai Basarah desa setempat. Di sekitarnya juga terdapat situs Sandung dan beberapa patung Sapundu lainnya. 

"Hanya satu saja yang dicuri, padahal masih ada beberapa lagi Sapundu tua di dekat situ. Diperkirakan Sapundu yang dicuri tersebut berusia sekitar 1 abad lebih. Kejadian berada di wilayah RT 7 RW 2 Desa Luwuk Kanan," ungkapnya kepada Radar Sampit, Selasa (11/7). 

Sapundu berdiameter sekitar 40 centimeter dan setinggi 4 meter tersebut sepenuhnya terbuat dari bahan kayu ulin. Berbeda dari kasus sebelumnya, kali ini pencurian tidak dilakukan dengan cara memotong. Namun langsung mencabut Sapundu yang tertanam dengan cara menggali tanah. 

"Tidak ada hujan saat malam itu, cerah saja. Saat kejadian, warga sekitar mendengar suara mesin mobil yang menderu dan melaju kencang. Tapi tidak tidak menaruh curiga sama sekali. Ini merupakan kasus pencurian Sapundu yang pertama di Luwuk Kanan," ujarnya. 

Kawanan pencuri diperkirakan berjumlah 3 sampai 4 orang dengan menggunakan mobil sebagai angkutan. Komplek pencurian Sapundu itu masih berada di sekitar pemukiman warga desa. Kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada aparat berwenang, dan saat ini kasusnya sedang di dalami. 

"Kecurigaan ada orang dalam (warga desa), harga Sapundu diperkirakan mencapai puluhan juta. Hampir semua desa di kecamatan kita masih banyak mempunyai Sapundu yang berusia tua seperti ini," sebutnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Luwuk Kanan Mantreas Edoe mengatakan, peristiwa pencurian tersebut sudah dilaporkan Pemerintah Desanya kepada Polsek Tasik Payawan dan Kamipang. Laporan tersebut berasal dari Yetro, yakni Ketua Majelis Agama Hindu Kaharingan Desa Luwuk Kanan. 

"Sapundu itu juga disebut warga sebagai Patung Pambak (rumah kecil tempat meletakkan tulang belulang, Red). Saya kurang tahu berapa usia dan milik keluarga atau keturunannya siapa, yang jelas itu Sapundu sudah sangat tua," ujarnya. 

Meminimalisir terulangnya pencurian serupa, pihak desa kini mulai mengaktifkan kembali patroli keamanan lingkungan, terutama saat malam hari. Tim bentukan pemerintah desa itu, juga melibatkan tokoh masyarakat maupun pemuka agama setempat. 

"Nanti akan bergiliran berjaga atau ronda malam, terutama di lokasi komplek tersebut. Karena masih ada sekitar 10 an Sapundu di lokasi, yang usianya hampir sama tuanya," kata Mantreas. 

Menurutnya, Desa Luwuk Kanan sejak beberapa tahun terakhir sudah bisa ditembus kendaraan roda dua maupun roda emas. Menyusul terbukanya akses jalan darat dari Desa Hampangi. 

"Jalan kita sudah tembus, walaupun masih ada beberapa titik yang rusak. Kalau dulu tidak pernah ada kejadian seperti ini. Semoga ini jadi pencurian pertama dan terakhir, karena Sapundu bukan barang jualan," harapnya. (agg)


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 17:37

Indonesia Gelar Asia Pasific Rainforest Summit

YOGYAKARTA- Negara Republik Indonesia melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) , menggelar…

Senin, 23 April 2018 08:59

Ramadan Semakin Dekat, Soal Miras, Jangan Tebang Pilih!

SAMPIT— Menjelang bulan suci Ramadan, aparat terkait diminta bertindak tegas terhadap bandar dan…

Jumat, 20 April 2018 15:28

DUDA BEJATTTTT!!! Pacari dan Cabuli Bocah SD

SAMPIT – Seorang bocah sekolah dasar yang masih berusia 13 tahun terbuai rayuan gombal AR, pria…

Jumat, 20 April 2018 15:22

Terekam CCTV, Warga Buru Maling Elpij, Alhasil...i

SAMPIT – Maling tabung gas elpiji, Haidir (18), tak berkutik saat dikepung puluhan warga yang…

Jumat, 20 April 2018 10:15

Dua Jabatan Kepala SOPD Dievaluasi

SAMPIT – Dalam tahapan seleksi lelang jabatan tahun ini, ada dua satuan organisasi perangkat daerah…

Kamis, 19 April 2018 16:13

WADUHHHH!!! Jembatan Sei Rawi Tiga Kali Ambruk

KUALA KURUN – Untuk ketiga kalinya selama dua tahun terakhir, Jembatan Sei Rawi di Kabupaten Gunung…

Kamis, 19 April 2018 08:44

Lelang Terbuka, Pendaftaran Seleksi Jabatan Resmi Dibuka

SAMPIT – Panitia seleksi jabatan membuka pendaftaran sejak 17 April – 15 Mei mendatang.…

Rabu, 18 April 2018 10:59

Sang Pencabut Nyawa Pamit ke Keluarga

SAMPIT – Sarifudin (27), tersangka pembunuhan terhadap Gozali Rahman (23), adik iparnya senduri,…

Rabu, 18 April 2018 09:27

Selesaikan Dulu Masa Jabatan!

SAMPIT – Mendekati tahun politik, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

Rabu, 18 April 2018 08:53

Anniversary Radar Sampit Banjir Ucapan Selamat

SAMPIT – Banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk ikut memeriahkan hari jadi Radar sampit ke-12.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .