MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Sabtu, 15 Juli 2017 09:20
Bertentangan Aturan, Pungutan di Sekolah Sulit Dilegalkan
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim Sutik menilai, sangat sulit untuk melegalkan pungutan kepada orang tua murid yang diberlakukan di sekolah. Apalagi yang bertentangan dengan aturan yang tertuang dalam Permendikbud No. 17 tahun 2017. 

Bahkan tegasnya, ada sejunmlah pihak yang ingin melegalkan pungutan di sekolah itu melalui produk peraturan daerah, maka itupun rawan digugurkan akibat bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi diatasnya. 

"Pungutan jelas melanggar, karena Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 tentang aturan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan jelas melarang adanya pungutan dalam bentuk apapun,"  tegas Sutik.     

Menurutnya, pembentukan Perda atau pemberian payung hukum terhadap pungutan, termasuk dari komite sekolah terhadap wali murid hendaknya dikaji lebih mendalam, agar tidak menjadi permasalahan di kemudian hari. Dirinya menyarankan agar pembentukan Perda terkait pungutan yang dilakukan komite sekolah harus dikonsultasikan dan dirumuskan bersam,a agar tidak melanggar hukum dan ketentuan yang berlaku. 

Terpisah,  Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kotawaringin Timur Dadang H Syamsu mengatakan, pihaknya akan mengkaji lebih mendalam rencana pembuatan rancangan peraturan daerah (Raperda) terkait pungutan di sekolah. Menurutnya,  tidak serta merta pihaknya bisa melahirkan perda itu, kendati atas dasar desakan dari  guru serta kepala sekolah, karena bisa menambrak aturan. 

”Perlu hati-hati di sini, jangan kita yang justru lancang untuk menabrak peraturan menteri itu. Kami tidak mau gegabah membentuk dan menyusun perda untuk melegalkan sesuatu yang dianggap illegal oleh aturan. Nanti  pada akhirnya bisa kontraproduktif,”pungkasnya.(ang/gus)

 

 

 

 

 


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 12:21

ASTAGA!!! Kakek Ini Hilang Sebelas Hari, Sampai Sekarang Belum Ditemukan

NANGA BULIK – Sebelas hari menghilang, seorang kakek dari Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan…

Sabtu, 18 November 2017 08:41

KUA-PPAS Revisi Disahkan

SAMPIT-Dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA- PPAS) untuk Rancangan…

Sabtu, 18 November 2017 08:35

Perlu Regulasi untuk Mendongkrak PAD Kotim

SAMPIT-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih dianggap belum tergali…

Jumat, 17 November 2017 10:21

Pramuka Regu Putri Kemah ke Balikpapan

SAMPIT— Anggota kwartir cabang Pramuka regu putri Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mewakili…

Jumat, 17 November 2017 10:17

MANTAP!!! Kotim Gencar Gencar Dibudidayakan Bawang Merah

SAMPIT— Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan program pengembangan…

Jumat, 17 November 2017 10:12

Rp 22 Miliar untuk Penataan Sungai di Kotim

SAMPIT- Salah satu hasil reses anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 wilayah Kecamatan…

Jumat, 17 November 2017 10:01

Kepsek Pungli, Pemkab Harus Lihat Kasus secara Kompleks

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim, Sarjono menyampaikan kepada seluruh komite dan kepala sekolah,…

Kamis, 16 November 2017 14:11

Mandi Safar, Simbol Persatuan dan Penyucian

SAMPIT – Ribuan warga berkumpul di pesisir Sungai Mentaya, Rabu (15/11) siang. Mereka  berramai-ramai…

Kamis, 16 November 2017 09:45

SOPD Gumas Diminta Tingkatkan Kinerja

KUALA KURUN – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Rayaniatie Djangkan mengingatkan satuan…

Kamis, 16 November 2017 08:11

Promosikan Wisata, Mandi Safar Dikemas Semakin Menarik

SAMPIT— Ritual budaya mandi safar yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .