MANAGED BY:
RABU
26 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Senin, 17 Juli 2017 09:27
Sedih.. Kawasan Hutan Semakin Menciut
Ketua Komisi I DPRD Kotim Handoyo J Wibowo

PROKAL.CO, SAMPIT- Ketua Komisi I DPRD Kotim Handoyo J Wibowo mengungkapkan keprihatinannya atas menipisnya kawasan hutan di wilayah Kotawaringin Timur (Kotim), dalam waktu 20 tahun terakhir. Menurutnya, kabupaten dengan luas luas wilayah 16.496 km² dan berpenduduk kurang lebih sebanyak 400.658 ribu   jiwa ini,  terancam tidak akan memiliki hutan cadangan kedepannya. Sebab kini hanya tersisa 25 persen hutan  dari total luasan hutan sebelumnya.

Berdasarkan hal itu, dirinya meminta agar  tidak ada lagi pembukaan lahan baru dengan menebangi hutan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh pihak perkebunan besar swasta..

”Jangan ada lagi aktivitas pembukaan lahan baru, ini sudah ada peringatan bagi kita bahwa lahan kita sudah kritis. Jangan sampai generais ke depan kita, merasakan bencana akibat kebijakan pemimpin terdahulunya,” papar Politikus Demokrat Kotim ini.

Menurut Handoyo, semestinya kawasan hutan yang ideal tersisa adalah 40 persen, sedangkan 60 persen itu digunakan untuk kawasan investasi  di bidang kehutanan dan perkebunan termasuk juga didalamnya kawasan pemukiman.

Kondisi hutan yang kritis demikian lanjutnya, dari hari- kehari kian mengancam. Kawasan hutan bisa menyusut dari angka 25 persen tersebut. Handoyo mengungkapkan, berdasarkan peta 2529 kawasan hutan di Kotim masih ada sebesar 70 persen. Namun tambahnya, pembukaan lahan  seperti untuk perkebunan kelapa sawit, maka sisanya sekarang tinggal 30 persen dari 1.554.456 hektare total luas wilayah Kabupaten Kotim.          

Diungkapkannya pula, luasan hutan di wilayah Kotim terancam berkurang jika tidak dilakukan pemeliharaan dan pengawasan yang ketat.     Ancaman yang dapat mengakibatkan luasan hutan di Kabupaten Kotim berkurang adalah akibat ulah manusia, baik itu pembukaan lahan yang tidak terkendali mau pun akibat bencana alam, yakni kebakaran. Termasuk juga perluasan lahan yang dilakukan oleh koorporasi  secara besar-besaran.    

Dirinya menambahkan, saat ini ada laporan mengenai adanya rencana pembukaan lahan besar-besaran sekitar 7.000 hektare di Antang Kalang. Saat ini sudah masuk dalam masa pembebasan  lahan dari masyrakat setempat.

”Di sini Pemkab Kotim di desa untuk mengecek kebenaran informasi itu. Ada warga yang melaporkan katanya ada PBS yang mau  perluasan lahan, tapi di situ ternyata menggunakan  kedok koperasi. Kalau itu tidak kita awasi,  akibatnya akan kita terima semua, dan wilayah Kotim akan mudah terkena bencana banjir,”pungkas Handoyo.(ang/gus)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juli 2017 10:28

Duhhhh...Seruyan Belum Punya Karang Taruna

KUALA PEMBUANG - Hampir berumur 15 tahun, Kabupaten Seruyan yang berjuluk Gawi Hatantiring ini belum…

Selasa, 25 Juli 2017 10:24

Paripurna DPRD Seruyan Dihujani Interupsi, Kenapa Ya?

KUALA PEMBUANG - Sidang paripurna ke-1 masa persidangan II tahun 2017, Senin (24/7) dengan agenda pemandangan…

Selasa, 25 Juli 2017 09:47

SOPD Harus Memihak Masyarakat

KUALA KURUN – Kalangan DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) meminta agar dalam penyusunan program…

Senin, 24 Juli 2017 11:42

Pekan Ini, Raperda Gaji DPRD Dibahas

SAMPIT-Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan mengatur kenaikan  gaji dan tunjangan anggota…

Senin, 24 Juli 2017 11:40

Dewan Dukung Peningkatan Perpustakaan, Ini Harapannya

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim  Sutik mendorong dan mendukung peningkatan  sarana dan…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:30

Dewan Janji Alokasikan BOSDA di APBD-Perubahan

SAMPIT-Guna menindaklanjuti hasil konsultasi dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan beberapa waktu…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:25

Penjualan Miras di Kotim Diduga Banyak Tak Terawasi

SAMPIT-Ketua Komisi II DPRD Kotim Rudianur meminta kepada aparat terkait agar mengawasi ketat jalur…

Jumat, 21 Juli 2017 15:23

Ini Dia Tiga Sekolah di Sampit Terapkan Lima Hari Sekolah

SAMPIT – Tiga sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur bakal menerapkan program sekolah lima hari…

Jumat, 21 Juli 2017 15:20

RASAKAN!!! Camat Panggil Pengusaha Ayam Nakal

SAMPIT – Pemerintah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang memanggil para peternak ayam. Pemanggilan…

Jumat, 21 Juli 2017 11:35

Warga Kotim Didorong Kembangkan Potensi SDA

SAMPIT – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), Kotim, Sutaman mengimbau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .