MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 10 Agustus 2017 16:50
Ahen "Mandi" Darah, Tewas dengan Banyak Tusukan
TAK BERNYAWA: Ahen ditemukan tewas bersimbah darah di Kilometyer 3 Lintas Sepang Simin-Desa Karitak, Gunung Mas.(IST)

PROKAL.CO, KUALA KURUN – Seorang pria 51 tahun ditemukan tewas mengenaskan. Pria bernama Abdullah alias Ahen bin Ibrahim Akuang itu diduga dibunuh orang tak dikenal di pondok miliknya di Km 3 Jalan Lintas Kelurahan Sepang Simin-Desa Karitak, Gumas. Di sekujur tubuhnya didapati sejumlah luka tusukan.

”Dugaan sementara, korban dibunuh oleh pelaku yang sekarang masih dilakukan pengejaran. Kami sudah membentuk tim dan prioritas untuk menangkap pelaku tersebut,” tegas Wakapolres Gumas Kompol Muharman Arta SIK, Rabu (9/8) siang.

Abdullah diketahui merupakan warga Dusun Lengkung Manah, Kelurahan Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar). Informasi yang dihimpun Radar Sampit, pada Selasa (8/8) sekitar pukul 16.30 WIB, ada seseorang bernama Takata datang ke barak tempat tinggal anak korban, Asuandi. Di situ dia memberitahu bahwa ayahnya tengah tergeletak di depan pondok dengan bersimbah darah.

”Untuk mengetahui kebenarannya, anak korban langsung menuju pondok tersebut. Benar sekali, saat itu korban sudah tergeletak dalam posisi tertelungkup bersimbah darah,” ujar mantan Waka SPN Tjilik Riwut ini.

Dalam kondisi tertelungkup, anak korban kemudian berusaha membalikkan badan ayahnya dalam posisi terlentang untuk memastikan kondisinya. Setelah membalikkan badan, dia menemukan ternyata ayah yang dicintainya sudah meninggal dunia.

”Dengan kondisi pondok yang sepi, anak korban sempat berteriak meminta pertolongan, namun tidak ada satupun dari masyarakat yang mendekat. Hingga akhirnya, dia melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sepang,” terangnya.

Berdasarkan pemeriksaan jasad korban, kata dia, di tubuhnya memang terdapat beberapa luka tusukan. Namun, jumlah pastinya masih belum diketahui, karena masih menunggu hasil visum. Mengenai motifnya juga masih belum diketahui.

”Saat pemeriksaan di tempat kejadian, kita juga menemukan barang bukti berupa satu buah gagang pisau yang terbuat dari plastik warna hitam,” tuturnya.

Saat ini, tambah dia, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi, yakni Supariyati Alias Mama Jahra Binti Warji (36) dan Purwaningsih  (20). Kedua merupakan warga yang tinggal di dekat pondok korban.

”Kita masih lakukan penyidikan. Biarkan kepolisian bekerja untuk mengungkap kasus ini,” pungkasnya. (arm/dwi)

 


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 18:03

Tiga Rumah di Cempaka Tinggal Arang, Diduga Ini Penyebabnya...

SAMPIT – Kebakaran di Gang Veteran RT 12 RW 04, Desa Cempaka Mulia Barat, kemarin, Kamis (19/10)…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:55

YA TUHAN!!!! Guru Ditebas, Begal Rampas Rp 69,8 Juta

NANGA BULIK – Pembegalan menimpa seorang guru sekolah dasar di Lamandau, Tedy. Aksi pelaku tergolong…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:35

Akai..Akai!!! Cemburu Buta, SN Timpas Teman Sendiri

SUKAMARA – Terbakar api cemburu, seorang petani di Desa Pudu, Kecamatan Sukamara berinisial SN…

Kamis, 19 Oktober 2017 14:03

SAH!!!! MUI Tegaskan Ajaran AJG Sesat

SAMPIT – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kotim akhirnya mengeluarkan fatwa bahwa ajaran AJG sesat…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:27

Ada yang Coba Main Mistis di Kejaksaan, Menaburkan Garam saat Kasus Besar

SAMPIT – Sejumlah pegawai di kantor Kejaksaan Negeri Kotim kemarin (17/10) dikagetkan adanya garam…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:54

Menelusuri Penambangan Pasir Ujung Pandaran, Benarkah untuk Reklamasi di Jakarta?

Penambangan pasir laut di Desa Ujung Pandaran menyedot perhatian. Kabarnya, pasir itu dikirim untuk…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:39

BREAKING NEWS!!! Api Lumat Rumah Warga di Cempaka Mulia

SAMPIT- Kebakaran di permukiman warga terjadi di Cempaka Mulia, Kecamatan Cempaga, pagi ini (19/10).…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:58

Buaya Menggila, Rumah Warga Dipasang Jaring Pengaman

SAMPIT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit telah mengamati langsung kondisi lingkungan…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:26

Mayat tanpa Kepala di Ujung Pandaran, Isi Dompetnya Bikin Pilu..

SAMPIT – Warga Ujung Pandaran kembali digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa kepala, Senin…

Senin, 16 Oktober 2017 18:54

Masalah Asmara, Motif Dugaan Pembunuhan Bunga

SAMPIT – Pembunuhan terhadap Nur Fitri alias Bunga (24) diduga dipicu masalah asmara. Kemungkinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .