MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 10 Agustus 2017 16:50
Ahen "Mandi" Darah, Tewas dengan Banyak Tusukan
TAK BERNYAWA: Ahen ditemukan tewas bersimbah darah di Kilometyer 3 Lintas Sepang Simin-Desa Karitak, Gunung Mas.(IST)

PROKAL.CO, KUALA KURUN – Seorang pria 51 tahun ditemukan tewas mengenaskan. Pria bernama Abdullah alias Ahen bin Ibrahim Akuang itu diduga dibunuh orang tak dikenal di pondok miliknya di Km 3 Jalan Lintas Kelurahan Sepang Simin-Desa Karitak, Gumas. Di sekujur tubuhnya didapati sejumlah luka tusukan.

”Dugaan sementara, korban dibunuh oleh pelaku yang sekarang masih dilakukan pengejaran. Kami sudah membentuk tim dan prioritas untuk menangkap pelaku tersebut,” tegas Wakapolres Gumas Kompol Muharman Arta SIK, Rabu (9/8) siang.

Abdullah diketahui merupakan warga Dusun Lengkung Manah, Kelurahan Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar). Informasi yang dihimpun Radar Sampit, pada Selasa (8/8) sekitar pukul 16.30 WIB, ada seseorang bernama Takata datang ke barak tempat tinggal anak korban, Asuandi. Di situ dia memberitahu bahwa ayahnya tengah tergeletak di depan pondok dengan bersimbah darah.

”Untuk mengetahui kebenarannya, anak korban langsung menuju pondok tersebut. Benar sekali, saat itu korban sudah tergeletak dalam posisi tertelungkup bersimbah darah,” ujar mantan Waka SPN Tjilik Riwut ini.

Dalam kondisi tertelungkup, anak korban kemudian berusaha membalikkan badan ayahnya dalam posisi terlentang untuk memastikan kondisinya. Setelah membalikkan badan, dia menemukan ternyata ayah yang dicintainya sudah meninggal dunia.

”Dengan kondisi pondok yang sepi, anak korban sempat berteriak meminta pertolongan, namun tidak ada satupun dari masyarakat yang mendekat. Hingga akhirnya, dia melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sepang,” terangnya.

Berdasarkan pemeriksaan jasad korban, kata dia, di tubuhnya memang terdapat beberapa luka tusukan. Namun, jumlah pastinya masih belum diketahui, karena masih menunggu hasil visum. Mengenai motifnya juga masih belum diketahui.

”Saat pemeriksaan di tempat kejadian, kita juga menemukan barang bukti berupa satu buah gagang pisau yang terbuat dari plastik warna hitam,” tuturnya.

Saat ini, tambah dia, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi, yakni Supariyati Alias Mama Jahra Binti Warji (36) dan Purwaningsih  (20). Kedua merupakan warga yang tinggal di dekat pondok korban.

”Kita masih lakukan penyidikan. Biarkan kepolisian bekerja untuk mengungkap kasus ini,” pungkasnya. (arm/dwi)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 21:23

Si Syantik Maling di Mal Terancam Penjara 4 Tahun

SAMPIT – UW, wanita yang mencuri di ritel terbesar, Matahari Dept Store, Citimall Sampit resmi…

Selasa, 19 Juni 2018 10:54

Masuk Pantai Ujung Pandaran Dilarang Bawa Mobil

SAMPIT – Pengungunjung Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 19 Juni 2018 10:26

Duhhhh!!! Si Syantik Ini Kepergok Ngutil Celdam di Mal

SAMPIT – UW, gadis 28 tahun ini harus menahan malu lantaran tepergok mengutil (embat) di …

Senin, 18 Juni 2018 12:03

Sssstttt!!! Mau Nyaleg Lewat Golkar Ini Ongkosnya

SAMPIT – Calon anggota legislatif dari Partai Golkar diminta menyiapkan dana besar untuk menghadapi…

Senin, 18 Juni 2018 11:45

Begini Aksi Nyata Pejabat Penting Kalteng Menolak Paham Radikal

PALANGKA RAYA – Sejumlah pejabat penting di Kalimantan Tengah (Kalteng) berusaha merajut persatuan…

Senin, 18 Juni 2018 09:37

AWAS!!! ASN Jangan Tambah Libur

SAMPIT-- Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk disiplin, dan jangan sampai menambah hari libur lagi…

Jumat, 15 Juni 2018 14:29

Ramadan Berakhir, Harusnya Sedih, Harusnya Resah!

SAMPIT -  Seluruh umat Muslim di dunia merayakan hari raya Idul Fitri, Jumat (15/6). Umat menyambut…

Kamis, 14 Juni 2018 17:59

Polisi Ringkus Dua Calo Tiket

PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat dan jajaran Direskrimum Polda Kalteng menangkap dua…

Rabu, 13 Juni 2018 20:47

PT DLU Sampit Tegaskan Tak Ada Kericuhan

SAMPIT – PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit menegaskan, tak ada kericuhan yang terjadi…

Selasa, 12 Juni 2018 20:04

YA TUHAN!!! Bau Asap Merebak, Penumpang Panik

SAMPIT – Arus mudik dengan KM Egon tujuan Semarang yang berangkat 9 Juni lalu diwarnai kepanikan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .