MANAGED BY:
RABU
18 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Sabtu, 12 Agustus 2017 16:34
Berangkat Besok, Calon Haji Enggak Usah Bawa Rice Cooker!
DIKUMPUL: Petugas memeriksa koper calon jemaah haji Kotawaringin Timur yang sudah dikumpulkan.(DEVITA MAULIDAH/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Hari keberangkatan jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) semakin dekat. Para jamaah mulai mengumpulkan koper. Jadwal pengumpulan koper dimulai sejak Rabu (9/8) dan berlangsung hingga Jumat (11/8) sore.

”Jamaah kami beri waktu tiga hari untuk mulai mengumpulkan koper, dari Rabu hingga Jumat. Jadi kami bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu kalau masih ada yang kurang, lalu pada Sabtu sore koper-koper tersebut dikirim ke Palangka Raya,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kotim Rabiatul Adawiyah, Jumat (11/2).

Sebelumnya, lanjutnya, para JCH telah menerima pembagian tas dan koper dari Kementerian Agama berkerja sama dengan Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia. Itu terdiri dari 1 koper, 1 tas tangan, dan 1 tas paspor untuk masing-masing dari 183 JCH yang akan diberangkatkan.

Setelah diisi berbagai keperluan yang akan dibawa ke Mekkah, koper diserahkan kepada Kemenag Kotim untuk dikirimkan secara terpisah dari JCH, sementara tas paspor dan tas tangan boleh dibawa masing-masing JCH.

Sesuai peraturan, masing-masing koper dibatasi dengan berat maksimum 32 kilogram, sehingga jamaah diimbau membawa barang secukupnya. Setiba di Palangka Raya, isi koper akan diperiksa panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH). Untuk memastikan para JCH tidak membawa barang-barang terlarang di dalamnya.

Jamaah diingatkan tidak membawa benda berbahaya, seperti senjata tajam, jimat, pemantik api, dan benda yang mengandung gas karena berpotensi meledak atau menyebabkan kebakaran pada suhu tertentu.

Selain itu, benda berbentuk cairan, termasuk madu atau royal jelly, hanya boleh dibawa dengan takaran tertentu, yakni tidak boleh lebih dari 100 mililiter per item dan maksimal wadah yang berisi cairan hanya 10 item.

”Memang disarankan membawa barang secukupnya saja, tidak berlebihan. Kalau dulu ada sampai bawa rice cooker segala, tapi sekarang sudah tidak boleh lagi. Peraturannya semakin ketat, disesuaikan dengan ketentuan pada penerbangan internasional,” ujarnya.

Hingga Jumat pagi, sebagian besar jamaah telah mengumpulkan koper di kantor Kemenag Kotim, hanya tinggal beberapa yang belum. Menurut Rabiatul, jamaah yang belum mengumpulkan koper sampai waktu tersebut, mayoritas berasal dari dalam Kota Sampit.

”Kami tunggu sampai sore ini (kemarin, Red), kalau masih ada yang belum mengumpulkan akan kami hubungi satu-satu. Walaupun batas waktunya sampai hari ini, khusus untuk JCH yang dari jauh, kami tunggu sampai Sabtu pagi. Harus pagi, karena sore hari kopernya sudah harus dikirimkan,” tandasnya. (vit/ign)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 08:26

Tahun Ini, Kalteng Bebas Kabut Asap, SUERRR???

PALANGKA RAYA – Berdasarkan ramalan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah…

Selasa, 17 Juli 2018 16:37

YA TUHAN!!! Perahu Karam, Pemancing Tenggelam

PALANGKA RAYA – Niat mulia menyelamatkan nyawa anak kecil serta hobi memancing Rigan, warga Jalan…

Senin, 16 Juli 2018 16:02

Ya Ampunnn!!!! Gara-Gara Ini, Pensiunan ASN Diamankan

PALANGKA RAYA – Diduga melakukan pembakaran lahan secara sengaja hingga mengakibatkan kebakaran…

Senin, 16 Juli 2018 09:09

Pemerintah Desa Diminta Aktif Sosialisasikan Pilkades

SAMPIT – Pemerintah desa diminta aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa terkait pelaksanaan…

Senin, 16 Juli 2018 09:04

Mantap!!! Varietas Inpari 30 Tahan Hama

SAMPIT – Para petani di Kecamatan Kotabesi mengklaim bahwa selama menggunakan varietas unggul…

Senin, 16 Juli 2018 08:56

Ikon Jelawat Terus Bersolek

SAMPIT – Keinginan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk menjadikan Sampit sebagai…

Jumat, 13 Juli 2018 23:24

Rencana Pindah Ibu Kota Terus Berjalan

PALANGKA RAYA – Badan Informasi Geospasial (BIG) akan melakukan pemetaan lahan di Provinsi Kalimantan…

Jumat, 13 Juli 2018 23:13

KEREN EUI!!! Mahasiswa Bentuk Komunitas Pelestari Bahasa Sampit

SAMPIT—  Sekelompok mahasiswa dari STKIP Muhammadiyah Sampit membentuk komunitas pelestari…

Kamis, 12 Juli 2018 09:46

Wihhhhh!!!! Menteri Korea Selatan Kunjungi Kobar, Ngapain Ya????

PANGKALAN BUN- Wakil Bupati Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah menyambut kedatangan Menteri Kehutanan…

Kamis, 12 Juli 2018 09:32

Kecamatan Harus Aktif Dampingi Desa

SAMPIT – Pada pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun ini, sebanyak 17 kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .