MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 12 Agustus 2017 16:40
BUPATI MURKA!!! Perintahkan Mutasi Pegawai Disdukcapil
MURKA: Rekaman layar media sosial yang diunggah Bupati Kotawaringin Timur di media sosialnya.(Instagram)

PROKAL.CO, SAMPIT – Bupati Kotim Supian Hadi berang pada buruknya pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotim. Dia mengancam memutasi pegawai di instansi tersebut yang menjadi biang jeleknya pelayanan publik dalam kepengurusan dokumen kependudukan.

Melalui akun Instagramnya, Jumat (11/8), Supian menyemprot pegawai yang menyebabkan pelayanan buruk. Instansi tersebut dinilai telah mempermalukannya sebagai bupati. Dia mengunggah tangkapan layar percakapan di aplikasi Whatsapp terkait tegurannya terhadap Disdukcapil.

”Warning Disdukcapil, agar jadi perhatian serius petugas yang tidak melayani dengan baik dan cepat kepada masyarakat Kotim,” kata Supian.

Buruknya pelayanan di Disdukcapil itu dikeluhkan warga Kotim yang disampaikan melalui akun Instagram Supian Hadi. Akun @luluzulkentrina mengungkapkan, dia telah enam kali mengurus perpindahan domisili ke Disdukcapil.

”Saya datang ke Disdukcapil pukul 08.15 WIB untuk melaporkan perihal pindah/datang ke Kotim. Semua berkas sudah saya lengkapi, termasuk surat pindah dari kota terkait. Dan untuk enam kalinya juga saya harus menelan pil kekecewaan terhadap pelayanan dinas terkait,” ungkapnya.

Kekecewaan tersebut, kata @luluzulkentrina, karena dia belum bisa menyerahkan berkas itu. Pasalnya, petugas bersangkutan selalu mengatakan nomor antrean habis. Dia diminta datang lagi siang hari sekitar pukul 13.00.

”Padahal saat itu masih jam 08.15. Karena ini sudah enam kalinya saya datang dengan jawaban yang sama, otomatis timbul pertanyaan, sebenarnya sampai berapa nomor antrean yang diberikan? Alangkah terkejutnya saya, ternyata nomor antrean yang diberi hanya sepuluh untuk pagi dan lima untuk siang hari,” katanya.

Artinya, lanjutnya, selama pelayanan sepanjang hari itu, hanya 15 nomor antrean yang diberi. Padahal, jumlah penduduk Kotim sekitar 400 ribu jiwa. Dia kemudian mempertanyakan hal itu kepada petugas yang melayani. Namun, bukannya jawaban memuaskan yang diperoleh.

”Kalau banyak diberi nomor antrean, kapan kami bisa pulangnya?” kata @luluzulkentrina menirukan ucapan pegawai Disdukcapil tersebut.

Ternyata, lanjutnya, hal demikian juga dialami sejumlah warga lainnya. Bahkan ada yang sampai rela menunggu dari jam 06.00 untuk mendapat nomor antrean. ”Semoga ke depannya Disdukcapil bisa berbenah dan benar-benar bisa melayani warga Kotim,” katanya.

Supian pun merespons keluhan itu dan memohon maaf atas buruknya pelayanan Disdukcapil. Dia menegaskan, masalah itu akan menjadi perhatian serius. Pelayanan dari aparatur yang tidak memahami slogan bergerak cepat membangun Kotim, akan ditindak tegas.

Masalah itu kemudian disampaikan Supian langsung melalui grup Whatsapp dengan anggota sejumlah pejabat di Kotim, termasuk Kepala Disdukcapil. ”Kenapa pelayanan demikian memprihatinkan, Kadis Dukcapil? Agar bagi pegawai yang melayani demikian untuk diusulkan mutasi dan usulkan ke BKD,” tegasnya.

”Jangan sampai saya selaku Bupati Kotim ke sana (Disdukcapil) dan memaki-maki petugas yang demikian, karena kurang sopan melakukan itu. Dan berikan peringatan keras kepada petugas demikian. Saya selaku Bupati Kotim sangat malu kepada masyarakat terhadap pelayanan yang kurang baik dari kita selaku pelayan masyarakat,” tegasnya.

Supian menegaskan, wajib bagi petugas untuk melayani masyarakat dengan baik. ”Tolong dijabarkan dan diaplikasikan motto bergerak cepat membangun Kotim. Yang tidak bisa melayani masyarakat dengan baik, harap segera membuat permohonan pengunduran diri dari ASN/PNS,” tandasnya. (ign/dwi)

 

 


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 17:17

Suami Evi Diminta Serahkan Diri

SAMPIT – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim) meminta Sabran, suami Evi Ningsih,…

Senin, 21 Agustus 2017 17:11

Mobil Dinas DPRD Kotim Bakal Ditarik, Kenapa Gerangan????

SAMPIT – Kenaikan tunjangan anggota DPRD Kotim yang diprediksi hingga dua kali lipat ada konsekuensinya.…

Senin, 21 Agustus 2017 14:46

Teka-teki Kebakaran di MAN Sampit, Begini Kronologi Lengkapnya

SAMPIT – Kebakaran hebat yang melanda MAN Sampit diduga karena ledakan besar dari genset di ruang…

Senin, 21 Agustus 2017 11:42

Ketika Bocah-Bocah Kampung Berjuang Panjat Pinang

Kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tidak hanya dirasakann warga kota saja.…

Senin, 21 Agustus 2017 08:46

Atasi Sampah di Sampit, Begini Cara ala Kepala DLH Baru

 SAMPIT—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim terus memaksimalkan  penanganan sampah khususnya…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:42

Lihat Peserta Pawai, Bupati Kotim Jadi Begini Nih

SAMPIT – Pawai pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:40

WADUH!!! Turis Kehabisan Kelotok dan Pemandu

PANGKALAN BUN – Bulan Agustus menjadi puncak kunjungan turis ke Taman Nasional Tanjung Puting…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:34

HAH!!! Wagub Minta Presiden Tarik Teras Narang, Kenapa?

PALANGKA RAYA – Mantan Gubernur Kalteng dua periode Kalteng Agustin Teras Narang dinilai sangat…

Sabtu, 19 Agustus 2017 19:18

SYUKURIN!!!! 600 Ribu Butir Pil Takatek Gagal Beredar

SAMPIT – Setelah diintai, polisi menangkap Evi Ningsih. Perempuan 28 tahun itu menyimpan 600 ribu…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:28

Cieeeee...Paskibra Kotim Dapat Liburan Gratis

SAMPIT –Kerja keras pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .