MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 12 Agustus 2017 16:40
BUPATI MURKA!!! Perintahkan Mutasi Pegawai Disdukcapil
MURKA: Rekaman layar media sosial yang diunggah Bupati Kotawaringin Timur di media sosialnya.(Instagram)

PROKAL.CO, SAMPIT – Bupati Kotim Supian Hadi berang pada buruknya pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotim. Dia mengancam memutasi pegawai di instansi tersebut yang menjadi biang jeleknya pelayanan publik dalam kepengurusan dokumen kependudukan.

Melalui akun Instagramnya, Jumat (11/8), Supian menyemprot pegawai yang menyebabkan pelayanan buruk. Instansi tersebut dinilai telah mempermalukannya sebagai bupati. Dia mengunggah tangkapan layar percakapan di aplikasi Whatsapp terkait tegurannya terhadap Disdukcapil.

”Warning Disdukcapil, agar jadi perhatian serius petugas yang tidak melayani dengan baik dan cepat kepada masyarakat Kotim,” kata Supian.

Buruknya pelayanan di Disdukcapil itu dikeluhkan warga Kotim yang disampaikan melalui akun Instagram Supian Hadi. Akun @luluzulkentrina mengungkapkan, dia telah enam kali mengurus perpindahan domisili ke Disdukcapil.

”Saya datang ke Disdukcapil pukul 08.15 WIB untuk melaporkan perihal pindah/datang ke Kotim. Semua berkas sudah saya lengkapi, termasuk surat pindah dari kota terkait. Dan untuk enam kalinya juga saya harus menelan pil kekecewaan terhadap pelayanan dinas terkait,” ungkapnya.

Kekecewaan tersebut, kata @luluzulkentrina, karena dia belum bisa menyerahkan berkas itu. Pasalnya, petugas bersangkutan selalu mengatakan nomor antrean habis. Dia diminta datang lagi siang hari sekitar pukul 13.00.

”Padahal saat itu masih jam 08.15. Karena ini sudah enam kalinya saya datang dengan jawaban yang sama, otomatis timbul pertanyaan, sebenarnya sampai berapa nomor antrean yang diberikan? Alangkah terkejutnya saya, ternyata nomor antrean yang diberi hanya sepuluh untuk pagi dan lima untuk siang hari,” katanya.

Artinya, lanjutnya, selama pelayanan sepanjang hari itu, hanya 15 nomor antrean yang diberi. Padahal, jumlah penduduk Kotim sekitar 400 ribu jiwa. Dia kemudian mempertanyakan hal itu kepada petugas yang melayani. Namun, bukannya jawaban memuaskan yang diperoleh.

”Kalau banyak diberi nomor antrean, kapan kami bisa pulangnya?” kata @luluzulkentrina menirukan ucapan pegawai Disdukcapil tersebut.

Ternyata, lanjutnya, hal demikian juga dialami sejumlah warga lainnya. Bahkan ada yang sampai rela menunggu dari jam 06.00 untuk mendapat nomor antrean. ”Semoga ke depannya Disdukcapil bisa berbenah dan benar-benar bisa melayani warga Kotim,” katanya.

Supian pun merespons keluhan itu dan memohon maaf atas buruknya pelayanan Disdukcapil. Dia menegaskan, masalah itu akan menjadi perhatian serius. Pelayanan dari aparatur yang tidak memahami slogan bergerak cepat membangun Kotim, akan ditindak tegas.

Masalah itu kemudian disampaikan Supian langsung melalui grup Whatsapp dengan anggota sejumlah pejabat di Kotim, termasuk Kepala Disdukcapil. ”Kenapa pelayanan demikian memprihatinkan, Kadis Dukcapil? Agar bagi pegawai yang melayani demikian untuk diusulkan mutasi dan usulkan ke BKD,” tegasnya.

”Jangan sampai saya selaku Bupati Kotim ke sana (Disdukcapil) dan memaki-maki petugas yang demikian, karena kurang sopan melakukan itu. Dan berikan peringatan keras kepada petugas demikian. Saya selaku Bupati Kotim sangat malu kepada masyarakat terhadap pelayanan yang kurang baik dari kita selaku pelayan masyarakat,” tegasnya.

Supian menegaskan, wajib bagi petugas untuk melayani masyarakat dengan baik. ”Tolong dijabarkan dan diaplikasikan motto bergerak cepat membangun Kotim. Yang tidak bisa melayani masyarakat dengan baik, harap segera membuat permohonan pengunduran diri dari ASN/PNS,” tandasnya. (ign/dwi)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 13 Juli 2018 23:28

Video "Panas" di Cempaga, Tukang Kameranya Niat Banget!!!

SAMPIT – Video mesum yang diduga diperankan oleh RN dan SP masih menjadi perbincangan hangat warga…

Jumat, 13 Juli 2018 22:42

HOTTTTT!!!! Cempaga Digoyang Video Porno Janda VS Pria Beristri

SAMPIT – Masyarakat Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, dihebohkan dengan beredarnya…

Jumat, 13 Juli 2018 22:35

Syukurlah!!! Psikologis Bocah Korban Pemerkosaan Membaik

SAMPIT – Kondisi psikologis korban pemerkosaan di Antang Kalang mulai membaik. Hal itu setelah…

Jumat, 13 Juli 2018 22:29

Korban King Cobra Akhirnya Dikebumikan

PALANGKA RAYA – Korban gigitan ular king cobra, Rizky Ahmad (19), akhirnya dimakamkan. Pihak keluarga…

Kamis, 12 Juli 2018 16:59

WASPADA!!!! Pelaku Gendam Berkeliaran

SAMPIT – Aksi kejahatan dengan modus gendam membuat geger Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit.…

Kamis, 12 Juli 2018 16:42

Dinyatakan Meninggal, Tubuh Rizky Justru Memanas

PALANGKA RAYA – Rizky Ahmad (19), pemuda yang dinyatakan meninggal dunia secara  medis karena…

Kamis, 12 Juli 2018 15:36

GAWAT!!! Kebakaran Lahan Mulai Terjadi di Kotim

SAMPIT – Kebakaran lahan mulai terjadi di Kotawaringin Timur. Api melalap semak belukar seluas…

Kamis, 12 Juli 2018 09:14

Makin Seru Makin Menantang!!! Kelas Adventure Dilombakan

SAMPIT – Panitia Gowes Kemerdekaan 2018 akhirnya memutuskan untuk melombakan kelas adventure.…

Rabu, 11 Juli 2018 15:33

Predator Seksual ”Mangsa” Bocah Tetangga

SAMPIT – Predator seksual masih menjadi ancaman bagi anak di bawah umur. Kasus pemerkosaan terhadap…

Rabu, 11 Juli 2018 15:30

Waktunya Tujuh Hari, Jari Kelingking Sempat Bergerak

Dokter RSUD dr Doris Slyvanus Palangka Raya memastikan Rizky Ahmad sudah meninggal. Namun, ketika pemandi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .