MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOLOM

Rabu, 16 Agustus 2017 11:58
Wartawan Perbatasan Harus Berani Sampaikan Fakta
DISKUSI: Forum Pimred saat menggelar diskusi di Hotel PIH Batam Center, Selasa (15/8) lalu.

PROKAL.CO, Wartawan yang bertugas meliput peristiwa di perbatasan, harus berani menyampaikan fakta. Meskipun konsekuensinya tak jarang harus menghadapi tekanan. Baik itu dari aparat, maupun masyarakat.

Demikian diungkapkan oleh Kepala Perwakilan LKBN (Lembaga Kantor Berita Negara) Antara, Evy Samsir dalam paparannya di depan peserta diskusi publik soal perbatasan di Hotel PIH Batam Center, Selasa (15/8) lalu.

Dalam diskusi yang digelar oleh Forum Pimpinan Redaksi (Pimred) Provinsi Kepri itu, Evy Samsir menambahkan, dirinya sudah melakukan perjalanan liputan di pulau-pulau terluar Provinsi Kepri.

"Di Pulau Pekajang, saya melihat tentara disana bukan minum air tawar atau air hujan lagi, tapi air laut,” ungkapnya dalam diskusi publik bertajuk “Peran Media di Wilayah Perbatasan Dalam Membangun Semangat Nasionalisme Guna Mensukseskan Kepentingan Nasional” itu.

Itulah bukti, lanjut Evy Samsir, kecintaan para tentara itu kepada republik ini. Kemudian, kisah mereka itu pun diberitakan. Sampai akhirnya mendapat atensi dari Panglima TNI.

Sementara itu, Ketua Forum Pimred Kepri, Andi, dalam paparannya mengungkapkan, saat ini bentuk dari peran yang dilakukan oleh manajemen Haluan Kepri untuk mendukung nasionalisme di perbatasan adalah dengan memberikan subsidi.

“Kalau dihitung, ongkos kirim koran ke Natuna, Anambas atau Lingga itu sudah tak cukup lagi, kami rugi dari sisi bisnis,” ungkap Andi.

Tapi, lanjut Pemred Haluan Kepri itu lagi, demi membangun rasa nasionalisme dan kepentingan nasional, maka manajemen Haluan Kepri rela mensubsidi.

Sementara itu, dosen Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau Pekanbaru, Muchid Albintani menuturkan, ada tiga jenis kategori wartawan di perbatasan.

“Pertama, sikap wartawan di perbatasan menjadi tolok ukur atau indikator terhadap klasifikasi Oportunis, Pragmatis dan Mandiri,” ujar pria kelahiran Kijang, Pulau Bintan, Kepri itu.

Kedua, lanjut mantan wartawan Majalah Tempo di Malaysia itu, sikap wartawan di perbatasan sebagai ketauladanan dan spirit bagi membangun semangat nasionalisme dan menyukseskan kepentingan nasional.

Ketiga, karena berada di wilayah perbatasan sikap wartawan dapat menghindari potensi terjadinya separatisme dan disintegrasi bangsa.

Keempat, sikap wartawan dapat memperteguh apa yang menjadi tolok ukur serta wujud nyata ‘kepentingan nasional’ tersebut.

Diskusi publik yang dihadiri BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dari berbagai kampus itu diawali dengan paparan Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam, Rumbadi Dalle.

“Selama ini kita selalu tunduk sama asing, kita harus punya keseimbangan dalam membangun spirit nasionalisme di perbatasan,” tegas Rumbadi Dalle yang 16 tahun berkarir sebagai wartawan di Majalah Tempo. (*)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 09:16

Tingkatkan Pengembangan Potensi Lokal

SAMPIT- Kendati usaha perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ini memiliki nilai…

Jumat, 09 Februari 2018 16:44

Mantap! SMA di Kecamatan MHS Siap UNBK

SAMPIT –Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang SMA dan SMK bakal dilaksanakan pertengahan…

Minggu, 24 Desember 2017 01:08

Mewaspadai Difteri pada Anak

Oleh: Rahmat Effendy )* Beberapa hari terakhir, Indonesia dikagetkan dengan maraknya orang terserang…

Minggu, 24 Desember 2017 01:05

Pentingnya Persatuan Indonesia dalam Mendukung Palestina

Oleh : Rahmat Effendy )* Kita cukup dikagetkan dengan pernyataan kontroversial presiden Amerika Serikat,…

Minggu, 24 Desember 2017 01:02

Pentingnya Ketelitian dalam Menyampaikan Informasi

Oleh : Aji Prasetya )* Indonesia dihebohkan beberapa kasus persekusi yang menimpa warga. Sebenarnya…

Kamis, 21 Desember 2017 00:47

Komunikonten Adakan Diskusi Peran Media dan Warganet

Membangun daerah perbatasan merupakan agenda prioritas Pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla. Di poin…

Rabu, 13 Desember 2017 12:45

Aksi Nyata Indonesia Mendukung Palestina

Oleh: Agung Widjayanto)* Konflik Israel – Palestina atau bagian dari konflik Arab - Israel yang…

Rabu, 13 Desember 2017 12:42

Memaknai Peringatan Hari Anti Korupsi

Oleh: Ardianus Wiguna)* Korupsi dalam bahasa Latincorruptio dari kata kerja corrumpereyang berarti busuk,…

Rabu, 13 Desember 2017 12:40

Islam Indonesia, Islam yang Mengayomi

Oleh: Sulistiyo Wardoyo)* Sudah merupakan hal yang wajar apabila menjelang Natal dan Tahun Baru pengamananobjek…

Rabu, 13 Desember 2017 12:34

Mencermati Tantangan Pancasila di Era Informasi

Oleh: Agus Satria Wibowo)* Sejarah mengatakan bahwa Pancasila disusun dan terbentuk berdasarkan pemikiran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .