MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOLOM

Minggu, 27 Agustus 2017 21:53
Media Massa Berperan Sebarkan Kebhinekaan
PERKUAT KEBHINEKAAN: Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia bersama DPP Peradah Indonesia Provinsi Sumatera Utara menggelar diskusi media di Grand Kanaya Hotel Jalan Darussalam, Sabtu (26/8) lalu. (FOTO: WASPADA.CO.ID)

PROKAL.CO, Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia bersama DPP Peradah Indonesia Provinsi Sumatera Utara menggelar diskusi media di Grand Kanaya Hotel Jalan Darussalam, Sabtu (26/8).

Diskusi itu mengangkat tema ”Optimalisasi Peran Media dan Ormas Dalam Menangkal Paham Anti Pancasila”. Hal itu sebagai upaya merawat dan melestarikan semangat persaudaraan dalam kebhinekaan Indonesia.

Pimpinan DPD RI Hj Damayanti Lubis sangat mengapresiasi PERADAH Indonesia atas terselenggaranya diskusi ini untuk meningkatkan pemahaman bahwa kita ini beragama.

“Dalam diri PERADAH ini terdapat semangat dalam nilai pancasila,” ujarnya saatmembuka acara diskusi.

Anggota DPD RI, Gede Pasek Suardika, selaku pembicara pertama dalam diskusi ini menjelaskan, semua organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia berpotensi menjadi kelompok radikal dan kelompok yang baik. Menangkal paham anti Pancasila, dia mengajak meningkatkan ideologi, seperti patriotisme dan mengingat sejarah Indonesia memperjuangkan kemerdekaan.

”Terhitung ada banyak jumlah ormas di Indonesia. Semua ormas itu dari yang nasional hingga keagamaan bisa jadi berpotensi radikal dan bisa jadi juga ke arah yang baik. Untuk itu, mari kita sama-sama meningkatkan patriotisme, ideologi, dan mengingat sejarah Indonesia demi menangkal paham anti pancasila tadi,” ungkapnya.

Jika dilihat dari perspektif media, pemahaman anti Pancasila dilihat dari banyaknya isu Sara dan ujaran kebencian di media sosial. Ada puluhan ribu kelompok Saracen yang memang di-setting untung melakukan ujaran kebencian.

”Kelompok saracen ini membuat isu sara untuk mengadu domba kita, melakukan ujaran  kebencian, berita-berita hoaks. Dia masuk ke kubu mana saja dengan konten yang untuk menebar kebencian,” kata Domura Ambarita yang berperan penting sebagai pembicara kedua.

Dia juga menekankan begitu kuatnya media sosial saat ini. Masyarakat dituntut lebih jeli dalam menggapi sebuah berita dan ia pun memberikan cara membedakan berita hoaks, antara lain mengandung provokasi, permusuhan, dan ujaran kebencian.

”Di zaman sekarang kita sangat mudah mendapatkan uang dengan bermain di medsos. Ini yang dilakukan Saracen untuk mengadu domba kita. Jadi harapan saya kita-kita ini lebih memahami mana yang berita hoaks,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP Peradah Indonesia Sumut Dharma mengatakan, dengan terselenggaranya acara ini, pihaknya mengharapkan meningkatnya nilai Pancasila, khususnya untuk kalangan pemuda Hindu.

”Untuk meningkatkan nilai Pancasila, agar menangkal paham anti Pancasila itu. Selanjutnya kami akan lebih giat menggerakkan, khususnya untuk umat Hindu di lingkungan pemuda dengan cara mendatangi ke tempat-tempat ibadah,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA

Selasa, 07 November 2017 11:11

Dana Aspirasi Diwujudkan Alat Pertanian

PULANG PISAU - Sejumlah petani di wilayah Pulang Pisau akhirnya bisa bernafas lega. Usulan permintaan…

Senin, 06 November 2017 07:59

Duhhhhh Bikin Jengkel..!!! Kendaraan Ngebut Dikeluhkan

SAMPIT-Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Muhammad Shaleh mengeluhkan laju kendaraan berkecepatan tinggi…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:19

Uji Kemampuan Manajemen, Calon Sekda Tegang

SAMPIT – Lima peserta calon Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, memaparkan makalah…

Sabtu, 07 Oktober 2017 22:21

Membangun hingga ke Ujung Negeri

Oleh: Robertinus Sulu )* Jokowi mencanangkan program nawacita, salah satu programnya adalah membangun…

Sabtu, 07 Oktober 2017 22:14

Isu SARA dan Hate Speech Ancam Pilpres 2019

Oleh : Robertinus Sulu )* Bercermin pada pelaksanaan Pilpres 2014, maraknya penyebaran isu yang berbau…

Sabtu, 07 Oktober 2017 22:11

Isu Komunis dalam Kepemimpinan Jokowi

Oleh: Dodik Prasetyo )* Manuver Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1965, sampai saat ini masih…

Senin, 02 Oktober 2017 08:19

Dewan Minta Maksimalkan Pajak Reklame, Ternyata Selama Ini..

SAMPIT-Ketua Komisi I DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo  meminta agar penggalian Pendapatan Asli Daerah…

Minggu, 24 September 2017 00:28

Menjelang Tiga Tahun Membangun Indonesia

Oleh: Agung Prasetyo )* Memasuki tiga tahun pemerintahan Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tepat…

Minggu, 24 September 2017 00:24

Antisipasi Kebakaran Hutan 2017

Oleh: Yanuar Manurung )* Kebakaran hutan..... Apakah yang pertama sekali pembaca bayangkan ketika mendengar…

Sabtu, 16 September 2017 23:32

Bisnis di Balik Konflik Rohingya

Oleh: Jefry Untung )* Beberapa waktu belakangan ini tentu konflik Rohingya menjadi Headline news di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .