MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOLOM

Minggu, 27 Agustus 2017 21:53
Media Massa Berperan Sebarkan Kebhinekaan
PERKUAT KEBHINEKAAN: Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia bersama DPP Peradah Indonesia Provinsi Sumatera Utara menggelar diskusi media di Grand Kanaya Hotel Jalan Darussalam, Sabtu (26/8) lalu. (FOTO: WASPADA.CO.ID)

PROKAL.CO, Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia bersama DPP Peradah Indonesia Provinsi Sumatera Utara menggelar diskusi media di Grand Kanaya Hotel Jalan Darussalam, Sabtu (26/8).

Diskusi itu mengangkat tema ”Optimalisasi Peran Media dan Ormas Dalam Menangkal Paham Anti Pancasila”. Hal itu sebagai upaya merawat dan melestarikan semangat persaudaraan dalam kebhinekaan Indonesia.

Pimpinan DPD RI Hj Damayanti Lubis sangat mengapresiasi PERADAH Indonesia atas terselenggaranya diskusi ini untuk meningkatkan pemahaman bahwa kita ini beragama.

“Dalam diri PERADAH ini terdapat semangat dalam nilai pancasila,” ujarnya saatmembuka acara diskusi.

Anggota DPD RI, Gede Pasek Suardika, selaku pembicara pertama dalam diskusi ini menjelaskan, semua organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia berpotensi menjadi kelompok radikal dan kelompok yang baik. Menangkal paham anti Pancasila, dia mengajak meningkatkan ideologi, seperti patriotisme dan mengingat sejarah Indonesia memperjuangkan kemerdekaan.

”Terhitung ada banyak jumlah ormas di Indonesia. Semua ormas itu dari yang nasional hingga keagamaan bisa jadi berpotensi radikal dan bisa jadi juga ke arah yang baik. Untuk itu, mari kita sama-sama meningkatkan patriotisme, ideologi, dan mengingat sejarah Indonesia demi menangkal paham anti pancasila tadi,” ungkapnya.

Jika dilihat dari perspektif media, pemahaman anti Pancasila dilihat dari banyaknya isu Sara dan ujaran kebencian di media sosial. Ada puluhan ribu kelompok Saracen yang memang di-setting untung melakukan ujaran kebencian.

”Kelompok saracen ini membuat isu sara untuk mengadu domba kita, melakukan ujaran  kebencian, berita-berita hoaks. Dia masuk ke kubu mana saja dengan konten yang untuk menebar kebencian,” kata Domura Ambarita yang berperan penting sebagai pembicara kedua.

Dia juga menekankan begitu kuatnya media sosial saat ini. Masyarakat dituntut lebih jeli dalam menggapi sebuah berita dan ia pun memberikan cara membedakan berita hoaks, antara lain mengandung provokasi, permusuhan, dan ujaran kebencian.

”Di zaman sekarang kita sangat mudah mendapatkan uang dengan bermain di medsos. Ini yang dilakukan Saracen untuk mengadu domba kita. Jadi harapan saya kita-kita ini lebih memahami mana yang berita hoaks,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP Peradah Indonesia Sumut Dharma mengatakan, dengan terselenggaranya acara ini, pihaknya mengharapkan meningkatnya nilai Pancasila, khususnya untuk kalangan pemuda Hindu.

”Untuk meningkatkan nilai Pancasila, agar menangkal paham anti Pancasila itu. Selanjutnya kami akan lebih giat menggerakkan, khususnya untuk umat Hindu di lingkungan pemuda dengan cara mendatangi ke tempat-tempat ibadah,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA

Sabtu, 16 September 2017 23:32

Bisnis di Balik Konflik Rohingya

Oleh: Jefry Untung )* Beberapa waktu belakangan ini tentu konflik Rohingya menjadi Headline news di…

Kamis, 31 Agustus 2017 14:11

Berbuat Bersama untuk Kemajuan Indonesia

Oleh: Faisal Najamudin  S.I.P Pada Senin 20 Oktober 2014, pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla…

Minggu, 27 Agustus 2017 21:53

Media Massa Berperan Sebarkan Kebhinekaan

Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia bersama DPP Peradah Indonesia Provinsi…

Rabu, 16 Agustus 2017 11:58

Wartawan Perbatasan Harus Berani Sampaikan Fakta

Wartawan yang bertugas meliput peristiwa di perbatasan, harus berani menyampaikan fakta. Meskipun konsekuensinya…

Minggu, 30 Juli 2017 01:01

Radikalisasi Dunia Maya

Oleh: Arjuna Wijaya )* Dewasa ini, hampir disemua kalangan umur anak remaja Indonesia merupakan sebuah…

Minggu, 30 Juli 2017 00:56

Internet untuk Propaganda Teroris

Oleh: Ardian Wiwaha )* Masih lemahnya upaya kontrol dan pengawasan secara masif dan komprehensif dari…

Minggu, 16 Juli 2017 14:43

Mengenal Situs Radikal

Oleh: Ananda Putra Pratama )* Kontroversi acapkali muncul ketika pemerintah melalu instansi resminya…

Minggu, 16 Juli 2017 14:42

Filosofi Pancasila

Oleh: Ricky Rinaldi)* Pancasila sebagai dasar filsafat negara serta filsafat hidup bangsa Indonesia,…

Minggu, 16 Juli 2017 14:40

Deradikalisasi Dunia Maya

Oleh: Ardian Wiwaha )* Harus diakui bahwa deradikalisasi dunia maya atau yang dikenal dengan online…

Senin, 10 Juli 2017 09:40

Duh..Penataan Kota Sampit Mulai Rumit

SAMPIT-Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus  menilai, untuk menata kawasan perkotaan Sampit saat ini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .