MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 07 September 2017 15:48
Ini Benda yang Menguatkan Dugaan Kerangka Bidan Dinie
BARANG BUKTI: Kalung yang digunakan Dinnie Prasetyani mirip dengan kalung yang ditemukan petugas di lokasi penemuan kerangka.

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG - Dugaan kerangka temuan di Desa Penyombaan, Kecamatan Arut Utara, itu adalah Bidan Dinie Prasetyani (DP) kian menguat. Sumber Radar Pangkalan Bun menyebutkan keluarga bidan mengenali kalung yang ditemukan aparat di lokasi penemuan kerangka.

”Saat ditunjukkan kalung itu, katanya sih mengenali kalau itu punya anaknya. Tapi namanya kalung emas, ya siapa tahu modelnya kebetulan sama,” ungkapnya, Rabu (6/9) pagi.

Meski mengakui mengenali kalung tersebut, keluarga masih berharap kerangka tersebut bukanlah Dinie.

”Mungkin masih bimbang, mau dianggap anaknya tapi kan tidak bisa semudah itu. Harus dibuktikan dengan tes DNA. Tapi yang pasti kalung itu identik dengan kalung yang dipakai Dinie,” katanya.

Pihak keluarga juga berharap aparat segera mengungkap penyebab kematian atau bahkan menemukan pelaku pembunuhan bila memang kerangka itu merupakan korban pembunuhan.

”Kalau ketemu siapa pelakunya pasti mengaku siapa yang dibunuh itu, benar Dinie atau orang lain, sehingga keluarga bisa yakin,” katanya.

Ahli Forensik RSSI Pangkalan Bun dr Erianto mengungkapkan, kerangka berjenis kelamin perempuan. Ini berdasarkan struktur dan juga bentuk tengkorak serta tulang di bagian panggul dan kemaluan.

Ia juga menjelaskan, tulang tengkorak yang ditemukan terlihat di bagian pelipis kiri tampak retakan yang diduga akibat benturan dengan benda keras.

”Retakan itu diduga akibat pukulan atau dibenturkan, kita tidak bisa menyimpulkan, ranah kepolisian nanti yang menyelidiki,” ujarnya.  

Jumlah tulang sudah tidak utuh, hanya 38 tulang.  "Usia tulang ini diperkirakan lamanya di bawah 3 bulan. Jika diliat dari struktur anatomi tengkorak, usianya sekitar 18-25 tahun jenis kelamin perempuan," ungkapnya kemarin.

Untuk mengungkap identitas pasti dari kerangka itu, tes DNA akan dilakukan. Dari kerangka diambil sampel dari gigi. Sedangkan dari keluarga yang melaporkan kehilangan keluarga diambil sampel berupa darah dan juga dari kelenjar air liur.

”Kerangka kita ambil gigi, dan sebagai pembanding dari keluarga yang melaporkan kehilangan anaknya itu kita ambil darah dan cairan dari kelenjar liur. Untuk lama proses pemeriksaan dan juga lokasi tes DNA kita serahkan pada polisi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kobar yang membawahi puskesmas dan tenaga kesehatan di tingkat desa dr Fachrudin mengatakan, dinkes juga tengah mencari tahu kepastian identitas kerangka tersebut.

”Memang diduga itu salah satu Bidan kami yang dikabarkan hilang. Namun semua perlu dibuktikan secara jelas. Jangan sampai salah karena ini berhubungan dengan keluarga dan nyawa sesorang. Selain itu juga bagian dari pengungkapan sebuah kasus hukum,” katanya.

Ia menuturkan, Dinie merupakan bidan berstatus calon aparatur sipil negara (dulu dikenal CPNS). Dia diangkat dari jalur PTT dan harus bersedia ditempatkan di daerah pedalaman. Sebelum menjadi bidan PTT, warga Arga Mulya itu sempat menjadi Tenaga Kesehatan Sukarela (TKS) di Puskesmas Semanggang.

”Dulu sempat jadi TKS di Semanggang, namun setelah ada rekrutmen PTT dia mendaftar dan ditempatkan di Penyombaan. Kemudian baru di bulan Juni lalu ditetapkan sebagai CASN, SK nya juga baru keluar,” terangnya. (sla/yit)

 

 


BACA JUGA

Senin, 18 September 2017 09:18

Aihh Keren!!! Puskesmas Kolam Raih Tiga Besar Nasional

KOTAWARINGIN LAMA – Sepekan terakhir ini aktivitas pegawai Puskesmas Kotawaringin Lama (Kolam)…

Senin, 18 September 2017 09:15

Persebun Raih 6 Poin di Liga 3

PANGKALAN BUN – Tim Persatuan Sepak Bola Pangkalan Bun (Persebun) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Senin, 18 September 2017 09:13

MANTAP!!! DLH Kobar Berani Tutup TPS, Warga Buang Sampah ke Mana?

PANGKALAN BUN- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali menutup tempat…

Minggu, 17 September 2017 00:05

WOW!!! Wisuda 34 Mahasiswa, 40 Persen Lulusan GEC Pangkalan Bun Langsung Kerja

PANGKALAN BUN– Genius English College (GEC) Pangkalan Bun menggelar acara wisuda ke-5 tahun 2017…

Sabtu, 16 September 2017 16:14

Nyari PCC, BNNK Razia Anak SD

PANGKALAN BUN-  Kasus penyalahgunaan obat parasetamol, kafein, dan carisoprodol (PCC) yang…

Sabtu, 16 September 2017 10:51

WADUW!!! Ada Napi Teroris, Tentara Dikerahkan Jaga Lapas

PANGKALAN BUN – Narapidana kasus teror bom Sarinah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)…

Sabtu, 16 September 2017 09:38

KEREN!!! Sekolah Ini Siapkan Murid Terbaiknya Jadi Dokter

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyambut baik pemberian kuota lima murid…

Sabtu, 16 September 2017 09:35

Jalan Pangkalan Bun-Kolam Tuntas 2019

PANGKALAN BUN- Kerusakan jalan Pangkalan Bun- Kotawaringin Lama (Kolam) akhirnya menjadi perhatian pemerintah…

Sabtu, 16 September 2017 09:29

Masyarakat Diajak Gemari Olahraga, YUK!!!

PANGKALAN BUN- Ucapara peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) tingkat Kabupaten Kotawaringin Barat…

Jumat, 15 September 2017 14:27

Ya Tuhan!!!! Dihantam dari Belakang, Mekanik Sekarat

PANGKALAN BANTENG – Niat Kurniawan Eko Wahyudi (40) dan Septo Nugroho (21) untuk menikmati makan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .