MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Sabtu, 09 September 2017 10:04
Dewan Desak Penertiban Angkutan Berat
ANGKUTAN BERAT : Barisan truk pengangkut CPO milik perusahaan besar swasta, ketika melintas di jalan lingkar Kota Sampit.(DOK.USAY NOR RAHMAD/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT-Ketua Fraksi Kebangkitan Hati Nurani di DPRD Kotim Abdul Khalik merasa sangat prihatin atas kerusakan jalan yang makin parah. Apalagi sampai menyebabkan kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa.  Dirinya  menilai, kerusakan jalan itu akibat ulah oknum pengusaha mengoperasionalkan kendaraan angkutan melebihi kemampuan kapasitas jalan, yakni maksimal 8 ton.

Menyikapi itu, dirinya mendesak agar aparat berwenang baik itu dari Pemkab Kotim agar menggelar penertiban, angkutan berat yang melintasi jalan- jalan di Kotim ini.

"Seperti kerusakan jalan di Parenggean,  sudah sampai menimbulkan korban jiwa. Belum lama ini ada warga yang meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak lobang di jalan yang rusak," kata Abdul Khalik .

Ditegaskannya, kondisi ruas jalan poros Parenggean kini makin rusak, padahal ruas ini akses utama enam kecamatan di kawasan utara. Jalan di sana lanjutnya, banyak terdapat lubang akibat aspal terkelupas, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.

Dirinya menuding kerusakan jalan dipicu tingginya aktivitas truk bermuatan berat, khususnya pengangkut hasil perkebunan kelapa sawit. Menurut Politikus PKB ini, truk-truk besar itu mengangkut tandan buah segar kelapa sawit melebihi kapasitas kemampuan jalan.

Ditegaskannya lagi, kemampuan kapasitas jalan di Kotim  hanya delapan ton berdasarkan  muatan sumbu terberat. Namun faktanya truk sawit sering membawa muatan sampai lebih dari 20 ton, sehingga membuat jalan cepat rusak.  Kondisi ini sangat disayangkannya,  karena dampak kerusakan jalan tersebut mengganggu aktivitas masyarakat luas.

”Kerugian besar dialami daerah karena hingga saat ini daerah sama sekali belum diberikan hak menikmati dana bagi hasil dari sektor perkebunan itu. Jadi kami meminta polisi dan Dinas Perhubungan menindak tegas truk yang membawa muatan melebihi kapasitas. Apalagi truk-truk itu umumnya berpelat Non-KH (luar Kalimantan Tengah), sehingga bayar pajaknya juga di luar daerah, padahal beroperasi di Kotawaringin Timur," pungkas Abdul Khalik.  

Ditambahkannya,  ruas jalan poros Parenggean berstatus jalan provinsi. Artinya, kewenangan dan tanggung jawab memperbaiki kerusakan jalan tersebut ada pada Pemerintah Provinsi. ”Terlepas wewenang itu dimana,  kami minta  kalau muatan melebihi tonase ya ditindak tegas, sebelum masyarakat yang nantinya merasakan jalan rusak parah lagi,”tandas Abdul Khalik.(ang/gus)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 12:21

ASTAGA!!! Kakek Ini Hilang Sebelas Hari, Sampai Sekarang Belum Ditemukan

NANGA BULIK – Sebelas hari menghilang, seorang kakek dari Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan…

Sabtu, 18 November 2017 08:41

KUA-PPAS Revisi Disahkan

SAMPIT-Dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA- PPAS) untuk Rancangan…

Sabtu, 18 November 2017 08:35

Perlu Regulasi untuk Mendongkrak PAD Kotim

SAMPIT-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih dianggap belum tergali…

Jumat, 17 November 2017 10:21

Pramuka Regu Putri Kemah ke Balikpapan

SAMPIT— Anggota kwartir cabang Pramuka regu putri Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mewakili…

Jumat, 17 November 2017 10:17

MANTAP!!! Kotim Gencar Gencar Dibudidayakan Bawang Merah

SAMPIT— Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan program pengembangan…

Jumat, 17 November 2017 10:12

Rp 22 Miliar untuk Penataan Sungai di Kotim

SAMPIT- Salah satu hasil reses anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 wilayah Kecamatan…

Jumat, 17 November 2017 10:01

Kepsek Pungli, Pemkab Harus Lihat Kasus secara Kompleks

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim, Sarjono menyampaikan kepada seluruh komite dan kepala sekolah,…

Kamis, 16 November 2017 14:11

Mandi Safar, Simbol Persatuan dan Penyucian

SAMPIT – Ribuan warga berkumpul di pesisir Sungai Mentaya, Rabu (15/11) siang. Mereka  berramai-ramai…

Kamis, 16 November 2017 09:45

SOPD Gumas Diminta Tingkatkan Kinerja

KUALA KURUN – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Rayaniatie Djangkan mengingatkan satuan…

Kamis, 16 November 2017 08:11

Promosikan Wisata, Mandi Safar Dikemas Semakin Menarik

SAMPIT— Ritual budaya mandi safar yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .