MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 09 September 2017 11:37
Wah Keterlaluan!!! Remaja Ini Sebut Aksi untuk Rohingya Aksi Aliran Sumbu Pendek
Rekaman layar komentar yang menganggap remeh terhadap aksi Save Rohingya yang dilakukan masyarakat Kotawaringin Timur.(Facebook)

PROKAL.CO, SAMPIT- Aksi masyarakat di Kota Sampit, Kotawaringin Timur, mengecam Myanmar terhadap krisis Rohingya ternyata masih ada pihak yang ”nyinyir”. Salah satunya remaja ini, seperti pada komentarnya di media sosial Instagram. Dia menyebut aksi terbut dilakukan alay dan aliran sumbu pendek.

”Ini para sumbu pendek,” kata akun Pramana_aria26 mengomentari salah satu postingan dengan tagar saverohingya.

Tentu, ini pun mengundang kemarahan pengguna media sosial lain. Mereka juga merasa tersinggung disebut sumbu pendek. Dan mencoba mencari tahu keberadaan remaja yang berkomentar negatif terhadap aksi yang dilakukan masyarakat, pada Jumat (8/9) sore itu.

Umat muslim Kotim mengeluarkan pernyataan sikap terkait tragedi kemanusian yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar. Melalui aksi damai di Bundaran Polres Kotim kemarin sore, warga yang tergabung dalam Aliansi Muslim Kotim (AMK) menuntut pemerintah Indonesia tak tinggal diam. Hak asasi harus ditegakkan seadil-adilnya. 
Koordinator aksi, Zulkipli menyebut, perdamaian di Myanmar harus segera diwujudkan. Kekerasan dihentikan, sebab tak sedikit korban adalah anak-anak, perempuan, dan para lansia.

”Kami menuntut pemerintah Indonesia ikut bergerak, mengirim tentara untuk menyelamatkan kaum muslimin dari kekejaman itu. Dan menuntut pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi untuk menghentikan permusuhan itu,” terang Zulkipli, Jumat (8/9).

Pihaknya mengutuk pelaku kekerasan kemanusiaan terhadap ribuan muslim Rohingnya saat ini. Demonstran juga mendesak Indonesia memutuskan hubungan dengan Myanmar, termasuk untuk urusan diplomatik.

”Kami juga mengajak seluruh umat muslim di Indonesia agar tidak tinggal diam, terus bersatu dalam menentang keras peristiwa di Myanmar,” ungkapnya. Aksi damai itu diakhiri dengan doa bersama sebelum massa kembali berjalan menuju Jalan Ahmad Yani hingga Masjid Al-Falah. 

Ratusan polisi dari Polres Kotim diturunkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa, Jumat (8/9) sore. ”Setidaknya ada 200 personel gabungan dari Polres dan Satlantas yang diturunkan. Dari ratusan personel tersebut, 23 di antaranya adalah polwan,” kata Kaur Bin Ops (KBO) Polres Kotim, Iptu Arasi, ketika memantau jalannya aksi unjuk rasa, Jumat Sore.

Ratusan personel tersebut dibagi menjadi beberapa regu yang masing-masing beranggotakan lima sampai enam orang. Angota tersebut ditempatkan di beberapa titik jalan yang dilalui oleh massa. Beberapa lokasi yang disterilkan antara lain Bundaran Polres, persimpangan Jalan Kapten Mulyono, dan sepanjang Jalan A Yani.

Aksi gabungan dari beberapa organisasi tersebut, menuntut agar tindakan keji yang dilakukan oleh beberapa pihak di Myanmar terhadap kaum muslim Rohingya segera disudahi.

Selain itu, massa meminta agar pemerintah pusat mengirimkan pasukan TNI ke Myanmar untuk membantu menertibkan krisis kemanusiaan yang melanda negara itu.

”Kami umat muslim Indonesia, khususnya di Kotim ini, mengutuk aksi pembakaran umat muslim Rohingya di Myanmar. Untuk pemerintah, segera lakukan tindakan. Kirim pasukan TNI untuk tertibkan krisis akhlak dan kemanusiaan di sana,” teriak salah seorang orator, Ustad Wirahadi.

Aksi yang dilakukan mulai pukul tiga sore tersebut mengambil start di Masjid Al-Falah, Jalan Ahmad Yani menuju ke Bundaran Polres, dan berakhir pukul 16:30 dengan tertib. (oes/mir/rm-83/dwi)‎


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 17:02

YA TUHAN!!! Diduga Kecelakaan, Pemuda Tewas Dalam Parit

SAMPIT – Warga Kelurahan Tanah Mas digegerkan penemuan sesosok mayat pemuda, Muhammad Sulaiman…

Selasa, 20 Februari 2018 12:11

WAH GAWAT!!! Pangkalan Bun Dikepung Kebakaran Lahan

PANGKALAN BUN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 20 Februari 2018 12:05

Muhammad Rakhman Temui Habib Rizieq

PANGKALAN BUN – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng, H Muhammad Rakhman terlihat…

Senin, 19 Februari 2018 14:41

INNALILLAH!!! Pemotor Meregang Nyawa setelah Adu Kuat dengan Truk

PANGKALAN LADA-Kecelakaan maut kembali terjadi. Satu pengendara meregang nyawa, sedangkan rekan yang…

Senin, 19 Februari 2018 11:55

Duhhhh!!! di Katingan Marak Tambang Emas Ilegal

KASONGAN - Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) nampaknya masih terjadi di sejumlah wilayah…

Senin, 19 Februari 2018 11:47

Mengantuk "JEDUKKKKK" Pemotor Tabrak Pikap

SAMPIT – Ulvia Riuni, pria 29 tahun ini mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke IGD RSUD dr…

Minggu, 18 Februari 2018 00:33

NAH KAM!!! ”Onderdil” Wanita Ini Ditemukan di Kebun, Ada Apa?

KOTAWARINGIN LAMA – Aksi Pencurian cawat atau celana dalam (CD) wanita di jalan Dermaga RT 03…

Minggu, 18 Februari 2018 00:25

LAGI INDEHOY!!! Budak Sabu Ini Diringkus Polisi

PALANGKA RAYA – Aparat kepolisian mengamankan Yudi (43), warga Jalan RTA Milono Palangka Raya…

Minggu, 18 Februari 2018 00:23

ASTAGA!!! Gubernur Sebut Ada Kepala Penjara Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengeluarkan pernyataan mengejutkan…

Sabtu, 17 Februari 2018 16:37

Wew!! DAD Kalteng Kirim Batamad ke Lamandau

PALANGKA RAYA – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng bereaksi keras terhadap rekaman yang disebut-sebut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .