MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Minggu, 10 September 2017 00:14
WOW!!! Transaksi Sarang Walet Capai Tiga Ton Per Bulan, tapi Pengusahanya....
Ilustrasi. (net)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat mengumpulkan para pengusaha sarang burung walet, Jumat (8/9). Pemkab menagih para pengusaha sarang burung walet untuk membayar pajak kepada daerah. Padahal transaksi jual beli liur walet ini mencapai 3 ton per bulan.

Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah mengatakan, selama ini potensi pendapatan asli daerah (PAD) di Kobar ini sangat besar, namun penerimaan belum optimal. Salah satunya adalah pajak sarang burung walet yang selama ini tak pernah mencapai target. Sementara jumlah penjualan sarang burung walet sangat besar.

"Sarang burung walet yang keluar melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun setiap bulan mencapai 3 ton per bulan. Harusnya PAD yang diterima Pemkab Kobar juga besar. Namun kenyataanya sangat kecil," kata Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah.

Untuk tahun 2017 ini, target PAD dari sarang burung walet mencapai Rp 3 miliar. Namun realisasinya sampai akhir Agustus 2017 baru sekitar Rp 150 juta. Artinya masih banyak pengusaha sarang burung walet di Kobar yang tidak melaporkan penjualan sarang burung walet.

"Maka dari itu, kita kumpulkan para pengusaha sarang burung walet di Kobar untuk duduk bersama. Harusnya para pengusaha sarang burung walat juga bisa tertib dan ikut membayar pajak ke daerah," ujarnya.

Pengusaha burung walet sepakat membayar pajak, namun besarannya akan dibahas dulu dengan asosiasi pengusaha sarang burung walet.

"Untuk yang datang dipanggil ini sudah siap membayar. Tinggal besaranya saja yang disepakati. Intinya para pengusaha juga siap membantu pemkab untuk mencapai target PAD sebesar Rp 3 miliar tadi," jelasnya.

Mengenai banyak gedung sarang burung walet yang pemiliknya orang luar daerah nantinya juga nanti asosiasi yang mengakomodasi sehingga semuanya bisa tertib pajak.

"Sebenarnya yang kita terima pajak dari sarang burung walet yakni sebesar 10 persen dari penjualan sarang burung walet. Namun kanyataanya hanya sedikit saja yang membayarkan pajaknya," bebernya.

Maka dari itu, untuk mengoptimalkan PAD yang bersumber dari sarang burung walet maka pemkab dan DPRD akan melakukan revisi peraturan daerah tentang pajak sarang butung walet sehingga ke depan peraturan yang ada banyak kemudahan dan para pengusaha sarang burung walet ini bisa membayar pajaknya dengan tertib.

"Jika sudah ada perdanya dan pengusahanya tetap bandel, tentu sikap tegas pemerintah untuk menggembok gedung sarang burung walet sSampai pengusahanya bayar pajak," tegasnya. (rin/yit)

 

WARNING: Semua informasi yang ada di website sampit.prokal.co adalah hak cipta penuh Harian Radar Sampit. Dilarang keras menjiplak atau menyalin semua informasi di website ini ke dalam bentuk dokumen apapun (untuk kepentingan komersil) tanpa seizin Radar Sampit. Pihak yang melanggar bisa dijerat UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan perubahannya dalam UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Like & Follow akun resmi Radar Sampit fanspage

Facebook: Radar Sampit

Twiiter: radarsampit

Instagram: radarsampitkoran


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 19:36

Ramai-ramai Mencari Keberadaan Rusli Ada di Mana???

PANGKALAN BUN - Sudah lima hari, sejak Kamis (18/1) lalu,  seorang warga Kelurahan Mendawai Seberang, …

Senin, 22 Januari 2018 18:34

PPDP Coklit Serentak

NANGA BULIK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamandau telah melaksanakan Gerakan Pencocokan dan…

Senin, 22 Januari 2018 18:30

Pengadilan Negeri Siap Diresmikan

NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau telah menyediakan dua gedung pinjaman untuk kantor…

Senin, 22 Januari 2018 18:20

Dinsos Akan Buka 20 E-Warung

PANGKALAN BUN –  Mulai bulan Maret 2018 mendatang, keluarga penerima manfaat (KPM) tidak…

Minggu, 21 Januari 2018 00:58

Warga Temukan Mayat Sapi Tak Bertuan

KOTAWARINGIN LAMA – Warga RT 04, RT 05 dan RT 06  di Desa Sagu Sukamulya Kecamatan Kotawaringin…

Minggu, 21 Januari 2018 00:56

Ternyata Ini Penyebab Kematian Fadli, Duda yang Ditemukan Membusuk

PANGKALAN BUN – Kematian Fadli (40), seorang duda yang ditemukan sudah membusuk  dalam kelambu…

Jumat, 19 Januari 2018 18:44

TERCYDUK!!!! Satpol PP Ciduk Tiga Pelacur Baru

PANGKALAN BUN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali…

Jumat, 19 Januari 2018 18:41

Warga Mendawai Seberang Hilang Entah Kemana Saat Berkebun???

PANGKALAN BUN - M. Rusli (65), warga Kelurahan Mendawai Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 19 Januari 2018 17:56

Bansos Rastra Diganti Jadi BPNT

PANGKALAN BUN - Mulai 1 Maret 2018, keluarga penerima manfaat (KPM) tak akan lagi menerima bantuan program…

Jumat, 19 Januari 2018 17:52

Alhamdulilah... Perbaikan Jalan ke Sukamakmur Rampung

KOTAWARINGINLAMA – Kerusakan jalan poros Riam Durian-Sukamakmur, tepatnya sekitar dua kilometer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .