MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT
Minggu, 10 September 2017 00:18
Rivalitas Politik yang Luluh oleh Kebhinnekaan
Ilustrasi. (net)

PROKAL.CO, Oleh: Agung Ahmadi)*

Seringkali kali kita masih mengartikan kemerdekaan sekadar perlombaan balap karung dan panjat pinang, pemasangan umbul-umbul di lingkungan atau bahkan pemasangan bendera Merah Putih di depan rumah kita masing-masing. Perayaan ini bukan sekadar pesta atau kemeriahan sesaat yang tidak memiliki makna.

Kemerdekaan adalah soal sikap mental mencintai Indonesia, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk perbuatan baik bagi sesama tanpa memandang perbedaan yang ada. Perayaan ini diharapkan menjadi refleksi tentang perjuangan bangsa agar tidak hanya sebatas pesta hura-hura, tapi benar-benar menyentuh makna kemerdekaan itu sendiri.

Pada peringatan Hari Kemerdekaan di Istana Negara tampak pemimpin dan mantan pemimpin negara kita berkumpulmengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka yakni Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden kelima Megawati Soekarnoputri, Presiden ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie, serta Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Atmosfer persatuan  kelihatannya terasa sangat berbeda dan lebih kuat pada kondisi ini dikarenakan sangat jarang acara kenegaraan menggunakan pakaian adat.Ada suatu nilai dan pesan yang ingin disampaikan oleh pemimpin negarakepada publik terkait kebhinnekaan Indonesia.

”Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang menjadi contoh bagi bawahannya”, konsep ini menjadi konsep yang cocok untuk menggambarkan kondisi ini. Semoga masyarakat kita juga terkesan dengan kondisi ini dan mencontoh hal tersebut.

Sayangnya, contoh ini sempat hilang dikarenakan rivalitas politik yang terjadi belakangan ini, bahkan konflik ini merambat hingga ke masyarakat luas. Ini adalah pertama kalinya SBY menghadiri upacara kemerdekaan di Istana setelah lepas jabatan sebagai Presiden RI. Sementara, Megawati juga tidak pernah hadir di Istana selama sepuluh tahun SBY menjabat.

Namun, apa yang kita lihat pada perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus lalu sangat melegakan. Kedua tokoh tersebut menunjukkan bahwa urusan ataupun pilihan politik bisa berbeda-beda, namun kalau sudah bicara urusan NKRI harus bersama dan bersatu. SBY dan Megawati berani menekan rasa ego mereka dan terlihat akrab pada saat peringatan Hari Kemerdekaan.

Rivalitas politik belakangan ini menjadi badai yang membuat renggang hubungan beberapa tokoh negara kita, namun sepertinya para tokoh negara ini dapat mengambil pelajaran dari permasalahan tersebut untuk semakin memperkuat hubungan.

Para pemimpin negara sudah memberikan contoh yang sangat mulia. Alangkah lebih baik jika kita sebagai rakyat juga turut menekan ego masing-masing dan mencontoh seperti yang dilakukan pemimpin kita. Rivalitas hanyalah sebatas persaingan, sementara permusuhan yang dibesar-besarkan akan menghancurkan negara ini. )*Mahasiswa Pasca Sarjana Fakultas Ilmu Politik Universitas Pancasila


BACA JUGA

Rabu, 30 Mei 2018 09:27

Gelar Khatam Alquran di Bulan Ramadan

SAMPIT – Organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengelar…

Selasa, 29 Mei 2018 15:25

Ssstttt!!! Warga Endus Aksi Mesum di Ruang Publik

SAMPIT –Bulan Ramadan merupakan waktu untuk meningkatkan keimanan. Namun, di beberapa lokasi justru…

Kamis, 17 Mei 2018 10:51

Edukasi Pelajar dan Mahasiswa Terkait HIV/AIDS

SAMPIT – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengedukasi…

Jumat, 20 April 2018 10:09

Siswa Diwajibkan Ikut Praktik Manasik Haji

SAMPIT – Sebanyak 378 siswa dan siswi kelas X semua jurusan di SMKN 1 Sampit, mempraktikkan manasik…

Selasa, 17 April 2018 19:40

Penyakit Langka, Masih Bisa Disembuhkan

Muhammad Lintang Arsya Saputra lahir tak sempurna. Kondisinya memprihatinkan. Bayi lucu itu tidak memiliki…

Sabtu, 14 April 2018 10:06

Personel Damkar Perlu Latihan

SAMPIT –Ternyatamasih banyak personel di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kotim…

Senin, 02 April 2018 12:02

Disdik Jamin Soal UNBK Tak Bocor

SAMPIT – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) jenjang SMA/MA dan SMK di Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 27 Maret 2018 09:25

Dua Hari Penilaian, DLH Optimis Raih Adipura

SAMPIT – Tim terpadu dari Badan Lingkungan Hidup Kalteng melakukan penilaian Adipura di Kota Sampit…

Minggu, 25 Maret 2018 01:12

Media Sebagai Garda Kampanye Damai

Oleh: Stevanus Sulu )* Beberapa waktu belakang ini, isu hoax semakin menggila di Indonesia. Mulai dari…

Minggu, 18 Maret 2018 00:35

Pilkada Damai Menjadi Kebutuhan Bersama

Oleh: Dodik Prasetyo )* Gegap gempita pelaksanaan Pilkada 2018kini sudah mulai terasa.Mesin politik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .