MANAGED BY:
RABU
23 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 11 September 2017 14:40
YA AMPUN!!! Api Bermunculan, Satgas Kerja Keras
KARHUTLA: Tim Satgas Karhutla saat berusaha memadamkan titik api yang bermunculan di Desa Sebuai bagian timur, kemarin.(JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Kebakaran lahan dan hutan (karhutla) mulai bermunculan pada awal September 2017. Titik api sebagian besar di Kecamatan Kumai. Tim Satgas Karhutla harus bekerja keras untuk menjinakkan si jago merah.

Anggota Manggala Agni Daops III Pangkalan Bun Noval menyampaikan, kebakaran lahan terbesar mulai terjadi di wilayah Desa Sebuai bagian timur. Titik api muncul mulai Sabtu (9/9) sore hari. Hingga Minggu (10/9), api masih belum bisa dipadamkan.

"Api dapat terlihat sepanjang jalan dari Desa Sebuai, Desa Keraya dan Desa Teluk Bogam," ujar Noval, Minggu (10/9).

Manggala Agni bersama TNI dan Polri masih berusaha memadamkan api, namun mereka terkendala medan pasir yang sulit dilalui armada pemadam kebakaran. Selain itu, tidak adanya sumber air yang dekat dengan lokasi kebakaran.

"Kami menggunakan peralatan manual, pompa punggung jet shooter, kepyok (pemukul api), garuk dan ranting-ranting kayu," ungkap Noval.

Terkait dengan luasan lahan yang terbakar hingga saat ini belum dapat dipastikan. Setelah pemadaman selesai dilakukan, pihaknya akan melakukan pengukuran keluasan dan jenis bahan bakar serta tumbuhan apa saja yang terbakar.

"Yang terbakar adalah lahan masyarakat yang tidak terawat," tukasnya.

Sementara itu, Kasi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Pahrul Laji mengatakan, titik api juga bermunculan di Desa Teluk Bogam dan lahan di belakang SMKN 1 Kumai pada Jumat (7/9).  "Sekitar 5 hektare luasan lahan yang terbakar," kata Pahrul.

Api juga mengamuk lahan di Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Sabtu (9/9).  "Yang paling rawan dan patut diwaspadai di Kecamatan Kumai, Arut Selatan, dan Kotawaringin Lama, karena hutannya masih lumayan luas," pungkas Pahrul. (jok/yit)

 


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 15:07

Kapal Penumpang Tunggu Dispensasi

SAMPIT – Kapal penumpang PT Dharma Lautan Utama (DLU) masih  menunggu dispensasi agar bisa…

Jumat, 18 Mei 2018 15:17

Ya Tuhan!!! Pengidap Epilepsi Meninggal di Parit

PANGKALAN LADA - Diduga penyakit epilepsinya kambuh, Untung Widodo (39) ditemukan tewas di parit…

Jumat, 18 Mei 2018 15:01

Kebakaran Lahan kembali Terjadi

PANGKALAN BUN - Pelarangan pembakaran lahan yang ditetapkan pemerintah tampaknya belum sepenuhnya…

Jumat, 18 Mei 2018 11:34

Pemkab Bentuk Tim Penanganan Walet

PANGKALAN BUN- Dalam rangka mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sarang burung walet, Pemerintah…

Kamis, 17 Mei 2018 11:16

Masjid Syarif Usman Mulai Dibangun

PANGKALAN BUN - Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah melakukan peresmian peletakan batu pertama,…

Kamis, 17 Mei 2018 11:13

Keren, Pemkab Kobar WTP Empat Kali Berturut-turut

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) kembali meraih opini…

Kamis, 17 Mei 2018 11:06

Eks Lokalisasi Bakal Jadi Sirkuit

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat siap melakukan eksekusi terhadap bangunan…

Rabu, 16 Mei 2018 15:40

JEDERRR..!! Petir Hebohkan Penghuni Barak

PANGKALAN BUN -  Hujan disertai angin kencang dan petir juga melanda Pangkalan Bun, Selasa (15/5)…

Rabu, 16 Mei 2018 11:50

Mensos Tersanjung dengan Kebudayaan Kobar

PANGKALAN BUN –  Kedatangan Menteri Sosial RI Idrus Marham ke Pangkalan Bun terkait deklarasi…

Rabu, 16 Mei 2018 10:32

Pasar Ikan Tradisional Mulai Ramai

SUKAMARA – Sejak diresmikan beberapa waktu lalu, aktivitas pasar ikan tradisional Sukma Sejahtera…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .