MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 12 September 2017 14:55
Setelah Ujung Pandaran, Giliran Parenggean Digempur Api
TERBAKAR: Puluhan Hektare perkebunan kelapa sawit milik warga di Desa Bejarau, Kecamatan Parenggean habis terbakar, sejak Minggu (10/9) hingga kemarin, Senin (11/9). Tampak petugas gabungan melakukan pemadaman secara manual.(IST/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Kebakaran hutan seluas empat hektare di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dipastikan padam setelah dibom air 25 kali oleh helikopter, Minggu (10/9).  

Kabid Kedaruratan BPBD Provinsi Kalteng Alpius Pantanan menerangkan, satu unit helikopter dikerahkan karena lokasi tidak bisa ditembus melalui jalur darat. 

”Jumlah water bombing sebanyak 25 kali, menyesuaikan kebakaran tersebut. Upaya yang dilakukan sejak pagi hari hingga sore sampai api padam. Areal hitam yang terbakar itu sekitar 4 haktare,” ungkap Alpius, Senin (11/9).

Kebakaran juga menimpa lahan sawit di Desa Bejarau, Kecamatan Parenggean, Minggu (10/9). Proses pemadaman api hingga malam hari. Puluhan hektare kebun sawit ikut terbakar.

Meski lokasi jauh dari permukiman penduduk, namun kerugian warga cukup besar karena ratusan bibit sawit mati. Belum diketahui pasti dari mana asal api.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kotim Sutoyo menerangkan, kebakaran yang terjadi di Parenggean diketahui setelah sudah membesar. Upaya pemadaman secara manual dilakukan oleh tim Balakar desa setempat. 

”Belum dipastikan berapa luasnya. Kita terjunkan anggota kembali, sekaligus untuk memastikan apakah api telah padam atau belum,” ungkap Sutoyo.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.13 WIB di Desa Bejarau, RT 5, RW 01, kini telah ditangani aparat kepolisian.

Sementara itu di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, kepulan asap juga menjulang tinggi ke langit. Kebakaran lahan belum bisa dipadamkan karena lokasi di tengah hutan rimba dan sulit ditembus lewat jalur darat. 

”Bukan di Desa Handil Sohor atau Basirih. Kami belum memastikan masuk desa mana. Namun yang jelas lokasinya berbeda lagi. Kebakaran itu diperkirakan terjadi kemarin (Minggu),” katanya. 

Sejumlah peraonil tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, DPKP, Manggala Angi dikerahkan. Meski sulit ditempuh melalui darat, pihaknya akan tetap berupaya melakukan pemadan secara manual.

”Yang harus kami pastikan, mencari sumber air. Jangan sampai anggota ke sana tanpa rencana dan persiapan matang. Bahaya jika terkepung api, jadi bekerja juga harus mengutamakan keselamatan diri,” tandasnya. (mir/yit) 


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 18:22

Jhon Serap Aspirasi Warga Perkotaan

SAMPIT— Meski disibukkan dengan polemik pencalonan dirinya sebagai bakal calon wali kota di Pilkada…

Jumat, 19 Januari 2018 18:13

MANTAP. . . Harus Gerak Cepat Atasi Masalah

SAMPIT— Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi mengaku, semangatnya bersama Wakil Bupati Kotim…

Jumat, 19 Januari 2018 18:06

Kotim Kaya akan Bebuahan Lokal

SAMPIT—  Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi berupaya mempromosikan buah-buahan…

Jumat, 19 Januari 2018 12:28

BPJS Kesehatan Sinergi dengan Pemda untuk Wujudkan UHC

SAMPIT – Langkah cepat harus dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Sampit untuk mewujudkan jaminan kesehatan…

Kamis, 18 Januari 2018 20:49

MANTAP INI!!! Ancam Pindahkan Pegawai Rumah Sakit

SAMPIT – BupatiKotim Supian Hadi kembali mengevaluasi pelayanan di RSUD dr Murjani Sampit. Dia…

Kamis, 18 Januari 2018 20:32

Rumah Subsidi Naik Menjadi Rp 142 Juta

SAMPIT - Real Estate Indonesia (REI) Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan pembangunan 1.500 rumah…

Kamis, 18 Januari 2018 20:21

Tingkatkan Produksi Kompos

SAMPIT— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawarigin Timur (Kotim), berupaya terus meningkatkan…

Kamis, 18 Januari 2018 20:17

Mimpi Bupati Mulai Terealisasi

SAMPIT— Pengerjaan proyek multiyears Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, mulai dilakukan…

Kamis, 18 Januari 2018 20:14

NAHH BETULLL. . . Jangan Sampai Pembangunan Mubazir

SAMPIT— Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi mengingatkan, agar jangan sampai…

Rabu, 17 Januari 2018 19:56

NAHHH LOHH!!! Diduga Untuk Tempat Mesum

SAMPIT – Kawasan patung jelawat di tepian Sungai Mentaya menjadi bahan perbincangan pengunjung.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .