MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 12 September 2017 16:59
Api di Keraya dan Sebuai Meluas
KARHUTLA: Tim Satgas Karhutla Kobar berkerja keras memadamkan api yang melahap 70 hektare lahan di Desa Sebuai dan Desa Keraya.(JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, KUMAI–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mencatat api telah melalap 70 hektare hutan dan lahan sejak Kamis (7/9) hingga Minggu (10/9). Lokasi karhutla  di dua desa, yakni Keraya dan Sebuai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar.

Kasi Pencegahan BPBD Kobar Pahrul Laji mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun pihaknya, api berasal dari Desa Keraya yang merembet hingga ke Desa Sebuai bagian timur. Sebagian besar lahan merupakan padang rumput dan semak-semak yang mudah terbakar. Api cepat merembet karena tiupan angin cukup kencang.

"Luas kurang lebih 70 hektare yang terbakar, api sudah dapat dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (10/9)," ujar Pahrul, Senin (11/2).

Tim Satgas Karhutla Kobar terdiri dari TNI-Polri, BPBD Kobar dan Manggala Agni Daops III Pangkalan Bun terkendala dengan beberapa titik yang sulit dijangkau karena sumber air dan akses menuju lokasi tidak bisa dilalui oleh mobil pemadam kebakaran.

"Lokasi lumayan jauh dari jalan utama, pas dekat rencana lokasi bandara baru," kata Pahrul.

Diterangkannya, sebagian besar lahan yang terbakar merupakan lahan milik masyarakat yang memang tidak terawat, sebagian kecil juga ada perkebunan sawit yang turut terbakar. Tim Satgas Karhutla akhirnya bisa memadamkan karena menemukan sumber air di lokasi perbatasan bandara baru.

"Ada genangan air yang bisa digunakan untuk pemadaman," tandasnya.

Sementara itu Kapolsek Kumai AKP Hendry menuturkan, Tim Satgas Karhutla berjumlah 28 orang berjibaku memadamkan api di Desa Keraya dan Desa Sebuai bagian timur. Tim terdiri dari Polsek Kumai, Koramil Kumai, BPBD Kobar, dan Manggala Agni Daops III Pangkalan Bun

"Api diduga berasal dari padang pasir yang ditumbuhi semak rumput di wilayah Desa Keraya yang terjadi pada hari Kamis lalu," kata Hendry.

Sebelumnya, api muncul di Desa Keraya, Kamis (7/9). Satgas Karhutla dapat memadamkan api tersebut, namun angin kencang membuat bara api hidup kembali membakar dan menjalar dengan cepat kelahan lainnya.

"Kebakarannya terjadi berulang, padam lagi, hidup lagi hingga cukup luas yang terbakar. Tidak ada orang yang kita amankan, masih kita lakukan penyelidikan," pungkasnya.

Pernyataan berbeda soal luasan lahan yang terbakar disampaikan oleh Kabid Penanggulangan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kobar Reneli. Menurutnya, kebakaran lahan di  Desa Sebuai Kecamatan Kumai mencapai 200 hektare.

"Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Sebuai ini tepat berada di samping lokasi bandara baru. Luas lahan yang terbakar ini lebih dari 200 hektare," Kata Reneli.

Menurunya, lahan yang terbakar sebagian milik masyarakat. Tim langsung bergerak ke lokasi saat dihubungi warga. Namun karena lokasi yang jauh dari Pangkalan Bun, api sudah membesar (jok/rin/yit)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 12:03

Duhhhh!!!! Lahan untuk SUTT di Seruyan Bersengketa

SAMPIT-Proses pembangunan  tapak dan jalur  Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di …

Jumat, 13 Juli 2018 23:17

Pemkab Harusnya Mengedepankan Langkah Persuasif

PANGKALAN BUN – Eksekusi tanah ahli waris almarhum Brata Ruswanda dan pemasangan plang papan nama…

Jumat, 13 Juli 2018 22:58

Semua Bupati Diundang Apel Karhutla Se-Kalteng

PANGKALAN BUN –  Antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara besar-besaran mulai…

Jumat, 13 Juli 2018 22:55

Ketika Ahli Waris Alm Brata Ruswanda Mencari Keadilan

PANGKALAN BUN – Sengketa tanah antara penggugat ahli waris almarhum Brata Ruswanda di Pangkalan…

Kamis, 12 Juli 2018 16:00

Demi "Kencing Setan" Pria Ini Nekat Jual Burung Tetangga

PANGKALAN BUN - Seorang pelajar masih duduk di bangku kelas XI SMA, inisial D (17) warga jalan Pemuda…

Kamis, 12 Juli 2018 15:56

HOREEEE!!!! 4000an Pelajar Bakal Terima Seragam Gratis

PANGKALAN BUN- Sekitar 4000an lebih pelajar  SD dan SMP sederajat dari keluarga kurang mampu di…

Kamis, 12 Juli 2018 15:53

Aparat Didesak Tindak Pencabut Plang

PANGKALAN BUN-Aparat hukum  didesak segera bertindak atas kejadian pengrusakan plang papan nama…

Rabu, 11 Juli 2018 15:19

Pendaftaran Bacaleg Masih Sepi

PANGKALAN BUN- Hingga hari ketujuh masa pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) di Komisi Pemilihan…

Rabu, 11 Juli 2018 15:16

Di Kobar, Mantan Terpidana Korupsi Tetap Dilarang Mencaleg

PANGKALAN BUN— Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun…

Rabu, 11 Juli 2018 14:48

BIKIN GERAM!!! Fasilitas Umum Dijadikan Gudang, Listriknya Dicuri

PANGKALAN BUN - Bangunan tempat mandi cuci kakus (MCK) yang  di kawasan lokasi Monumen Palagan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .