MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Rabu, 13 September 2017 09:17
Dewan Katingan Dukung Ritual Mapas Lewu
KERUH - Air Sungai Katingan di Desa Tumbang Samba Kecamatan Katingan terlihat sangat keruh dari biasanya. Warga bantaran sungai mengeluhkan kondisi tersebut, Senin (11/9).(ANDREW FOR RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN - Anggota DPRD Katingan mendukung rencana SOPD yang hendak melaksanakan ritual mapas lewu (tolak bala). Wacana itu kembali menyeruak seiring banyaknya bencana di Katingan.

Ketua DPRD Katingan Igantius Mantir Ledie Nussa mengatakan, suku Dayak sejak zaman dahulu mempercayai bahwa segala bentuk pelanggaran atau dosa yang cukup berat harus dikenakan hukum adat berupa singer (denda) hingga mapas lewu atau ritual adat untuk menjauhkan masyarakat dari mara bahaya.

"Untuk itulah kami menunggu kesiapan dari SOPD yang bersangkutan, kapan kira-kira dilaksanakan mapas lewu tersebut. Ritual ini harus dilakukan, karena adanya suatu persistiwa atau kejadian yang berhubungan dengan perbuatan yang tidak baik. Apalagi dilakukan oleh pejabat nomor satu di Katingan saat itu," ungkapnya, Senin (11/9) kemarin.

Ritual mapas lewu dilakukan guna menghindari kehidupan masyarakat Katingan dari segala musibah maupun pertikaian. Para tokoh adat percaya, apabila tidak dilakukan segera maka akan menimbulkan bencana atau musibah susulan yang lebih besar. Upaya tolak bala diharapkan mampu menciptakan suasana kerukunan dan keharmonisan antara manusia dengan alam. Mapas lewu dapat diartikan sebagai upacara tolak bala.

"Dalam tahun 2017 saja, sudah terjadi tiga kali musibah banjir yang cukup besar dan sangat merugikan masyarakat. Padahal sejak berdiri tahun 2002 lalu, tidak pernah sekalipun datang musibah banjir sebegitu parah dengan waktu yang sangat berdekatan," tukasnya.

Kini masyarakat kembali dikejutkan dengan raibnya sebagian besar uang di APBD Kabupaten Katingan 2014 sebesar Rp 35 miliar yang disimpan di salah satu bank di Jakarta. Informasinya, kini uang tersebut cuma tersedia sekitar Rp 900 juta. Sedangkan sisanya belum diketahui keberadaannya. Kebenaran kasus tersebut masih simpang siur.

Sementara itu, anggota DPRD Katingan Karyadi menambahkan, beberapa hari terakhir masyarakat di wilayah utara khususnya yang bermukim di bantaran Sungai Samba mengeluhkan memburuknya kualitas sungai.

"Padahal Sungai Samba merupakan salah satu sungai yang paling bersih dibanding aliran sungai yang lain di Katingan. Tapi kini kondisinya sangat berbeda, saya juga tidak tahu mengapa. Yang jelas, air tidak bisa dimanfaatkan bahkan untuk mandi sekalipun," tukasnya.

Peristiwa itu tidak seperti biasanya. Sebab saat air sungai mulai meluap, warna air atau lumpur sungai cenderung stabil.

"Pertanyaannya adalah apakah ini merupakan fenomena alam di Sungai Katingan atau memang ada hal lain yang menyebabkan," imbuhnya.

Katingan memang masih memiliki kawasan hutan perawan seperti Taman Nasional Bukit Baka Bukit, namun tidak dapat dimungkiri bahwa di sekitarnya masih aktif pekerjaan beberapa pemegang IUPPHK (izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu).

"Ada juga masyarakat kita yang berusaha melakukan penambangan pada daerah aliran sungai sebagai mata pencaharian untuk mendapat sesuap nasi. Karena memang sumber usaha lainnya belum ada, inipun berkaitan dengan anjloknya harga beberapa komoditas hasil perkebunan seperti karet dan rotan," pungkasnya. (agg/yit)

 


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 19:28

Pak Gubenur Nikah, Wapres Bakal Hadir

PALANGKA RAYA - Bersenjata lengkap, berrompi bertulis polisi dan dijaga ketat setiap sudut jalan.Menerapkan…

Senin, 22 Januari 2018 18:15

Moralitas Rendah Bikin Perilaku Korup

PALANGKA RAYA – Kedisiplinan aparatur sipil Negara (ASN) terus menjadi perhatian Gubernur Kalimantan…

Senin, 22 Januari 2018 18:05

Kades Harus Aktif Koordinasi

KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong meminta kepada seluruh kepala desa (kades)/lurah…

Senin, 22 Januari 2018 18:02

Timbun Jalan, Jadi Contoh untuk Warga Lain

KUALA KURUN – Upaya anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunung Mas (Gumas) bersama-sama…

Senin, 22 Januari 2018 17:57

Monitor Realisasi Fisik dan Keuangan Tahun 2018

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) melaksanakan rapat koordinasi (rakor)…

Minggu, 21 Januari 2018 00:51

WASPADA!!! Air Sungai Kahayan Sasar Permukiman

PALANGKA RAYA – Curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini, membuat debit air Sungai Kahayan…

Minggu, 21 Januari 2018 00:48

WALAH!!! Kawasan Tanpa Rokok Sering Dilanggar

PALANGKA RAYA – Satuan Polisi Pamong Praja akan menindak warga yang merokok sembarangan di kawasan…

Minggu, 21 Januari 2018 00:45

Keterlambatan Pengadaan Pengaruhi Serapan Anggaran

PALANGKA RAYA – Keterlambatan pengadaan barang dan jasa tahun 2017 diharapkan tidak terulang tahun…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:30

Samakan Visi, Diskominfo Ajak Media Rapat

MUARA TEWEH - Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Barito Utara melaksanakan rapat…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:22

Dua Motor Curian Diamankan

KUALA KURUN – Dua sepeda motor yakni Jupiter Z Nopol KH 4268 BH dan Supra X Nopol DA 2028 CH,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .