MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 14 September 2017 15:06
Pemkab Kobar Awasi Pengiriman Sarang Walet

Diduga Banyak Pengusaha Menunggak Retribusi

BISNIS WARGA: Bangunan sarang burung walet berdiri di tengah permukiman dan fasilitas umum Kota Pangkalan Bun. (JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Guna memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui usaha sarang burung walet, Pemkab Kobar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bakal mengawasi pengiriman sarang burung walet. Diduga banyak pengusaha walet yang tak menunggak atau tak membayar retribusi.

”Di bandara kita akan tempatkan petugas untuk mengawasi dan kita akan membuat MoU dengan Balai Karantina," kata Kepala Bidang Penagihan, Pembukuan, dan Pelaporan Bapenda Kobar Derry Damayanti, Rabu (13/9).

Menurut Derry, Bapenda selama ini kesulitan mengetahui kapan pengusaha walet akan melakukan panen dan kapan pengusaha tersebut akan menjual hasilnya. Pasalnya, tidak semua pengusaha melaporkan hasilnya setiap masa panen.

”Sampai 31 Agustus 2017, dari target Rp 3 miliar, realisasi baru Rp 104.213.000 atau 3,57 persen saja yang baru membayar PAD sarang burung walet ini," katanya.

Berdasarkan data tahun 2012, lanjutnya,  ada sekitar 243 bangunan sarang burung walet di Kobar. Sementara pengusaha sarang burung walet ada sekitar 80 orang. Satu pengusaha bisa memiliki delapan bangunan, bahkan lebih.

”Bapenda belum melakukan update data, karena sulitnya mencari informasi siapa pemilik bangunan tersebut," ujarnya.

Selain itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pembaharuan data pengusaha walet. Dia berharap penjaga bangunan, minimal ketua RT kooperatif memberikan informasi.

”Tiap tahun pengusaha wajib membayar PAD 10 persen dari hasil penjualannya. Tapi, berdasarkan informasi, transaksi pengiriman melalui bandara Iskandar sekitar dua hingga tiga ton pengiriman sarang burung walet per bulannya," tandasnya. (jok/ign)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 11:46

INNALILLAH!!! Bocah Tewas Tenggelam setelah Lebaran

SAMPIT – Seorang bocah sekolah dasar (SD) tewas tenggelam di Sungai Desa Tanjung Jariangau, Kecamatan…

Senin, 18 Juni 2018 11:39

Harga Ayam Potong Melambung, Lebaran Usai Ogah Turun

PANGKALAN BUN- Beberapa hari menjelang lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah, hingga 2 hari pasca lebaran,…

Senin, 18 Juni 2018 11:17

Makam Kiai Gede dan TPU Ramai Dikunjungi

PANGKALAN BUN – Tradisi ziarah ke makam di hari lebaran dan setelah berlebaran, ramai di jalankan…

Senin, 18 Juni 2018 09:44

Anggota Legislatif Dukung PHBI Kolam

KOTAWARINGIN LAMA – Menyambut malam hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriyah, Kamis (14/6)…

Rabu, 13 Juni 2018 20:56

MANTAP!!! Pemkab Kobar Operasikan RPH Modern

PANGKALAN BUN – Untuk memastikan ketersediaan daging sapi layak konsumsi di pasaran, Pemerintah…

Selasa, 12 Juni 2018 20:36

Pengiriman Uang Lewat Pos Menurun, Ini Penyebabnya..

PANGKALAN BUN-Saat Ramadan, tidak hanya orang yang mudik ke kampung halaman. Barang-barang dan uang…

Selasa, 12 Juni 2018 20:34

Produksi Meningkat Koperasi MB Syukuran

KOTAWARINGIN LAMA – Sejak didirikan tahun 2004 silam, untuk pertama kalinya Koperasi Mitra Bahaum…

Selasa, 12 Juni 2018 20:32

PT. SAP Bagikan Ratusan Sembako Gratis

PANGKALAN BUN – PT. Sinar Alam Permai- Kumai dan PT Petro Andalan Nusantara, Wilmar Group, Sabtu…

Senin, 11 Juni 2018 20:39

Tiket Mudik di Kobar Habis Terjual

PANGKALAN BUN-Arus mudik pada H-4 lebaran di Pelabuhan Panglima Utar Kumai dilayani oleh dua kapal Pelni…

Senin, 11 Juni 2018 15:56

Pemudik di Bandara Capai 4 Ribuan

PANGKALAN BUN- Pemudik yang menggunakan jalur udara melalui Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun terpantau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .