MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 14 September 2017 15:06
Pemkab Kobar Awasi Pengiriman Sarang Walet

Diduga Banyak Pengusaha Menunggak Retribusi

BISNIS WARGA: Bangunan sarang burung walet berdiri di tengah permukiman dan fasilitas umum Kota Pangkalan Bun. (JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Guna memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui usaha sarang burung walet, Pemkab Kobar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bakal mengawasi pengiriman sarang burung walet. Diduga banyak pengusaha walet yang tak menunggak atau tak membayar retribusi.

”Di bandara kita akan tempatkan petugas untuk mengawasi dan kita akan membuat MoU dengan Balai Karantina," kata Kepala Bidang Penagihan, Pembukuan, dan Pelaporan Bapenda Kobar Derry Damayanti, Rabu (13/9).

Menurut Derry, Bapenda selama ini kesulitan mengetahui kapan pengusaha walet akan melakukan panen dan kapan pengusaha tersebut akan menjual hasilnya. Pasalnya, tidak semua pengusaha melaporkan hasilnya setiap masa panen.

”Sampai 31 Agustus 2017, dari target Rp 3 miliar, realisasi baru Rp 104.213.000 atau 3,57 persen saja yang baru membayar PAD sarang burung walet ini," katanya.

Berdasarkan data tahun 2012, lanjutnya,  ada sekitar 243 bangunan sarang burung walet di Kobar. Sementara pengusaha sarang burung walet ada sekitar 80 orang. Satu pengusaha bisa memiliki delapan bangunan, bahkan lebih.

”Bapenda belum melakukan update data, karena sulitnya mencari informasi siapa pemilik bangunan tersebut," ujarnya.

Selain itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pembaharuan data pengusaha walet. Dia berharap penjaga bangunan, minimal ketua RT kooperatif memberikan informasi.

”Tiap tahun pengusaha wajib membayar PAD 10 persen dari hasil penjualannya. Tapi, berdasarkan informasi, transaksi pengiriman melalui bandara Iskandar sekitar dua hingga tiga ton pengiriman sarang burung walet per bulannya," tandasnya. (jok/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 15:53

WASPADA...!! Kebakaran Lahan Makin Marak

PANGKALAN BUN – Musim panas atau musim kemarau belum sepenuhnya melanda wilayah Kabupaten Kotawaringin…

Jumat, 16 Februari 2018 11:04

Soal Calon Wabup Diduga Singgung Gubernur, DAD Lamandau Bersikap Netral

NANGA BULIK – Keberadaan rekaman dari salah satu Calon Wakil Bupati Lamandau, Taufik Hidayat yang…

Kamis, 15 Februari 2018 13:47

Marasnya Aeeee!! Bekas Sekolahan Bupati Kekurangan Guru

KOTAWARINGIN LAMA – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kotawaringin Lama (Kolam) Kabupaten…

Kamis, 15 Februari 2018 12:10

Persiapan UNBK di Kobar Perlu 1200 Komputer

PANGKALAN BANTENG-Persiapan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/SMK sederajat…

Kamis, 15 Februari 2018 11:50

Pemkab Kobar Komitmen Membangun Dari Pelosok

PANGKALAN BUN - Sesuai dengan visi misinya, Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah bersama…

Kamis, 15 Februari 2018 11:45

Bakal Tambah Keren! Monumen Pesawat Mulai Dipoles

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) telah menganggarkan dana untuk perawatan…

Rabu, 14 Februari 2018 09:21

Biar Tahu Rasa! Ketua Geng Dituntut Sepuluh Bulan Penjara

SAMPIT – Ketua geng Sekumpul Punya Cerita (SPC) MNS (16) terancam hukuman selama 10 bulan penjara…

Rabu, 14 Februari 2018 09:14

Pabrik Arak Beroperasi di Kebun Sawit

ARUT UTARA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil membongkar…

Rabu, 14 Februari 2018 09:13

AWAS!!! Maling Incar Sempak Terbaru, Korban Jadi Ogah Beli Lagi

KOTAWARINGIN LAMA – Perempuan di RT 03 Kelurahan Kotawaringin Hilir (Kohil), Kecamatan Kotawaringin…

Rabu, 14 Februari 2018 08:51

Pencetakan KIA di Kobar Baru 16 Persen

PANGKALAN BUN - Jumlah penduduk dewasa di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus bertambah, itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .