MANAGED BY:
RABU
23 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 14 September 2017 15:06
Pemkab Kobar Awasi Pengiriman Sarang Walet

Diduga Banyak Pengusaha Menunggak Retribusi

BISNIS WARGA: Bangunan sarang burung walet berdiri di tengah permukiman dan fasilitas umum Kota Pangkalan Bun. (JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Guna memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui usaha sarang burung walet, Pemkab Kobar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bakal mengawasi pengiriman sarang burung walet. Diduga banyak pengusaha walet yang tak menunggak atau tak membayar retribusi.

”Di bandara kita akan tempatkan petugas untuk mengawasi dan kita akan membuat MoU dengan Balai Karantina," kata Kepala Bidang Penagihan, Pembukuan, dan Pelaporan Bapenda Kobar Derry Damayanti, Rabu (13/9).

Menurut Derry, Bapenda selama ini kesulitan mengetahui kapan pengusaha walet akan melakukan panen dan kapan pengusaha tersebut akan menjual hasilnya. Pasalnya, tidak semua pengusaha melaporkan hasilnya setiap masa panen.

”Sampai 31 Agustus 2017, dari target Rp 3 miliar, realisasi baru Rp 104.213.000 atau 3,57 persen saja yang baru membayar PAD sarang burung walet ini," katanya.

Berdasarkan data tahun 2012, lanjutnya,  ada sekitar 243 bangunan sarang burung walet di Kobar. Sementara pengusaha sarang burung walet ada sekitar 80 orang. Satu pengusaha bisa memiliki delapan bangunan, bahkan lebih.

”Bapenda belum melakukan update data, karena sulitnya mencari informasi siapa pemilik bangunan tersebut," ujarnya.

Selain itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pembaharuan data pengusaha walet. Dia berharap penjaga bangunan, minimal ketua RT kooperatif memberikan informasi.

”Tiap tahun pengusaha wajib membayar PAD 10 persen dari hasil penjualannya. Tapi, berdasarkan informasi, transaksi pengiriman melalui bandara Iskandar sekitar dua hingga tiga ton pengiriman sarang burung walet per bulannya," tandasnya. (jok/ign)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 15:07

Kapal Penumpang Tunggu Dispensasi

SAMPIT – Kapal penumpang PT Dharma Lautan Utama (DLU) masih  menunggu dispensasi agar bisa…

Jumat, 18 Mei 2018 15:01

Kebakaran Lahan kembali Terjadi

PANGKALAN BUN - Pelarangan pembakaran lahan yang ditetapkan pemerintah tampaknya belum sepenuhnya…

Jumat, 18 Mei 2018 11:34

Pemkab Bentuk Tim Penanganan Walet

PANGKALAN BUN- Dalam rangka mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sarang burung walet, Pemerintah…

Jumat, 18 Mei 2018 11:19

60 Pedagang Meriahkan Pasar Ramadan

PANGKALAN BUN- Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah membuka Pasar Ramadan di lapangan Tugu, Kecamatam…

Kamis, 17 Mei 2018 11:16

Masjid Syarif Usman Mulai Dibangun

PANGKALAN BUN - Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah melakukan peresmian peletakan batu pertama,…

Kamis, 17 Mei 2018 11:13

Keren, Pemkab Kobar WTP Empat Kali Berturut-turut

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) kembali meraih opini…

Kamis, 17 Mei 2018 11:06

Eks Lokalisasi Bakal Jadi Sirkuit

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat siap melakukan eksekusi terhadap bangunan…

Rabu, 16 Mei 2018 15:40

JEDERRR..!! Petir Hebohkan Penghuni Barak

PANGKALAN BUN -  Hujan disertai angin kencang dan petir juga melanda Pangkalan Bun, Selasa (15/5)…

Rabu, 16 Mei 2018 11:50

Mensos Tersanjung dengan Kebudayaan Kobar

PANGKALAN BUN –  Kedatangan Menteri Sosial RI Idrus Marham ke Pangkalan Bun terkait deklarasi…

Rabu, 16 Mei 2018 10:32

Pasar Ikan Tradisional Mulai Ramai

SUKAMARA – Sejak diresmikan beberapa waktu lalu, aktivitas pasar ikan tradisional Sukma Sejahtera…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .