MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 20 September 2017 09:54
Kejari Tahan Tersangka Baru Korupsi RSUD Lamandau
Hamlianor menjadi tersangka baru kasus korupsi sumur bor RSUD Lamandau

PROKAL.CO, NANGA BULIK - Kejaksaan Negeri Lamandau  menahan tersangka baru kasus korupsi sumur bor RSUD Lamandau,kemarin (19/9). Kali ini Kejari menahan, Hamlianor (HM) yang merupakan PPTK ( Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan). Saat datang ke Kejari dia masih menggunakan baju dinasnya.  

Usai menandatangani berkas,  ia diberi kesempatan untuk pulang mengambil pakaian dengan pengawalan. Selanjutnya melakukan pemeriksaan kesehatan.  Lalu kembali ke kantor kejaksaan lagi dengan berpakaian batik . Ditemani pengacara, Hamlianor langsung dikirim ke rumah tahanan Palangka Raya. 

”Pembangunan sumur bor ini sudah dilakukan sejak tahun 2010,  tapi sampai sekarang tidak berfungsi.  Maka atas dasar inilah kami melakukan penyelidikan. Kita sudah melibatkan tim ahli untuk melakukan pemeriksaan,  di mana kerugian negara sekitar Rp 300 juta,” jelas Kajari Lamandau,  Ronal H Bakara,  SH. MH.

Diketahui,  rekanan dalam proyek ini yakni Aspiraini juga telah lebih dahulu disidangkan kasusnya. Bahkan Telah dieksekusi pada 12 juli lalu dan di tahan di LP Palangka Raya.  Aspiraini menerima putusan hakim yakni penjara 4 tahun,  denda Rp 200 juta,  subsider 4 bulan, dan  membayar uang pengganti Rp 267 juta subsider 1 tahun 3 bulan. 

”Dari pengembangan kasus dugaan korupsi sumur bor RSUD itulah kita kemudian menetapkan HM selaku PPTK sebagai tersangka baru sejak 21 agustus lalu.  Dan hari ini baru mulai kita tahan,” jelasnya didampingi Kasipidsus Kejaksaan Negeri Lamandau, R Bayu Probo Sutopo. 

Kasipidsus menambahkan bahwa HM akhirnya ikut ditetapkan sebagai tersangka karena selaku PPTK lalai dalam melaksanakan tugasnya dan hanya mempercayakan   pekerjaan kepada rekanan sepenuhnya.  Namun akhirnya sumur bor yang menelan biaya ratusan juta tersebut gagal mengeluarkan air. 

”Salah satunya  ditemukan ada pemalsuan surat laporan hasil pengujian dari laboratorium Universitas Palangka Raya.  Bahwa air yang diproduksi sudah layak. Namun saat dikonfirmasi UPR tidak pernah mengeluarkan surat tersebut,  dan itu ada di fakta persidangan juga.  Semestinya sebagai PPTK menguji apakah surat itu benar atau palsu,” ungkapnya. (mex/oes) 


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 14:41

INNALILLAH!!! Pemotor Meregang Nyawa setelah Adu Kuat dengan Truk

PANGKALAN LADA-Kecelakaan maut kembali terjadi. Satu pengendara meregang nyawa, sedangkan rekan yang…

Senin, 19 Februari 2018 11:55

Duhhhh!!! di Katingan Marak Tambang Emas Ilegal

KASONGAN - Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) nampaknya masih terjadi di sejumlah wilayah…

Senin, 19 Februari 2018 11:47

Mengantuk "JEDUKKKKK" Pemotor Tabrak Pikap

SAMPIT – Ulvia Riuni, pria 29 tahun ini mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke IGD RSUD dr…

Minggu, 18 Februari 2018 00:33

NAH KAM!!! ”Onderdil” Wanita Ini Ditemukan di Kebun, Ada Apa?

KOTAWARINGIN LAMA – Aksi Pencurian cawat atau celana dalam (CD) wanita di jalan Dermaga RT 03…

Minggu, 18 Februari 2018 00:25

LAGI INDEHOY!!! Budak Sabu Ini Diringkus Polisi

PALANGKA RAYA – Aparat kepolisian mengamankan Yudi (43), warga Jalan RTA Milono Palangka Raya…

Minggu, 18 Februari 2018 00:23

ASTAGA!!! Gubernur Sebut Ada Kepala Penjara Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengeluarkan pernyataan mengejutkan…

Sabtu, 17 Februari 2018 16:37

Wew!! DAD Kalteng Kirim Batamad ke Lamandau

PALANGKA RAYA – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng bereaksi keras terhadap rekaman yang disebut-sebut…

Jumat, 16 Februari 2018 11:38

Duhhhh!!! Maling Merajalela di Bumi Harjo

PANGKALAN BUN - Warga Desa Bumi Harjo, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) beberapa…

Kamis, 15 Februari 2018 16:46

Gubernur Kalteng Difitnah, Disebut Akan Menutup Perusahaan Sawit

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran geram. Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai…

Kamis, 15 Februari 2018 13:54

Menyesal setelah Tabrak Suami

SAMPIT – Masalah rumah tangga antara pasangan suami istri MN (46) dan SI (40) yang berujung penabrakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .