MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 25 September 2017 17:30
Terseret Kasus Sengketa Lahan, Pejabat Kobar sudah Setahun Menyandang Status Tersangka
BERMASALAH: Lahan balai benih seluas saekitar 10 hektare di Jalan Padat Karya Gang Rambutan Pangkalan Bun yang jadi objek sengketa dan menyeret dua kepala dinas sebagai tersangka.(JOKO HARDYONO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN Empat pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) sudah sekitar setahun ini menyandang status tersangka. Bupati Kobar Hj Nurhidayah memastikan anak buahnya mematuhi prosedur hukum dalam kasus sengketa lahan tersebut.

”Sebenarnya, empat pejabat yang bersangkutan telah memenuhi panggilan kedua dari Polda Kalteng. Kedatangan mereka ke Polda karena keikhlasan ingin menyelesaikan permasalahan sengketa lahan tersebut,” kata Nurhidayah, Minggu (24/9).

Seperti diberitakan, Polda Kalteng menahan dua kepala dinas di Kobar Jumat (22/9) malam. Keduanya ditahan bersama dua pejabat lainnya dalam kasus sengketa lahan balai benih antara ahli waris Brata Ruswanda dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak).

Dua kepala dinas tersebut pernah menjabat sebagai pimpinan di Distanak yang sekarang berganti nama menjadi Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Pertanian (DTPHP). Mereka adalah RP (Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan) dan AY (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kobar).

Menurut Nurhidayah, sebelum menjalani pemeriksaan di Polda Kalteng Jumat lalu, dia meminta para pejabat itu memenuhi panggilan Polda, karena pada panggilan pertama mereka tak hadir. ”Karena ini proses hukum, kita harus hormat pada hukum," ujar Nurhidayah.

Pemkab, kata Nurhidayah, akan berupaya meminta penangguhan penanganan. Selain itu, ada pendampingan hukum selama proses pemeriksaan lanjutan. Meski sudah ditetapkan tersangka, lanjutnya, mereka dapat menjalankan tugas seperti biasanya melayani kepada masyarakat.

”Status ini masih berjalan, kita tidak berprasangka yang tidak-tidak dululah, karena proses masih berjalan. Upaya-upaya tetap kita lakukan untuk membantu teman-teman kita yang masih berproses di Polda Kalteng," ujarnya.

Lahan balai benih seluas sekitar 10 hektare di Jalan Padat Karya Gang Rambutan itu sebelumnya digugat secara perdata oleh ahli waris almarhum Brata Ruswanda. Gugatannya sampai tingkat kasasi. Mahkamah Agung memenangkan Pemkab Kobar, karena sesuai amar putusan MA pada 2016 yang menolak kasasi ahli waris.

Putusan MA juga memperkuat putusan di tingkat Pengadilan Negeri Pangkalan Bun Nomor 3120 K/PDT/20 tahun 2014 yang menolak provisi penggugat secara keseluruhan, serta menilai gugatan kedaluwarsa.

Sebelum dilaporkan ke Polda Kalteng secara pidana, pihak ahli waris juga pernah melaporkan ke Mapolres Kobar. Sempat dilakukan pemeriksaan kepada sejumlah pejabat, salah satunya Sekretaris Daerah, Masradin. (jok/ign)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 12:51

Kisah Ali dan Tri di Balik Jeruji Besi

Ketika hari mulai gelap, nyamuk datang, angin semilir bertiup membawa dingin. Ali dan Tri menempelkan…

Rabu, 13 Desember 2017 12:49

LAGI!!! Kejari Kotim ”Seret” Mantan Kades ke Penjara

SAMPIT – Kejaksaan Negeri Sampit seolah mengirim pesan tak tertulis bagi 77 kepala desa yang baru…

Rabu, 13 Desember 2017 12:21

NAH KAM!!! Sebelas PSK Dikembalikan Lagi ke Sampit

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur segera merespon perpindahan pekerja seks…

Rabu, 13 Desember 2017 12:19

MENGEJUTKAN!!! Pecandu Zenith Ini Ungkap Seluk Beluk Perdagangan Pil Setan

SAMPIT – Setelah pihak Polres Kotawaringin Timur berhasil menggagalkan pengiriman dua truk berisi…

Rabu, 13 Desember 2017 12:05

WALAH!!! Ditegur karena Bawa Cewek, Dua Siswa Ini Bacok Tetangganya

KASONGAN – Darah muda dua remaja di Desa Tumbang Manggu, Kecamatan Sanaman Mantikei, membawa petaka.…

Selasa, 12 Desember 2017 11:20

GILA!!! Barangnya Sudah Mahal, Stok Kosong, Pil Setan Masih Diburu

SAMPIT – Konsumen Zenith di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih berupaya memburu obat keras…

Senin, 11 Desember 2017 16:29

MENGINSPIRASI!!! Legenda Persebaya Ini Menetap di Sampit, Mengabdi untuk Sepak Bola hingga Tua

Namanya berkibar saat membela Persebaya puluhan tahun silam. Di usianya yang kian senja, Didik Nurhadi…

Senin, 11 Desember 2017 16:12

Sengkarut Polemik Uang Rp 65 Miliar CU EPI, Jejak Hitam Dana Simpanan (2)

LAPORAN TAMAMU RONY Ditopang Anggota Sejak pertama didirikan, secara nasional Credit Union yang merupakan…

Senin, 11 Desember 2017 13:05

Sengkarut Polemik Uang Rp 65 Miliar CU EPI, Jejak Hitam Dana Simpanan (1)

Dana sebesar Rp 65 miliar yang tertanam dalam Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit lenyap…

Senin, 11 Desember 2017 11:11

MIRIS!!! Banyak Atlet Potensial, Malah Berjuang untuk Daerah Lain

KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan diminta perhatikan kesejahteraan hingga masa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .