MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 25 September 2017 17:30
Terseret Kasus Sengketa Lahan, Pejabat Kobar sudah Setahun Menyandang Status Tersangka
BERMASALAH: Lahan balai benih seluas saekitar 10 hektare di Jalan Padat Karya Gang Rambutan Pangkalan Bun yang jadi objek sengketa dan menyeret dua kepala dinas sebagai tersangka.(JOKO HARDYONO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN Empat pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) sudah sekitar setahun ini menyandang status tersangka. Bupati Kobar Hj Nurhidayah memastikan anak buahnya mematuhi prosedur hukum dalam kasus sengketa lahan tersebut.

”Sebenarnya, empat pejabat yang bersangkutan telah memenuhi panggilan kedua dari Polda Kalteng. Kedatangan mereka ke Polda karena keikhlasan ingin menyelesaikan permasalahan sengketa lahan tersebut,” kata Nurhidayah, Minggu (24/9).

Seperti diberitakan, Polda Kalteng menahan dua kepala dinas di Kobar Jumat (22/9) malam. Keduanya ditahan bersama dua pejabat lainnya dalam kasus sengketa lahan balai benih antara ahli waris Brata Ruswanda dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak).

Dua kepala dinas tersebut pernah menjabat sebagai pimpinan di Distanak yang sekarang berganti nama menjadi Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Pertanian (DTPHP). Mereka adalah RP (Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan) dan AY (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kobar).

Menurut Nurhidayah, sebelum menjalani pemeriksaan di Polda Kalteng Jumat lalu, dia meminta para pejabat itu memenuhi panggilan Polda, karena pada panggilan pertama mereka tak hadir. ”Karena ini proses hukum, kita harus hormat pada hukum," ujar Nurhidayah.

Pemkab, kata Nurhidayah, akan berupaya meminta penangguhan penanganan. Selain itu, ada pendampingan hukum selama proses pemeriksaan lanjutan. Meski sudah ditetapkan tersangka, lanjutnya, mereka dapat menjalankan tugas seperti biasanya melayani kepada masyarakat.

”Status ini masih berjalan, kita tidak berprasangka yang tidak-tidak dululah, karena proses masih berjalan. Upaya-upaya tetap kita lakukan untuk membantu teman-teman kita yang masih berproses di Polda Kalteng," ujarnya.

Lahan balai benih seluas sekitar 10 hektare di Jalan Padat Karya Gang Rambutan itu sebelumnya digugat secara perdata oleh ahli waris almarhum Brata Ruswanda. Gugatannya sampai tingkat kasasi. Mahkamah Agung memenangkan Pemkab Kobar, karena sesuai amar putusan MA pada 2016 yang menolak kasasi ahli waris.

Putusan MA juga memperkuat putusan di tingkat Pengadilan Negeri Pangkalan Bun Nomor 3120 K/PDT/20 tahun 2014 yang menolak provisi penggugat secara keseluruhan, serta menilai gugatan kedaluwarsa.

Sebelum dilaporkan ke Polda Kalteng secara pidana, pihak ahli waris juga pernah melaporkan ke Mapolres Kobar. Sempat dilakukan pemeriksaan kepada sejumlah pejabat, salah satunya Sekretaris Daerah, Masradin. (jok/ign)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 08:46

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Air

KUALA KAPUAS – Kabut asap akibat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas mulai…

Selasa, 18 September 2018 16:02

Bupati Balas ”Serangan” Wakil Rakyat

SAMPIT – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membalas ”serangan”…

Senin, 17 September 2018 15:25

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga, Polisi Periksa 30 Saksi

MUARA TEWEH – Dugaan pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Camp C Hajak PT Antang Ganda Utama…

Senin, 17 September 2018 15:19

DENDAM ASMARA!!! Rumah Syahroni Membara

SAMPIT – Al (46) warga Jalan Badawi Hudan, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, ditangkap aparat Polsek…

Sabtu, 15 September 2018 15:32

SUBHANALLAH!!!! Bercita-cita Meninggal dalam Keadaan Sujud

SAMPIT – Rakaat kedua ibadah salat Jumat di Masjid Jami Assalam Jalan Iskandar, Sampit, Jumat…

Sabtu, 15 September 2018 14:55

Kapal Meledak, Korban Terpental ke Sungai dan Akhirnya Tewas

MUARA TEWEH – Masyarakat Kabupaten Barito Utara (Batara) digemparkan dengan sebuah ledakan keras…

Sabtu, 15 September 2018 12:58

SPBU Program BBM Satu Harga Resmi Beroperasi

NANGA BULIK – Masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman terbiasa dengan harga bahan bakar minyak…

Sabtu, 15 September 2018 12:54

ASTAGAAA!!!! Air PDAM Bercampur Racun

NANGA BULIK – Sebagian air yang disalurkan perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Dharma Lamandau…

Jumat, 14 September 2018 17:40

Terjatuh ke Sungai, Kakek Tewas Sambil Memeluk Tiang

SAMPIT – Warga di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya, Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga…

Jumat, 14 September 2018 17:35

SADISSSS!!!! Satu Keluarga Dibunuh sebelum Dibakar

MUARA TEWEH – Satu keluarga yang ditemukan tewas terpanggang di camp perusahaan wilayah Desa Hajak,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .