MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Rabu, 27 September 2017 16:08
HEBOH!!! Video Acil Bemamai di Jelawat, Ternyata Ini Biang Keroknya
Lokasi Kompleks Ikon Ikan Jelawat yang menjadi bahan rebutan pedagang untuk tempat berjualan. (DOK.USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Sejumlah pedagang di kawasan Ikon Jelawat belakangan ini bikin heboh. Pasalnya, mereka rebutan lokasi menyewakan mainan di kawasan tersebut. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kotim akan turun tangan menyelesaikan konflik itu dengan mendata pedagang.

Kabid Perdagangan Disdagperin Kotim M Tahir melalui Kasi Sarana Prasarana dan Retribusi Aulisius mengatakan, masalah itu memantik keributan sesama pedagang dan jadi viral di media sosial dalam dua hari lalu ini.

”Pedagang akan didata kembali. Nanti akan kelihatan mana saja yang baru datang ke tempat tersebut tanpa izin dari dinas. Jelas akan akan penataan lagi, agar tidak ada masalah di antara mereka. Kalau ada yang illegal, apakah nanti akan dilegalkan atau tidak, semua setelah kita mendata terlebih dahulu,” katanya, Selasa (26/9).

Menurut Aulisius, sesuai data sebelumnya, di lokasi jumlah pedagang kaki lima di bawah 10 orang. ”Beberapa aduan yang masuk ke dinas semua pasti akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Mengenai kabar yang menyebutkan adanya aparatur sipil negara (ASN) yang ikut mengadu nasib di lokasi itu, dia belum bisa membenarkan. Sebab, masih belum mengetahui siapa yang dimaksud. Dia berharap lokasi tersebut bisa tetap aman bagi pengunjung.

”Sebenarnya, dengan adanya penyewaan mainan itu membuat kawasan Ikon Jelawat menjadi tambah ramai. Jadi, nanti kami akan bertindak bagaimana permasalahan tersebut ada jalan keluarnya,” ujarnya.

Untuk diketahui, permasalahan ini menjadi ramai lantaran ada video yang tersebar di media sosial facebook. Video tersebut menampilkan ibu-ibu yang juga salah satu pedagang berseteru dengan salah seorang pedagang lainnya. Video ini menjadi viral , bahkan menjadi bahan ledekan pengguna media sosial.. (mir/ign)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 16:06

Sepakat Libatkan Auditor Independen

SAMPIT – Perselisihan antara pengurus baru Koperasi Omang Sabar Parenggean dengan PT Uni Primacom…

Selasa, 18 September 2018 16:04

WADUWWWWW!!!! Korban CU EPI ”Mengamuk”

SAMPIT – Puluhan nasabah yang menjadi korban kasus dugaan penggelapan dana simpanan Credit Union…

Senin, 17 September 2018 15:02

SDIT Ini Bertekad Cetak Generasi Tahfidz Qur’an

SAMPIT – Lembaga pendidikan Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Ishlah berbasis Tahfidz Qur’an…

Sabtu, 15 September 2018 09:30

Pemerintah dan PBS Bahas Danau Sembuluh

SERUYAN RAYA – Tudingan adanya pencemaran di Danau Sembuluh langsung direspon oleh Pemerintah…

Jumat, 14 September 2018 17:48

Penjagaan Pintu Masuk RSUD Diperketat

SAMPIT – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit kembali menertibkan jadwal berkunjung…

Jumat, 14 September 2018 08:36

Pelanggar Lalu Lintas Rutin Dipantau

SAMPIT – Dengan terpasangnya kamera Close Circuit Television (CCTV) di beberapa kawasan traffic…

Jumat, 14 September 2018 08:24

BIKIN GELI!!! Setelah Mencuri, Maling Helm Kembalikan Barang Curiannya

SAMPIT  – Dua pelaku pencurian helm di sebuah swalayan di Jalan Gatot Subroto, Sampit terekam…

Jumat, 14 September 2018 08:16

Ratusan Badan Usaha Belum Patuh, Ini Penyebabnya

SAMPIT- Ratusan perusahaan di wilayah kerja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan)…

Kamis, 13 September 2018 17:57

Pemkab Janji Bayar Tenaga Kontrak

SAMPIT - Pemecatan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur membuat banyak…

Kamis, 13 September 2018 17:53

Korban CU EPI Berharap Balik Modal

SAMPIT – Para korban dugaan kasus penggelapan Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit berharap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .