MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Rabu, 11 Oktober 2017 15:56
INGATTTT!!!!! Tak Ada Toleransi, Bupati Tegaskan Jelawat Harus Bebas "Anu"
HARUS STERIL: Kawasan pertokoan kompleks ikon jelawat, harus steril dari PKL.(DOK.RADAr SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Bupati Kotim Supian Hadi tak memberikan toleransi dan izin kepada pedagang kaki lima (PKL) untuk membuka lapak di kawasan ikon jelawat. Hal ini sekaligus sebagai penegasan terhadap jajarannya agar mengikuti instruksi itu, mengingat sebelumnya masih ada upaya mengakomodir PKL.

”Saya sudah tegaskan, kawasan wisata tidak boleh untuk berjualan. Lihat saja di daerah kota besar, tidak ada objek wisata dijadikan tempat berjualan," kata Supian Hadi, Selasa (10/11).

Supian menuturkan, beberapa waktu lalu memang Dinas Perdagangan dan Perindustrian sempat  menyampaikan akan memberikan izin. Namun, dia menegaskan hal itu dilarang. Disdagperin diminta tidak main-main dengan sikap keputusannya sebagai kepala daerah.

”Dinas Perindustrian dan Perdagangan kemarin minta kebijakan. Saya bilang tidak boleh. Harus steril dari pedagang," katanya.

Menurut Supian, kebijakan itu juga berlaku untuk kawasan lainnya, seperti Taman Kota Sampit. ”Meski masih ada beberapa yang berjualan, nanti kalau bangunan untuk pedagang yang ada tuntas, semuanya harus di situ,” katanya.

Supian mengatakan, apabila Pemkab Kotim tidak tegas menegakkan aturan, beberapa tahun ke depan objek wisata akan menjadi kawasan berdagang. Alih fungsi jadi kawasan perdagangan tentunya akan merugikan pemerintah dan masyarakat. Apalagi sejak awal dalam perencaanannya, areal itu khusus untuk kunjungan warga.

”Apabila hari ini kita setujui, dua bulan, tiga bulan, apalagi sampai dua tahun, bisa kita bayangkan pasti akan bertambah," katanya.

Supian tidak ingin menjamurnya para pedagang, ujung-ujungnya memunculkan pungutan liar. Sebab, kehadiran pedagang bisa saja dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi. ”Lebih baik kita larang untuk menghindari hal demikian,” tandasnya. (ang/ign)


BACA JUGA

Kamis, 15 Februari 2018 11:37

Menjanjikan, Kotim Maksimalkan Penagihan Pajak Parkir

SAMPIT – Pemkab Kotim berupaya maksimalkan penagihan pajak daerah, di antaranya pajak parkir kendaraan…

Kamis, 15 Februari 2018 11:33

Asiikkk!!! Baamang Dapat Tiga Program Multiyears

SAMPIT – Kecamatan Baamang melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kotim 2018 mendapatkan…

Kamis, 15 Februari 2018 11:31

Infrastruktur Kotim Masih Prioritas 2019

SAMPIT – Pembangunan bidang infrastruktur masih menjadi skala prioritas Rencana Kerja dalam Pembangunan…

Kamis, 15 Februari 2018 11:23

Eceng Gondok Ancam Sungai Rungau

KUALA PEMBUANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan meminta Pemerintah Kabupaten Seruyan…

Rabu, 14 Februari 2018 09:10

Banyak Mudaratnya, Pelajar Sampit Kampanye Tolak Valentine Day

SAMPIT –Para pelajar di Sampit kampanye tolak Valentine Day di halaman  Sekolah Menengah…

Rabu, 14 Februari 2018 09:07

Nah Lo!!!! Kejari Dalami Dugaan Pungli Disdik

KASONGAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Katingan sedang mendalami dugaan praktik pungutan liar (pungli)…

Rabu, 14 Februari 2018 09:06

Jatah Kursi Dapil 2 dan 3 Bertambah

SAMPIT – Alokasi kursi anggota dewan untuk setiap daerah pemilihan di Kabupaten Kotawaringin Timur…

Rabu, 14 Februari 2018 08:44

Nah Begini Dong!!! Bantu Pembangunan Kebun Raya Sampit, Pemkab Apresiasi Perkebunan

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi perusahaan besar swasta…

Rabu, 14 Februari 2018 08:38

Supriadi Kritisi Penempatan Pejabat

SAMPIT – Wakil Ketua DPRD Kotim Supriadi menilai, penempatan pejabat eselon di lingkup Pemkab…

Rabu, 14 Februari 2018 08:37

Pasar Rakyat MHU Siap Dioperasionalkan

SAMPIT – Pasar rakyat Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) di Desa Bagendang Hulu bakal segera…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .