MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 11 Oktober 2017 16:17
TERNYATA!!!! Sertifikat Deposito Palsu, Diduga Libatkan Sindikat Profesional
RAIB: Sakariyas memberi keterangan terkait raibnya Rp 35 miliar APBD Katingan yang disebut didepositokan di BTN Pondok Pinang, Jakarta.(ANGGRA/RADAR SAMPIT )

PROKAL.CO, KASONGAN – Misteri raibnya uang Rp 35 miliar milik Pemkab Katingan yang didepositokan di BTN Pondok Pinang, Jakarta, menunjukkan fakta baru. Ternyata, sertifikat deposito yang selama ini disimpan rapi oleh pemerintah daerah diterindikasi palsu. Uang miliaran rupiah tersebut bahkan tidak pernah masuk dalam arsip deposito sistem perbankan.

Bupati Katingan Sakariyas menuturkan, sertifikat deposito yang selama ini dikantongi Pemkab Katingan hampir dipastikan palsu. Sebab, pihak bank mengaku tidak pernah sekali pun mengeluarkan sertifikat tersebut. Pasalnya, setiap sertifikat memiliki kode register yang sifatnya sangat rahasia.

”Baru sekarang saya berani mengatakan itu palsu, setelah mendengar langsung keterangan dari pejabat tinggi Bank BTN tersebut. Bahwa sertifikat yang ada ini bukan mereka yang keluarkan, karena tidak masuk dalam sistem perbankan," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (10/10).

Sejak awal, bebernya, uang daerah senilai Rp 100 miliar itu sengaja disimpan dalam bentuk rekening giro. Hal itu dibuktikan dengan pembukuan dari bank bersangkutan. Sedangkan secara administrasi perjanjian kerja sama hingga laporan tiap tahun kepada Pemkab Katingan disimpan dalam bentuk deposito.

”Sejak Februari 2014, terhitung pemerintah kita melakukan tiga kali transfer ke rekening giro tersebut, yakni pertama sebesar Rp 75 miliar, kedua Rp 10 miliar dan terakhir Rp 15 miliar. Rekening giro itu dibukukan atas nama Pemerintah Katingan, tapi dalam perjalanannya dipalsukan menjadi deposito," bebernya.

Sampai saat ini pihaknya belum mengetahui siapa dalang di balik pemalsuan tersebut. Yang jelas, sejak April 2017 lalu bunga uang senilai Rp 35 miliar yang biasanya rutin dibayarkan ke kas daerah mulai mandek. Pun demikian dengan hilangnya uang Rp 35 miliar di dalam rekening giro tersebut.

”Memang beberapa tahun lalu ada uang sebesar Rp 65 miliar yang dikembalikan ke daerah. Sedangkan bunga Rp 35 miliar yang masih di BTN dan rutin dibayarkan ke daerah, terindikasi ditransfer oleh pihak lain. Sampai saat ini kita masih mencari tahu siapa otak di balik penipuan ini," tegasnya.

Akibat kejadian tersebut, pihak bank juga sudah melaporkan kasus itu kepada Polda Metro Jaya. Secara kelembagaan, mereka mengaku keberatan atas pencatutan nama bank pada sertifikat palsu tersebut.

”Saat ini sedang dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Kita ikuti saja, yang jelas mereka merasa dirugikan apalagi menyangkut nama baik bank. Sementara ini, kepolisian menduga pembuatan sertifikat tersebut melibatkan sindikat profesional," ujarnya.

Kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada Polda Kalteng hingga Maber Polri. Berbagai pihak sudah dilakukan pemeriksaan, tak terkecuali dirinya yang saat itu menjabat sebagai wakil bupati Katingan.

”Yang kita laporkan itu kejadiannya, bukan oknumnya. Sementara ini masih berproses, harapan saya agar kasus ini terungkap sepenuhnya dan uang yang hilang tersebut kembali lagi ke daerah," harapnya. (agg/dwi)

 


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 08:59

Ramadan Semakin Dekat, Soal Miras, Jangan Tebang Pilih!

SAMPIT— Menjelang bulan suci Ramadan, aparat terkait diminta bertindak tegas terhadap bandar dan…

Jumat, 20 April 2018 15:28

DUDA BEJATTTTT!!! Pacari dan Cabuli Bocah SD

SAMPIT – Seorang bocah sekolah dasar yang masih berusia 13 tahun terbuai rayuan gombal AR, pria…

Jumat, 20 April 2018 15:22

Terekam CCTV, Warga Buru Maling Elpij, Alhasil...i

SAMPIT – Maling tabung gas elpiji, Haidir (18), tak berkutik saat dikepung puluhan warga yang…

Jumat, 20 April 2018 10:15

Dua Jabatan Kepala SOPD Dievaluasi

SAMPIT – Dalam tahapan seleksi lelang jabatan tahun ini, ada dua satuan organisasi perangkat daerah…

Kamis, 19 April 2018 16:13

WADUHHHH!!! Jembatan Sei Rawi Tiga Kali Ambruk

KUALA KURUN – Untuk ketiga kalinya selama dua tahun terakhir, Jembatan Sei Rawi di Kabupaten Gunung…

Kamis, 19 April 2018 08:44

Lelang Terbuka, Pendaftaran Seleksi Jabatan Resmi Dibuka

SAMPIT – Panitia seleksi jabatan membuka pendaftaran sejak 17 April – 15 Mei mendatang.…

Rabu, 18 April 2018 10:59

Sang Pencabut Nyawa Pamit ke Keluarga

SAMPIT – Sarifudin (27), tersangka pembunuhan terhadap Gozali Rahman (23), adik iparnya senduri,…

Rabu, 18 April 2018 09:27

Selesaikan Dulu Masa Jabatan!

SAMPIT – Mendekati tahun politik, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

Rabu, 18 April 2018 08:53

Anniversary Radar Sampit Banjir Ucapan Selamat

SAMPIT – Banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk ikut memeriahkan hari jadi Radar sampit ke-12.…

Selasa, 17 April 2018 19:37

Nasabah Desak Penyelidik Tetapkan Tersangka

SAMPIT – Para nasabah Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit mendesak aparat kepolisian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .