MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 11 Oktober 2017 16:17
TERNYATA!!!! Sertifikat Deposito Palsu, Diduga Libatkan Sindikat Profesional
RAIB: Sakariyas memberi keterangan terkait raibnya Rp 35 miliar APBD Katingan yang disebut didepositokan di BTN Pondok Pinang, Jakarta.(ANGGRA/RADAR SAMPIT )

PROKAL.CO, KASONGAN – Misteri raibnya uang Rp 35 miliar milik Pemkab Katingan yang didepositokan di BTN Pondok Pinang, Jakarta, menunjukkan fakta baru. Ternyata, sertifikat deposito yang selama ini disimpan rapi oleh pemerintah daerah diterindikasi palsu. Uang miliaran rupiah tersebut bahkan tidak pernah masuk dalam arsip deposito sistem perbankan.

Bupati Katingan Sakariyas menuturkan, sertifikat deposito yang selama ini dikantongi Pemkab Katingan hampir dipastikan palsu. Sebab, pihak bank mengaku tidak pernah sekali pun mengeluarkan sertifikat tersebut. Pasalnya, setiap sertifikat memiliki kode register yang sifatnya sangat rahasia.

”Baru sekarang saya berani mengatakan itu palsu, setelah mendengar langsung keterangan dari pejabat tinggi Bank BTN tersebut. Bahwa sertifikat yang ada ini bukan mereka yang keluarkan, karena tidak masuk dalam sistem perbankan," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (10/10).

Sejak awal, bebernya, uang daerah senilai Rp 100 miliar itu sengaja disimpan dalam bentuk rekening giro. Hal itu dibuktikan dengan pembukuan dari bank bersangkutan. Sedangkan secara administrasi perjanjian kerja sama hingga laporan tiap tahun kepada Pemkab Katingan disimpan dalam bentuk deposito.

”Sejak Februari 2014, terhitung pemerintah kita melakukan tiga kali transfer ke rekening giro tersebut, yakni pertama sebesar Rp 75 miliar, kedua Rp 10 miliar dan terakhir Rp 15 miliar. Rekening giro itu dibukukan atas nama Pemerintah Katingan, tapi dalam perjalanannya dipalsukan menjadi deposito," bebernya.

Sampai saat ini pihaknya belum mengetahui siapa dalang di balik pemalsuan tersebut. Yang jelas, sejak April 2017 lalu bunga uang senilai Rp 35 miliar yang biasanya rutin dibayarkan ke kas daerah mulai mandek. Pun demikian dengan hilangnya uang Rp 35 miliar di dalam rekening giro tersebut.

”Memang beberapa tahun lalu ada uang sebesar Rp 65 miliar yang dikembalikan ke daerah. Sedangkan bunga Rp 35 miliar yang masih di BTN dan rutin dibayarkan ke daerah, terindikasi ditransfer oleh pihak lain. Sampai saat ini kita masih mencari tahu siapa otak di balik penipuan ini," tegasnya.

Akibat kejadian tersebut, pihak bank juga sudah melaporkan kasus itu kepada Polda Metro Jaya. Secara kelembagaan, mereka mengaku keberatan atas pencatutan nama bank pada sertifikat palsu tersebut.

”Saat ini sedang dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Kita ikuti saja, yang jelas mereka merasa dirugikan apalagi menyangkut nama baik bank. Sementara ini, kepolisian menduga pembuatan sertifikat tersebut melibatkan sindikat profesional," ujarnya.

Kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada Polda Kalteng hingga Maber Polri. Berbagai pihak sudah dilakukan pemeriksaan, tak terkecuali dirinya yang saat itu menjabat sebagai wakil bupati Katingan.

”Yang kita laporkan itu kejadiannya, bukan oknumnya. Sementara ini masih berproses, harapan saya agar kasus ini terungkap sepenuhnya dan uang yang hilang tersebut kembali lagi ke daerah," harapnya. (agg/dwi)

 


BACA JUGA

Minggu, 14 Januari 2018 00:33

WASPADA!!! Banjir Susulan Masih Menghantui

SAMPIT – Masyarakat di beberapa desa di Kotawaringin Timur yang masih terendam banjir diminta…

Minggu, 14 Januari 2018 00:25

HEBOH!!! Video Penangkapan Buaya Jadi Viral

PANGKALAN BUN – Penemuan buaya di dekat sungai Mengkahing (anak sungai) Arut  di desa Batu…

Jumat, 12 Januari 2018 16:08

NAH KAM!!! Bandar Zenith Belum Diungkap, Massa Siap Demo

SAMPIT – Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda lintas organisasi massa sepakat …

Rabu, 10 Januari 2018 17:40

TERCYDUK!!!! Satpam Mustika Sembuluh Curi Sawit

SAMPIT – Tiga karyawan perkebunan kelapa sawit PT Mustika Sembuluh I berkomplot mencuri buah kelapa…

Rabu, 10 Januari 2018 16:03

TEGAS!!! Pengedar Jamur Setan Bisa Dihukum Mati

SAMPIT – Isu peredaran jamur kotoran sapi atau yang lebih dikenal dengan sebutan magic mushroom…

Rabu, 10 Januari 2018 15:59

HADUHHH!!! Sudah Resmi Ditutup, Ternyata Lokalisasi Pal 12 Hidup Lagi

SAMPIT – Pascapenutupan Lokalisasi Pasir Putih, Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 12 Sampit pada…

Rabu, 10 Januari 2018 15:53

WADUH!!! Bisnis Galian C Rusak Jalan Desa

SAMPIT – Sejumlah warga Desa Sudan, Kecamatan Cempaga Hulu, mengeluhkan bisnis galian C karena…

Selasa, 09 Januari 2018 18:32

Mabuk Zenith, Pemotor Hantam Truk

SAMPIT – Malang menimpa Ektrajaya, pemuda 25 tahun ini mengalami kecelakaan, sepeda motor yang…

Selasa, 09 Januari 2018 14:51

TERNYATA!!! Begini Cerita di Balik Berita Kritikan Tajam ke RSUD Murjani Sampit

Oleh: Gunawan Awan mendung menggantung di langit Kota Sampit sore itu, Rabu (3/1). Saya yang masih leyeh-leyeh…

Selasa, 09 Januari 2018 14:48

ASTAGA!!! Tertelan Biji Rambutan, Kakek Meninggal

PALANGKA RAYA – Tak ada yang bisa memprediksi bagaimana seseorang meninggal dunia, seperti yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .