MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 12 Oktober 2017 14:23
Warga Dukung Larangan PKL di Jelawat, Tapi...
Maket kompleks ikon jelawat, yang kini akan ditambah fasilitasnya.(DIN PU KOTIM)

PROKAL.CO, SAMPIT – Kebijakan Pemkab Kotim melarang pedagang kaki lima (PKL) membuka lapak di kawasan ikon jelawat, seharusnya disertai solusi bagi warga yang kehilangan mata pencaharian akibat bisnisnya tak lagi jalan. Pemkab diharapkan adil agar tak ada pihak yang dirugikan.

Sari, warga Sampit yang kerap berkunjung ke kawasan jelawat mengatakan, apabila lokasi itu disterilkan dari PKL, minimal harus ada solusi agar PKL itu diberikan tempat berjualan di tempat lain dengan peluang pendapatan yang sama seperti di Jelawat.

”Warga mendukung kebijakan pemerintah yang disertai solusi. Entah itu mau dibikinkan tempat khusus PKL atau diberikan lokasi pengganti untuk mereka (PKL) berjualan di tempat lain,” katanya.

Sejumlah warga yang lainnya juga mendukung langkah pemerintah membersihkan lokasi wisata dari PKL. Menurut mereka, PKL yang ada di sekitar Ikon Jelawat selain mengganggu dan memakan tempat, juga menyebabkan lokasi wisata terlihat kurang nyaman.

”Saya dukung penuh pemerintah kalau seterusnya bisa mensterilkan ikon jelawat dari PKL. Soalnya bukannya ada maksud apa-apa, tapi biar kawasan itu tidak terkontaminasi oleh orang lain yang mengeruk ladang bisnis di atasnya,” ujar Stefanus, seorang warga.

Pendatang dari luar daerah pun menyampaikan hal senada. Mereka mengaku nyaman dengan lapangnya lokasi tanpa PKL. ”Saya kira, lebih baik sepi dari PKL begini ya. Karena selain nyaman, juga lebih luas rasanya, karena tidak terlalu ramai oleh pengunjung bercampur pedagang,” kata Kiky, warga Palangka Raya yang menyempatkan diri mampir ke Jelawat saat dalam perjalanan ke Pangkalan Bun.

Seperti diberitakan, Bupati Kotim Supian Hadi tak memberikan toleransi dan izin kepada PKL untuk membuka lapak di kawasan ikon jelawat. Hal ini sekaligus sebagai penegasan terhadap jajarannya agar mengikuti instruksi itu, mengingat sebelumnya masih ada upaya mengakomodir PKL.

”Saya sudah tegaskan, kawasan wisata tidak boleh untuk berjualan. Lihat saja di daerah kota besar, tidak ada objek wisata dijadikan tempat berjualan," kata Supian Hadi, Selasa (10/11).

Supian menuturkan, beberapa waktu lalu memang Dinas Perdagangan dan Perindustrian sempat  menyampaikan akan memberikan izin. Namun, dia menegaskan hal itu dilarang. Disdagperin diminta tidak main-main dengan sikap keputusannya sebagai kepala daerah.

”Dinas Perindustrian dan Perdagangan kemarin minta kebijakan. Saya bilang tidak boleh. Harus steril dari pedagang," katanya. (ron/ign)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 08:41

Legislator Ini Pertanyakan Pembangunan Jembatan Mentaya

SAMPIT-Anggota DPRD Kotim Fraksi PDI-Perjuangan dari daerah pemilihan Baamang-Seranau,  Agus Seruyantara…

Kamis, 19 Oktober 2017 15:22

Pilkades, Belasan Desa di Kotim Rawan Konflik

SAMPIT – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak sebentar lagi akan dilaksanakan. Belasan desa…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:57

Seleksi Sekda Kotim Memasuki Tahap Akhir

SAMPIT— Lelang  jabatan untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, telah melewati berbagai…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:48

Bangun Jalan di Kotim, Perlu Gandeng TNI

SAMPIT-Ketua Komisi I DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo mendorong agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:45

Jangan Lagi Ada Sekolah Tidak Layak

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim, Hero Harapano menegaskan agar tidak ada lagi kondisi bangunan…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:43

Legislator Ini Soroti Penataan Jalan Pramuka, Kenapa????

SAMPIT-Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kotim, Rimbun menyatakan lemahnya koordinasi antar Satuan Organisasi…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:41

ASSSIKKKK!!! Tahun Depan, Tenaga Kontrak Dibuka Lagi

KUALA PEMBUANG - Sukses penerimaan tenaga kontrak daerah dengan gaji sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK).…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:39

Nelayan Sembuluh Menjerit, Lah Kenapa?

KUALA PEMBUANG – Nelayan Danau Sembuluh hampir setiap tahun mengeluhkan minimnya hasil tangkapan.…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:34

Calon Kades Ini Siap Akomodir Aspirasi Warga

SAMPIT – Banyak aspirasi yang disampaikan warga Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit saat…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:44

Warga Seruyan Diimbau Kembangkan Usaha Mandiri

KUALA PEMBUANG- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Lewis M Bangas mengimbau seluruh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .