MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 12 Oktober 2017 16:34
Kasus Pertanahan di Kotim, Bos SPBU Ini Diperiksa Enam Jam
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Jaksa mulai ngebut menangani kasus-kasus yang melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kotim. Delapan orang diperiksa kemarin dalam statusnya sebagai penerima lahan melalui program inventarisasi penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanan (IP4T). Seorang di antaranya adalah bos SPBU bernama Widodo.

Widodo diperiksa penyidik sekitar enam jam. Dia memiliki lebih dari satu kapling tanah melalui program IP4T yang sedang diselidiki Kejaksaan Negeri Kotim lantaran diduga bermasalah.

Selain Widodo, kemarin jaksa juga memeriksa Aziz Amri, Juharnima, Endah Dwi Ardiyanti, Mahrita, Ruwati Asmariah,  dan Trias Leonita. Mereka diperiksa lantaran memiliki tanah di wilayah Kelurahan Baamang Hulu dan Baamang Barat.

Para saksi datang tidak bersamaan. Widodo yang mengenakan kaos merah muda tampak datang lebih awal, sekitar pukul 09.00 WIB.  Setiba di kantor kejaksaan dia diantar ke ruang penyidik. Namun tidak langsung dimintai keterangannya. Dia diminta menunggu lantaran saksi yang diperiksa banyak.

Kedelapan orang yang dipanggil itu disinyalir terkait erat dengan sejumlah program dan kasus di BPN Kotim yang tengah dibidik jaksa. ”Selesai diperiksa sekitar pukul 16.00 WIB, dan banyak hal yang bisa kita gali dari mereka,” kata salah seorang penyidik Kejari Kotim.

Modusnya pengadaan tanah itu dilakukan dengan memasukan nama pemiliknya hingga kalangan keluarganya. ”Itu sudah kami cek, ada yang memegang beberapa peta bidang, nama dan alamatnya saja yang lain. Kami telusuri, itu keluarga semua, ini yang harus didalami," tegas penyidik itu lagi.

Sementara itu, Trias Leonita juga dipanggil untuk mendalami beberapa kejanggalan.  Pasalnya dia disebut-sebut memiliki sejumlah tanah. Perempuan berkacamata itu diperiksa secara terpisah dengan saksi lainnya. Sejauh ini Kejari Kotim sudah mengumpulkan keterangan dari puluhan saksi. Ini guna merampungkan kasus itu untuk menyeret tersangka. ”Makanya dikebut ini karena memang harus selesai bulan ini,” tambah penyidik itu.

Meski masih dalam ranah penyelidikan, namun tampaknya banyak yang akan terbongkar permainan dalam pengadaan tanah itu. Dari surat panggilan jaksa terlihat pemanggilan itu dalam rangka penyelidikan. Terkait dugaan penyelewengan dalam kegiatan IP4T 2017 di Kotim berdasarkan surat perintah penyelidikan Kepala Kejari Kotim Nomor:print-05/Q.1.11/Fd.1/07/2017 tertanggal 20 Juli 2017. (ang/dwi)


BACA JUGA

Kamis, 19 Oktober 2017 17:13

Pengakuan Janggal Suami Fitri

SAMPIT – Aparat kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Nur Fitri…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:55

YA TUHAN!!!! Guru Ditebas, Begal Rampas Rp 69,8 Juta

NANGA BULIK – Pembegalan menimpa seorang guru sekolah dasar di Lamandau, Tedy. Aksi pelaku tergolong…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:35

Akai..Akai!!! Cemburu Buta, SN Timpas Teman Sendiri

SUKAMARA – Terbakar api cemburu, seorang petani di Desa Pudu, Kecamatan Sukamara berinisial SN…

Kamis, 19 Oktober 2017 14:03

SAH!!!! MUI Tegaskan Ajaran AJG Sesat

SAMPIT – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kotim akhirnya mengeluarkan fatwa bahwa ajaran AJG sesat…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:27

Ada yang Coba Main Mistis di Kejaksaan, Menaburkan Garam saat Kasus Besar

SAMPIT – Sejumlah pegawai di kantor Kejaksaan Negeri Kotim kemarin (17/10) dikagetkan adanya garam…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:54

Menelusuri Penambangan Pasir Ujung Pandaran, Benarkah untuk Reklamasi di Jakarta?

Penambangan pasir laut di Desa Ujung Pandaran menyedot perhatian. Kabarnya, pasir itu dikirim untuk…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:39

BREAKING NEWS!!! Api Lumat Rumah Warga di Cempaka Mulia

SAMPIT- Kebakaran di permukiman warga terjadi di Cempaka Mulia, Kecamatan Cempaga, pagi ini (19/10).…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:32

Kasus Pembunuhan Fitri Masih Ngambang, Suami Masih Saksi

SAMPIT – Penyelidikan polisi belum mengarah pada penetapan tersangka dalam kasus tewasnya Nur…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:58

Buaya Menggila, Rumah Warga Dipasang Jaring Pengaman

SAMPIT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit telah mengamati langsung kondisi lingkungan…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:36

Misteri Kematian Bunga Mulai Terkuak

SAMPIT – Misteri kematian Nur Fitri alias Bunga (24) mulai ada titik terang. Sekitar tiga jam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .