MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 12 Oktober 2017 16:34
Kasus Pertanahan di Kotim, Bos SPBU Ini Diperiksa Enam Jam
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Jaksa mulai ngebut menangani kasus-kasus yang melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kotim. Delapan orang diperiksa kemarin dalam statusnya sebagai penerima lahan melalui program inventarisasi penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanan (IP4T). Seorang di antaranya adalah bos SPBU bernama Widodo.

Widodo diperiksa penyidik sekitar enam jam. Dia memiliki lebih dari satu kapling tanah melalui program IP4T yang sedang diselidiki Kejaksaan Negeri Kotim lantaran diduga bermasalah.

Selain Widodo, kemarin jaksa juga memeriksa Aziz Amri, Juharnima, Endah Dwi Ardiyanti, Mahrita, Ruwati Asmariah,  dan Trias Leonita. Mereka diperiksa lantaran memiliki tanah di wilayah Kelurahan Baamang Hulu dan Baamang Barat.

Para saksi datang tidak bersamaan. Widodo yang mengenakan kaos merah muda tampak datang lebih awal, sekitar pukul 09.00 WIB.  Setiba di kantor kejaksaan dia diantar ke ruang penyidik. Namun tidak langsung dimintai keterangannya. Dia diminta menunggu lantaran saksi yang diperiksa banyak.

Kedelapan orang yang dipanggil itu disinyalir terkait erat dengan sejumlah program dan kasus di BPN Kotim yang tengah dibidik jaksa. ”Selesai diperiksa sekitar pukul 16.00 WIB, dan banyak hal yang bisa kita gali dari mereka,” kata salah seorang penyidik Kejari Kotim.

Modusnya pengadaan tanah itu dilakukan dengan memasukan nama pemiliknya hingga kalangan keluarganya. ”Itu sudah kami cek, ada yang memegang beberapa peta bidang, nama dan alamatnya saja yang lain. Kami telusuri, itu keluarga semua, ini yang harus didalami," tegas penyidik itu lagi.

Sementara itu, Trias Leonita juga dipanggil untuk mendalami beberapa kejanggalan.  Pasalnya dia disebut-sebut memiliki sejumlah tanah. Perempuan berkacamata itu diperiksa secara terpisah dengan saksi lainnya. Sejauh ini Kejari Kotim sudah mengumpulkan keterangan dari puluhan saksi. Ini guna merampungkan kasus itu untuk menyeret tersangka. ”Makanya dikebut ini karena memang harus selesai bulan ini,” tambah penyidik itu.

Meski masih dalam ranah penyelidikan, namun tampaknya banyak yang akan terbongkar permainan dalam pengadaan tanah itu. Dari surat panggilan jaksa terlihat pemanggilan itu dalam rangka penyelidikan. Terkait dugaan penyelewengan dalam kegiatan IP4T 2017 di Kotim berdasarkan surat perintah penyelidikan Kepala Kejari Kotim Nomor:print-05/Q.1.11/Fd.1/07/2017 tertanggal 20 Juli 2017. (ang/dwi)


BACA JUGA

Jumat, 13 Juli 2018 23:28

Video "Panas" di Cempaga, Tukang Kameranya Niat Banget!!!

SAMPIT – Video mesum yang diduga diperankan oleh RN dan SP masih menjadi perbincangan hangat warga…

Jumat, 13 Juli 2018 22:42

HOTTTTT!!!! Cempaga Digoyang Video Porno Janda VS Pria Beristri

SAMPIT – Masyarakat Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, dihebohkan dengan beredarnya…

Jumat, 13 Juli 2018 22:35

Syukurlah!!! Psikologis Bocah Korban Pemerkosaan Membaik

SAMPIT – Kondisi psikologis korban pemerkosaan di Antang Kalang mulai membaik. Hal itu setelah…

Jumat, 13 Juli 2018 22:29

Korban King Cobra Akhirnya Dikebumikan

PALANGKA RAYA – Korban gigitan ular king cobra, Rizky Ahmad (19), akhirnya dimakamkan. Pihak keluarga…

Kamis, 12 Juli 2018 16:59

WASPADA!!!! Pelaku Gendam Berkeliaran

SAMPIT – Aksi kejahatan dengan modus gendam membuat geger Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit.…

Kamis, 12 Juli 2018 16:42

Dinyatakan Meninggal, Tubuh Rizky Justru Memanas

PALANGKA RAYA – Rizky Ahmad (19), pemuda yang dinyatakan meninggal dunia secara  medis karena…

Kamis, 12 Juli 2018 15:36

GAWAT!!! Kebakaran Lahan Mulai Terjadi di Kotim

SAMPIT – Kebakaran lahan mulai terjadi di Kotawaringin Timur. Api melalap semak belukar seluas…

Kamis, 12 Juli 2018 09:14

Makin Seru Makin Menantang!!! Kelas Adventure Dilombakan

SAMPIT – Panitia Gowes Kemerdekaan 2018 akhirnya memutuskan untuk melombakan kelas adventure.…

Rabu, 11 Juli 2018 15:33

Predator Seksual ”Mangsa” Bocah Tetangga

SAMPIT – Predator seksual masih menjadi ancaman bagi anak di bawah umur. Kasus pemerkosaan terhadap…

Rabu, 11 Juli 2018 15:30

Waktunya Tujuh Hari, Jari Kelingking Sempat Bergerak

Dokter RSUD dr Doris Slyvanus Palangka Raya memastikan Rizky Ahmad sudah meninggal. Namun, ketika pemandi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .