MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Sabtu, 21 Oktober 2017 09:59
Tidak Sesuai harapan, Perda Harus Berlaku Universal
KAYU: Warga Desa Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei menyesalkan aktivitas pembalakkan kayu ukuran kecil oleh salah satu perusahaan HPH di Katingan.(WARGA TUMBANG MANGGU FOR RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN – Sejumlah produk hukum yang tertuang dalam peraturan daerah (perda) di Kabupaten Katingan tidak berjalan sesuai harapan. Bahkan kadang, penerapannya tersandung masalah lantaran tidak sesuai dengan kondisi maupun kebutuhan masyarakat.

Pengamat hukum dan politik Katingan H Muhammad Yahya menuturkan, tidak sedikit implementasi perda yang menemui jalan buntu ketika diterapkan langsung ke lapangan. Sebab, dalam prosesnya, banyak perda yang tidak berlandaskan atau berlaku secara universal dan jangka panjang.

”Contoh paling dekat adalah Perda Hotel dan Restoran. Perda ini sangat spesifik sekali, karena hanya diterapkan pada hotel dan restoran saja. Padahal, faktanya, hampir sebagian besar masih berupa warung-warung makan dan losmen saja. Benar jangka panjang, tapi tidak bersifat universal," ungkapnya, Jumat (20/10).

Perda tersebut ternyata juga diterapkan untuk warung, rumah makan, maupun usaha sejenis. Padahal, usaha yang dijalankan masyarakat kelas kecil dan menengah yang notabene tidak mengandalkan manajemen profesional.

”Inilah yang kadang-kadang melupakan aspek teknis pelaksanaan dan pada akhirnya sulit dilaksanakan oleh instansi bersangkutan," ujar mantan anggota DPRD Katingan ini.

Hal itu membuktikan bahwa aturan dalam perda tersebut tidak bisa diterapkan secara konsekuen. Akhirnya, malah menjadi bumerang lantaran banyak memuat regulasi yang berpotensi menjadi sumber kelemahan hukum.

”Dalam teori Moller tentang sosiologi hukum, untuk membuat sebuah perda, prasyaratnya harus berlaku universal. Artinya, pemberlakukannya secara umum. Tidak membedakan ras, suku, agama, golongan kaum elit maupun masyarakat kelas menengah ke bawah," tegasnya.

Kedua, timpalnya, perda haruslah berlaku secara jangka panjang. Artinya, pihak-pihak berkepentingan harus mempunyai arah atau terkaan jangka panjang terhadap eksistensi maupun pemberlakuan regulasi daerah tersebut.

”Perda dibuat bukan untuk kepentingan satu atau dua bulan saja, tapi sepanjang masa. Kalau kita ingin membuat perda, harus dipikirkan secara matang. Karena aturan ini untuk masyarakat, sedangkan kondisi masyarakat itu sangat kompleks," katanya.

Penyandang gelar doktor ini mengharapkan anggota DPRD, agar saat menyusun rancangan peraturan daerah (raperda) juga melibatkan masyarakat.

”Kalau memang sudah final, baru dilakukan pembahasan. Dalam pembahasan itu pemilik rumah makan juga harus dilibatkan, karena untuk membuat perda suara mereka juga harus didengar," pungkasnya. (agg/ign)

 


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 17:28

Tak Ada Solusi Bagi Pelacur Tak Ber-KTP

SAMPIT – Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan tidak akan memberi bantuan…

Jumat, 17 November 2017 16:58

Kebakaran, Dua Balita Nyaris Terpanggang

PALANGKA RAYA – Ratusan warga Jalan Kalimantan Gang Pesanggrahan RT 002 RW 022 Kelurahan Pahandut,…

Jumat, 17 November 2017 16:41

Hujan Tangis Warnai Kegagalan Kalteng Putra ke Liga-1

PALANGKA RAYA – Perjuangan keras Kalteng Putra berbulan-bulan, dalam menapak Liga-2 menuju Liga-1…

Jumat, 17 November 2017 11:50

Jalan Tumbang Miri Jadi Prioritas

KUALA KURUN – Dua ruas jalan di Kelurahan Tumbang Miri, Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut),…

Jumat, 17 November 2017 11:49

Sejumlah Kasus di Gumas Belum Selesai, Ini Sebabnya..

KUALA KURUN – Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunung Mas…

Jumat, 17 November 2017 11:47

Bupati Gumas Tuntut Netralitas ASN-nya

KUALA KURUN – Aparatur sipil negara (ASN) wajib bersikap netral dalam pemilu. Hal itu ditegaskan…

Jumat, 17 November 2017 11:44

Dewan Panggil Semua Kontraktor, Ada Apa ???

KUALA KURUN – Komisi III DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melaksanakan rapat dengar pendapat…

Jumat, 17 November 2017 11:38

Perkenalkan Budaya Daerah melalui Tiwah

KUALA KURUN – Kabupaten Gunung Mas (Gumas) memiliki beragam kebudayaan yang harus terus dilestarikan.…

Jumat, 17 November 2017 11:34

Gunakan Internet dengan Cerdas, Pelajar Gumas Berkomitmen

KUALA KURUN – Peserta didik SMAN 1 Tewah menyatakan komitmennya dalam menggunakan internet dengan…

Jumat, 17 November 2017 10:09

SELAMAT!!! Supriadi Resmi Jabat Wakil Ketua DPRD

SAMPIT- Kekosongan jabatan wakil ketua II DPRD Kotim, semenjak ditinggal wafat oleh mendiang Dewin Marang,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .