MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Sabtu, 04 November 2017 13:52
Disdagperin Belum Rencanakan Relokasi, Lalu Kapan???

Pedagang Minta Kepastian Agar Tak Kebingungan

KONDISI AWAL LOS MENTAYA: Masih belum ada rencana relokasi pedangang di los/lapak Pasar eks Mentaya Theater yang kini ditempati pedagang kain, aksesori dan elektronik. Lokasi itu akan dikebalikan ke semula untuk pedang kuliner akhir tahun ini.(DOK/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sampai saat ini belum berencana merelokasi pedagang di Pasar eks Mentaya Theater, Pasar Mangkikit, dan Pelabuhan Sampit.

”Hingga malam ini (Kamis), tidak ada rencana relokasi,” kata Kepala Disdagperin Kotim Heru Rio Wibisono ketika dikonfirmasi terkait keresahan pedagang soal relokasi.   

Lapak Pasar eks Mentaya Theater yang kini digunakan pedagang kain, aksesori, dan elektronik harus dikembalikan ke fungsi semula, yakni kuliner.

Pedagang Pasar Mangkikit yang saat ini menempati kawasan pinjam pakai lahan Kodim 1015 Sampit juga akan berakhir pada Desember 2017. Karena itu, mereka harus segera pindah dari tempat tersebut. Masalahnya, bangunan baru Pasar Mangkikit belum juga selesai.

Begitu juga dengan permintaan pedagang yang ada di atas Pelabuhan Sampit sejak 2015 lalu menanti keputusan Pemkab Kotim yang dinilai tak konsisten. Sampai saat ini pedagang belum juga mendapat kabar pasti kemana akan dipindahkan.

”Kalau ada rencana relokasi secepatnya diberitahukan, jangan selalu dadakan nanti kami kebingungan. Dan di mana tempatnya nanti sebaikanya di musyawarahkan terlebih dahulu, karena ini menyangkut nafkah, siapa tahu tidak cocok lokasinya untuk pedagang kecil seperti kami,” pinta Mina (46) salah satu pedagang di atas Pelabuhan Sampit, Jumat (3/11).

Diharapkan penempatan pedagang bisa dipertimbangkan menyesuaikan dengan apa yang mereka jual. Sebab jika salah tempat dikhawatirkan pedagang mengalami kerugian akibat sepi pembeli.  (mir/yit)

 

 


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 18:45

Apresiasi Penggunaan Sepeda di Rumah Sakit

SAMPIT— Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi, mengapresiasi pengadaan sepeda…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:59

BPJS Kesehatan Sinergi dengan Pemda untuk Wujudkan UHC

SAMPIT – Langkah cepat harus dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Sampit untuk mewujudkan jaminan kesehatan…

Jumat, 19 Januari 2018 19:19

PERHATIAN!!! Jauhkan Ponsel saat Ganti Gas

SAMPIT – Masyarakat diminta tak khawatir menggunakan tabung gas elpiji setelah adanya insiden…

Jumat, 19 Januari 2018 19:10

Rencana Unjuk Rasa Mulai Digembosi

SAMPIT - Rencana aksi damai menuntut pengusutan 3,7 juta pil zenith mulai digembosi. Salah satunya dengan…

Jumat, 19 Januari 2018 18:22

Jhon Serap Aspirasi Warga Perkotaan

SAMPIT— Meski disibukkan dengan polemik pencalonan dirinya sebagai bakal calon wali kota di Pilkada…

Jumat, 19 Januari 2018 18:13

MANTAP. . . Harus Gerak Cepat Atasi Masalah

SAMPIT— Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi mengaku, semangatnya bersama Wakil Bupati Kotim…

Jumat, 19 Januari 2018 18:06

Kotim Kaya akan Bebuahan Lokal

SAMPIT—  Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi berupaya mempromosikan buah-buahan…

Jumat, 19 Januari 2018 12:28

BPJS Kesehatan Sinergi dengan Pemda untuk Wujudkan UHC

SAMPIT – Langkah cepat harus dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Sampit untuk mewujudkan jaminan kesehatan…

Kamis, 18 Januari 2018 20:49

MANTAP INI!!! Ancam Pindahkan Pegawai Rumah Sakit

SAMPIT – BupatiKotim Supian Hadi kembali mengevaluasi pelayanan di RSUD dr Murjani Sampit. Dia…

Kamis, 18 Januari 2018 20:32

Rumah Subsidi Naik Menjadi Rp 142 Juta

SAMPIT - Real Estate Indonesia (REI) Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan pembangunan 1.500 rumah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .