MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Rabu, 08 November 2017 13:54
WAH PARAH!!! Kawasan Konservasi Dirusak Pemburu Madu
RUSAK: Kerusakan kawasan TWA Tanjung Keluang pasca pohon-pohon ditumbangkan untuk diambil madu kelulut.(JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Pemburuan madu kelulut di kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Tanjung Keluang semakin marak. Pemburuan ini tidak hanya memutus rantai makanan satwa, tapi juga merusak ekosistem.

PPL TWA Tanjung Keluang Siswanto alias Azis menyampaikan, perburuan madu kelulut marak di TWA Tanjung Keluang dan desa-desa pesisir seperti Desa Kubu, Bakau, dan Bogam. Sasarannya tentu pohon yang berada di wilayah hutan mangrove dan benipah.

”Perburuan madu kelulut sekarang ini mulai marak, tentunya berdampak kepada ekosistem hayati,” ujar Azis, Selasa (7/11).

Menurut Azis, madu kelulut merupakan asupan cadangan makanan satwa-satwa di dalam hutan, seperti beruang madu dan burung-burung endemik bakau yang juga penghisap madu.

Eksploitasi madu kelulut ini sudah berlebihan. Perburuan dengan cara merusak kawasan secara masif dan terus menerus.

“Kami sudah peringatkan berkali-kali, namun tidak digubris dan masih berlangsung sampai saat ini,” ungkap Azis.

Azis mengukapkan, perburuan menggunakan chainsaw kecil. Karena menimbulkan suara yang cukup keras, para pemburu madu kelulut beralih menggunakan gergaji dan kapak untuk merobohkan pohon-pohon yang ada madu kelulutnya. 

“Polanya random. Hanya pohon-pohon yang ada madunya saja ditebangi. Ada lima titik jalur perambahan di kawasan TWA Tanjung Keluang,” kata Azis.

Kerusakan parah terjadi di TWA Tanjung Keluang, pohon-pohon bekas madu kelulut semua tumbang. Sebagian menindih bibit-bibit pohon dan sebagian menutupi parit kecil dan sungai kecil.

Azis berharap, tidak ada lagi perburuan madu kelulut di kawasan hutan konservasi yang merupakan benteng terakhir untuk keberlangsungan ekosistem hayati. Menebang pohon dan mengambil madu sama halnya memutus rantai makanan satwa di dalam kawasan hutan.

”Kiranya mohon ditindak tegas untuk mengusut pemburu dan pengumpul madunya, agar tidak merambah luas aktivitas ilegal ini di kawasan konservasi  yang lain,” pungkasnya. (jok/yit)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 09:51

BBGRM Buka Layanan KB Gratis

NANGA BULIK – Puluhan ibu-ibu dari Kelurahan Tapin Bini dan sekitarnya antusias mendatangi mobil…

Kamis, 19 April 2018 12:16

Penjual Miras dan Penjudi Dibekuk

KOTAWARINGIN LAMA – Patroli kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) jajaran Polsek Kotawaringin…

Kamis, 19 April 2018 11:57

Pelajar SMP Gelar Pecoblosan di Sekolah

PANGKALAN BANTENG- Hans Deka dan Lutfi Hadi terpilih menjadi Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Swasta Indah…

Kamis, 19 April 2018 09:01

Potensi Wisata di Pasir Panjang Harus Terus Dikembangkan

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) akan bekerja sama dengan Pemerintah…

Kamis, 19 April 2018 08:57

Pengaspalan Jalan ke Kolam Dilanjut

PANGKALAN BUN-Pembangunan  jalan Pangkalan Bun - Kolam terus digenjot oleh Pemerintah Provinsi…

Rabu, 18 April 2018 10:50

Kumpul Kebo Lima Remaja Diciduk Satpol PP

PANGKALAN BUN - Di duga kuat berbuat mesum, dua remaja laki-laki dan 3 remaja perempuan yang sedang…

Rabu, 18 April 2018 10:43

Ketua Karang Taruna Persunting Kades Lalang

KOTAWARINGIN LAMA – Kepala Desa (Kades) Lalang Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Utin Nur Elija…

Rabu, 18 April 2018 09:47

Jalan Raya Pasir Panjang Diperlebar

PANGKALAN BUN -  Jalan Raya Pasir Panjang yang menghubungkan Pangkalan Bun – Kumai …

Rabu, 18 April 2018 09:45

Wiiihh Hebat!!! PDAM Raih Top BUMD 2018

PANGKALAN BUN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun kembali mendapat penghargaan…

Selasa, 17 April 2018 19:35

MEMILUKAN!!! Korban Kebakaran Wafat di Pengungsian

PANGKALAN BUN – Suasana pengungsian korban kebakaran mess karyawan PT Korindo Ariabima Sari, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .