MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Rabu, 08 November 2017 13:54
WAH PARAH!!! Kawasan Konservasi Dirusak Pemburu Madu
RUSAK: Kerusakan kawasan TWA Tanjung Keluang pasca pohon-pohon ditumbangkan untuk diambil madu kelulut.(JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Pemburuan madu kelulut di kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Tanjung Keluang semakin marak. Pemburuan ini tidak hanya memutus rantai makanan satwa, tapi juga merusak ekosistem.

PPL TWA Tanjung Keluang Siswanto alias Azis menyampaikan, perburuan madu kelulut marak di TWA Tanjung Keluang dan desa-desa pesisir seperti Desa Kubu, Bakau, dan Bogam. Sasarannya tentu pohon yang berada di wilayah hutan mangrove dan benipah.

”Perburuan madu kelulut sekarang ini mulai marak, tentunya berdampak kepada ekosistem hayati,” ujar Azis, Selasa (7/11).

Menurut Azis, madu kelulut merupakan asupan cadangan makanan satwa-satwa di dalam hutan, seperti beruang madu dan burung-burung endemik bakau yang juga penghisap madu.

Eksploitasi madu kelulut ini sudah berlebihan. Perburuan dengan cara merusak kawasan secara masif dan terus menerus.

“Kami sudah peringatkan berkali-kali, namun tidak digubris dan masih berlangsung sampai saat ini,” ungkap Azis.

Azis mengukapkan, perburuan menggunakan chainsaw kecil. Karena menimbulkan suara yang cukup keras, para pemburu madu kelulut beralih menggunakan gergaji dan kapak untuk merobohkan pohon-pohon yang ada madu kelulutnya. 

“Polanya random. Hanya pohon-pohon yang ada madunya saja ditebangi. Ada lima titik jalur perambahan di kawasan TWA Tanjung Keluang,” kata Azis.

Kerusakan parah terjadi di TWA Tanjung Keluang, pohon-pohon bekas madu kelulut semua tumbang. Sebagian menindih bibit-bibit pohon dan sebagian menutupi parit kecil dan sungai kecil.

Azis berharap, tidak ada lagi perburuan madu kelulut di kawasan hutan konservasi yang merupakan benteng terakhir untuk keberlangsungan ekosistem hayati. Menebang pohon dan mengambil madu sama halnya memutus rantai makanan satwa di dalam kawasan hutan.

”Kiranya mohon ditindak tegas untuk mengusut pemburu dan pengumpul madunya, agar tidak merambah luas aktivitas ilegal ini di kawasan konservasi  yang lain,” pungkasnya. (jok/yit)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 19:39

Jalan Alun-Alun Rusak

NANGA BULIK – Sejumlah warga mempertanyakan kualitas jalan dalam kota Nanga Bulik menuju alun-alun…

Selasa, 23 Januari 2018 19:29

Tabrak Mobil, Anak 12 Tahun Terkapar

MUARA TEWEH – Rahmad Hidayat (12), seorang anak menjelang remaja yang diketahui beralamatkan di…

Senin, 22 Januari 2018 18:34

PPDP Coklit Serentak

NANGA BULIK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamandau telah melaksanakan Gerakan Pencocokan dan…

Senin, 22 Januari 2018 18:30

Pengadilan Negeri Siap Diresmikan

NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau telah menyediakan dua gedung pinjaman untuk kantor…

Minggu, 21 Januari 2018 00:58

Warga Temukan Mayat Sapi Tak Bertuan

KOTAWARINGIN LAMA – Warga RT 04, RT 05 dan RT 06  di Desa Sagu Sukamulya Kecamatan Kotawaringin…

Minggu, 21 Januari 2018 00:56

Ternyata Ini Penyebab Kematian Fadli, Duda yang Ditemukan Membusuk

PANGKALAN BUN – Kematian Fadli (40), seorang duda yang ditemukan sudah membusuk  dalam kelambu…

Kamis, 18 Januari 2018 20:08

ASTAGA!!! Sopir Ugal-Ugalan Tabrak Dua Warga

PANGKALAN LADA - Kecelakaan tragis terjadi di Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Rabu…

Kamis, 18 Januari 2018 20:03

Nah Loh!!! Tribun Stadion Roboh, Kades Salahkan Tukang

PANGKALAN BUN - Proyek pengerjaan tribun penonton di  RT 06, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten…

Kamis, 18 Januari 2018 19:45

Hore! Pasar Indra Sari Segera Diresmikan

PANGKALAN BUN – Pembangunan Pasar Indra Sari sudah rampung. Para pedagang diminta bersabar menanti…

Kamis, 18 Januari 2018 19:43

Sekolah Harus Berdayakan Angkot

PANGKALAN BUN - Guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, para pelajar diminta untuk menggunakan angkutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .