MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 08 November 2017 14:09
Kebakaran di Kompleks Pasar Keramat, Ini Jumlah Kerugian yang Ditaksir

Diduga karena Korslet

HABIS: Bangunan barak yang hangus dilalap si jago merah pada Senin (6/11) malam lalu. (USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Kebakaran yang menghanguskan dua barak di komplek Pasar Keramat, Kecamatan Baamang, pada Senin (6/11) malam lalu, menyisakan kesedihan bagi pemilik barak, Budi. Pria 51 tahun tersebut mengaku merugi hingga ratusan juta rupiah lantaran bangunan indekos yang terbakar itu adalah usaha yang sudah digeluti selama puluhan tahun.

Kepada koran ini, Budi mengaku tidak berada di lokasi ketika musibah kebakaran itu berlangsung. Ia sedang ada keperluan lain di luar kota. Ketika salah seorang warga menghubunginya, ia terkejut dan membayangkan kerugian materil yang harus ia tanggung. ”Jelas sudah di benak saya berapa kerugian yang harus saya terima. Sekitar dua ratus jutaan,” ujar pria yang berdomisili di Ketapang itu, Selasa (7/11) pagi.

Selain itu, lanjut Budi, pembenahan bangunan yang kini tinggal puing itu juga membutuhkan waktu lama. Ia mengaku bingung harus mengadu kepada siapa. Oleh karena itu, pihaknya akan berkoordinasi pada keluarga sebelum memutuskan untuk menjadikan lokasi barak yang terbakar itu sebagai tempat usaha lain.

Dari pantauan wartawan, lokasi kebakaran masih cukup ramai. Selain karena berada di lingkungan pasar, beberapa warga terlihat membersihkan jalanan yang kotor dipenuhi puing-puing bangunan yang terlempar saat kebakaran malam sebelumnya.

Dua orang terlihat memasang kabel baru untuk memulihkan listrik yang padam akibat kabel yang putus karena terbakar. Delapan orang lainnya menyingkirkan puing reruntuhan yang mengotori jalanan. Sementara lima anak bermain melintasi garis polisi dan masuk ke dalam bangkai bangunan.

Bangunan yang kini tinggal kenangan itu hanya tersisa kerangkanya. Dindingnya ambrol, lantainya terkikis api, dan atapnya tak bersisa, sehingga salah satu rumah di samping barak yang hangus itu terlihat kontras.

Sementara itu, Kapolsek Baamang AKP Agoes Tri mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan olah TKP. Laporan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting. Terkait adanya dua lilin yang dinyalakan oleh penghuni barak yang terbakar bernama Suprianto (47) pada malam kejadian, pihaknya masih belum melakukan penyelidikan secara mendalam.

”Untuk laporan adanya dua lilin yang dinyalakan sehingga menyebabkan kebakaran, masih belum dapat dibenarkan apakah hal tersebut yang menyebabkan kebakaran. Kami (polisi) akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk dapat menuntaskan kasus ini,” ujarnya, Selasa siang.

Warga bernama Triyono (48) yang mengaku ahli bangunan mengatakan bahwa material gedung yang sepenuhnya terbuat dari kayu menyebabkan api cepat berkobar dan merembet ke bangunan yang berada di dekatnya. Bahkan ketika hujan turun begitu deras, kobarannya sulit dipadamkan, lantaran bahannya dari kayu yang sudah tua.

”Bangunan barak yang terbakar itu sudah berumur hampir enam puluh tahun. Saya orang yang tinggal dekat dengan komplek pasar, makanya saya tahu sejarahnya. Sejak pertama berdiri memang minim peremajaan. Apa lagi materialnya dari kayu, jelas mudah sekali terbakar dan merembet ke titik lain. Oleh karena itulah, kenapa waktu malam kejadian itu ada hujan deras tapi api masih berkobar,” jelasnya. (ron/dwi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 06:17

Emak-Emak Nekat!! Pura-Pura Beli Berujung Mencuri

SAMPIT – Tiga emak-emak alias ibu-ibu paruh baya terekam kamera mencuri emas di sebuah toko di…

Jumat, 19 Oktober 2018 17:36

WEW!!! Pengenaan Biaya untuk Penunggu Pasien, Nyaris Jadi Blunder

SAMPIT – Kesepakatan antara DPRD Kotim dan manajemen rumah sakit membatalkan penerapan tarif bagi…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:59

BEJAATTTT!!! Honorer Pemkab 'Goyang' Anak SMP

BUNTOK - Nafsu setan merasuki seorang honorer di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel)…

Kamis, 18 Oktober 2018 16:54

ADUHHH!!! Sampit Banjir Sabu Asal Kalbar

SAMPIT – Kota Sampit masih menjadi pangsa pasar peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Meski satu…

Kamis, 18 Oktober 2018 16:49

YA TUHAN!!! Kapal Karam, Dua Hilang Ditelan Lautan

SAMPIT – Kapal Motor (KM) Jala Kencana karam di muara Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur,…

Kamis, 18 Oktober 2018 09:11

Menikmati Keindahan Sekaligus Kehancuran, Berebut Keluar dari Wilayah Bencana

TIADA yang tahu kapan datangnya musibah. Sehari sebelum kejadian, saya seperti diberikan kesempatan…

Kamis, 18 Oktober 2018 09:09

APES APA KONYOL??? Ketiduran di dalam Gedung, Maling Walet Ditangkap

SAMPIT – Satu komplotan pencurian sarang burung walet yang masih berusia remaja, LF (17) giliran…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:20

WAH GAWAT!!! Biaya Berobat Bakal Kian Berat

SAMPIT – Biaya berobat di RSUD dr Murjani Sampit bakal semakin berat. RSUD dr Murjani Sampit mengambil…

Rabu, 17 Oktober 2018 09:13

Jerit dan Tangis Bersahutan, Menyaksikan Kehancuran dari Ketinggian

KOTA yang awalnya penuh keindahan itu seketika hancur ketika diguncang bencana. Gempa berkekuatan 7,4…

Selasa, 16 Oktober 2018 14:36

Tersangka Sabu Melahirkan, Bayi Lucunya Bakal Diadopsi

SAMPIT –Suasana tegang sangat terasa di Puskesmas Baamang, Senin (15/10), sekitar pukul 01.30.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .