SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PANGKALANBUN

Kamis, 09 November 2017 15:32
Pengendara Bandel Perlu Disanksi
JALAN DIPORTAL: Sejumlah truk antre di atas jembatan Sungai Lamandau, Kecamatan Kotawaringin Lama, Rabu (8/11). Truk menunggu portal dibuka.(GUSTI HAMDAN/RADAR PANGKALAN BUN)

KOTAWARINGIN LAMA – Larangan bagi kendaraan roda enam melintas di jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama tak ditaati para penguna jalan.  Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Barat, Dinas PUPR Kobar, serta Pemerintah Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) seakan tak berdaya menghadapi masalah ini.

Kini, larangan serupa juga dikeluarkan oleh Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, dengan memasang spanduk di muara jalan Pangkalan Bun-Kolam, Bundaran Mahkota Kecamatan Kolam. Namun lalu lalang truk tetap banyak, terutama pada malam hari dan sore.

Kemarin (8/11), tampak sejumlah truk ngantre di atas jembatan Sungai Lamandau, Kecamatan Kolam, menunggu portal dibuka.

Salah seorang warga yang bertempat tinggal tidak jauh dari jembatan Sungai Lamandau mengatakan, antrean sore kemarin masih sedikit. Di hari-hari sebelumnya, antrean lebih panjang, baik dari arah Pangkalan Bun ataupun dari arah Kolam.

Udin warga lainnya mengusulkan adanya sanksi tegas bagi para sopir truk yang melanggar larangan. Sebab, portal ataupun larangan di spanduk tidak berdampak signifikan.

“Untuk menertibkan ini perlu sanksi tegas. Kalau tidak, percuma dan jalan akan segera rusak. Akhirnya warga Kotawaringin Lama yang menerima dampaknya sementara truk ini mengangkut barang untuk wilayah luar Kecamatan Kotawaringin Lama,” usul Udin.

Sebelumnya, anggota DPRD Kobar Bambang Suherman meminta Pemkab Kobar segera tanggap agar jalan menuju ke kecamatan tertua di Kobar itu tidak cepat rusak akibat kendaraan roda enam yang bermuatan berat.

Bambang meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kobar  berkoordinasi dengan Polsek Kolam untuk menangani masalah ini. Ruas jalan yang masih berupa timbunan tanah bakal rusak jika dilewati truk.(gst/yit)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2024 16:07

Petani Sawit Lamandau Bersertifikat RSPO Dapat Insentif

NANGA BULIK - Ratusan petani swadaya kelapa sawit di Desa…

Selasa, 30 Januari 2024 19:07

Dukung Pengembangan Pertanian, Pj Bupati Kobar Resmikan Penggilingan Padi di Desa Palih Baru

PANGKALAN BUN, radarsampit.com - Untuk mendukung produksi pangan di Kabupaten…

Rabu, 24 Januari 2024 11:13

Korban Mobil Ugal-ugalan di Pangkalan Bun Masih Koma

Empat korban pengemudi mobil ugal-ugalan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 23 Januari 2024 01:06

Seruduk Tiga Pemotor, Mobil Remuk Diamuk Massa di Pangkalan Bun

Sebuah mobil dengan nomor pelat KH **** RA di Pangkalan…

Selasa, 23 Januari 2024 00:55

Kamar Pasien Kelas III RSSI Pangkalan Bun Perlu Penambahan

Sejumlah fasilitas dan ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum…

Selasa, 23 Januari 2024 00:53

ODGJ Kian Menjamur di Pangkalan Bun

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kian menjamur di Kota Pangkalan…

Senin, 22 Januari 2024 19:40

Pj Bupati Kobar Budi Santosa Ingin Kembalikan Adipura ke Kota Pangkalan Bun

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) di bawah…

Minggu, 21 Januari 2024 11:45

Rody, Juni, atau Aida yang Bakal Jadi Sekda Kobar?

Dari delapan calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Barat yang…

Minggu, 21 Januari 2024 11:17

Warga Pangkalan Bun Keluhkan Ceceran Sampah dari Truk Pengangkut

Aktivitas truk pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten…

Minggu, 21 Januari 2024 11:13

Dua Joki Judi Online di Pangkalan Bun Diringkus Polisi

Polres Kotawaringin Barat berhasil mengungkap praktek perjudian online dengan meringkus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers