MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Sabtu, 11 November 2017 15:28
Ratusan Botol Disita, Pemilik Kafe Terancam Denda Puluhan Juta
DISITA: Ratusan botol miras yang disita aparat dari sebuah kafe yang menjual minuman itu secara ilegal, Rabu (8/11) malam.(RONI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Pemilik salah satu kafe di Jalan HM Arsyad berinisal DA (38), dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) setelah polisi menyita ratusan miras di tempat usahanya pada Rabu (8/11) lalu. DA juga sudah ditetapkan tersangka terkait kepemilikan minuman beralkohol tanpa izin yang dijualnya.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kotim sebelumnya sudah tidak menerbitkan izin menjual minuman beralkohol kepada kafe milik DA. Namun, DA tidak mempedulikannya dan tetap menjual ratusan miras berbagai merek secara bebas pada pengunjung yang datang.

Polisi menjerat mereka menggunakan Peraturan Daerah (Perda) Kotim Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pengawasan Minuman Beralkohol. Untuk tipiring, ancaman minimalnya Rp 25 juta dan paling banyak Rp 50 juta, serta kurungan minimal tiga bulan dan paling lama enam bulan.

Kasat Sabhara Polres Kotim AKP Bambang Suwiji mengatakan, ketika pihaknya melaksanakan razia peredaran minuman yang mengandung alkohol di kafe DA, ditemukan sebanyak 431 botol miras berbagai merek.

”Setelah mendapati penjual miras tanpa izin, kami langsung mengamankan pemilik kafe dan menyita 431 minuman beralkohol dari berbagai merek. Tujuannya, untuk menertibkan dan menyadarkan masyarakat agar tak meminum dan menjual miras tanpa izin," ujar Bambang, Jumat (10/11).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Samsul Bahri mengatakan, DA sempat diperiksa, namun tidak ditahan lantaran jenis pidananya ringan. Kasus tersebut sudah ditangani unit Sabhara, namun pihaknya tetap melakukan pantauan dan mengimbau masyarakat agar menjauhi miras.

Samsul berpendapat, miras ilegal dan tidak berizin dapat menyebabkan bahaya bagi yang mengonsumsi. Hal itu dikarenakan siapa pun tidak tahu, apakah miras ilegal itu bagus kualitasnya atau justru oplosan. Oleh karena itu, dia mengharapkan masyarakat tidak menenggak minuman keras sembarangan.

”Saya imbau menjauhi miras, apalagi ilegal. Bisa berbahaya bagi kesehatan. Untuk kasus DA ini, bukan saya yang pegang, tapi Unit Sabhara. Tapi bagaimanapun juga, saya akan ikut monitor. Namun, sejauh ini belum ada unsur kriminal, seperti kekerasan di lokasi (kafe) tersebut," tegas Samsul.

Unit Sabhara juga sempat mendatangi tempat hiburan malam (THM) di Jalan Ahamd Yani. Namun, di tempat karaoke itu, mereka tidak menemukan satupun aktivitas penjualan miras.

”Untuk DA, sudah dilakukan pemanggilan guna proses pemeriksaan. Untuk proses selanjutnya, biar unit Sabhara nanti yang mengcover. Karena beliau yang menangani kasusnya. Kalau di karaoke Jalan Ahmad Yani itu, nihil hasilnya," kata Samsul.

Masih banyaknya penjualan miras di Sampit, membuat warga miris. Mereka beranggapan dan meyakini banyak penjual minuman memabukan yang bebas menjalankan aksinya. Karena itu, dengan adanya penyitaan di kafe milik DA itu, diharapkan memberikan efek jera pada pengusaha tempat hiburan malam yang tidak mematuhi aturan.

”Kami yakin, masih banyak penjualan miras di luar sana. Bahkan, mungkin ada produksi miras ilegal. Tapi entah, benar apa tidak. Kalau melihat situasinya sekarang, banyak remaja mabuk, kami yakin ada yang memproduksi," kata salah seorang warga Jalan Ahmad Yani. (ron/ign)


BACA JUGA

Jumat, 18 Mei 2018 15:21

Awal Ramadan, Cuaca Cukup Menantang

SAMPIT- Kondisi cuaca awal Ramadan ini akan cukup menantang. Pasalnya suhu udara akan lebih panas dari…

Jumat, 18 Mei 2018 10:50

Jangan Khawatir, Daging Beku Steril

SAMPIT – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kotawaringin Timur Heru Rio Wibisono mengatakan,…

Jumat, 18 Mei 2018 10:40

Jangan Nodai Ramadan!

SAMPIT – Beberapa ulama di Sampit menegaskan agar menjadikan bulan Ramadan sebagai waktu uji dan…

Kamis, 17 Mei 2018 16:14

Begini Suasana Tarawih Perdana di Sampit

SAMPIT – Tarawih perdana memasuki bulan suci Ramadan yang digelar tadi malam, masjid dipenuhi…

Kamis, 17 Mei 2018 15:40

Indahnya Deklarasikan Damai Lintas Agama

SAMPIT – Tujuh tokoh lintas agama di Kotawaringin Timur membacakan deklarasi damai di depan Bupati…

Kamis, 17 Mei 2018 10:37

Anggarkan Rp 1 Miliar Bangun Masjid

SAMPIT – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menganggarkan dana Rp 1 miliar dari APBD provinsi…

Kamis, 17 Mei 2018 10:34

Warung Makan Diminta Tak Buka Siang Hari

SAMPIT – Bupati Kotim Supian Hadi resmi membuka Pasar Kuliner Ramadan di Taman Kota Sampit, Rabu…

Rabu, 16 Mei 2018 11:16

Biasakan Anak Membaca sejak Usia Dini

  SAMPIT – Guna meningkatkan kecintaan anak terhadap baca dan tulis, mereka harus dibiasakan…

Rabu, 16 Mei 2018 11:07

PDAM Diminta Tingkatkan Kualitas Air

SAMPIT – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Dharma Tirta Sampit diminta terus meningkatkan kualitas…

Selasa, 15 Mei 2018 15:30

Besok, Pasar Ramadan Dibuka

SAMPIT – Pasar Ramadan di Taman Kota Sampit akan dibuka untuk umum mulai Rabu (16/5) sore. Beragam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .