MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Minggu, 12 November 2017 01:21
Perda Jalan Khusus Kurang Maksimal, Kok Bisa?
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng Leonard S Ampung

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Kerusakan jalan pada sejumlah titik di Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagian besar disebabkan lalu lintas angkutan dengan tonase besar, khususnya milik perusahaan besar swasta (PBS).Peraturan Daerah (Perda) Kalteng Nomor 7 Tahun 2013 tentang Jalan Khusus, seolah tak maksimal penegakannya di lapangan.

Pengawasan oleh pihak terkait dan minimnya sarana prasarana, seperti jembatan timbang, menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perda sulit dimaksimalkan.

”Perda Jalan Khusus sudah ada. Sekarang pihak terkait, seperti perhubungan dan kepolisian yang melakukan pengawasan dan penindakannya. Pertanyaannya, siapkah peralatan kita, seperti jembatan timbang, hingga manajemennya? Itu semua harus dipertimbangkan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng Leonard S Ampung.

Dengan adanya perda tersebut, ucap Leo, secara tidak langsung membentuk suatu koordinasi antara pihak yang akan dilibatkan. Hanya saja, pelaksanaannya di lapangan yang harus dimaksimalkan lagi. Terlebih penguatan dalam bentuk sarana dan prasarana.

”Saya tidak mengatakan perda ini tidak terlaksana. Hanya saja, ada pertimbangan yang harus diperhatikan supaya maksimal,” katanya.

Kategori jalan di Kalteng, lanjutnya, masih kelas tiga dengan spesifikasi maksimal delapan ton. Saat datang angkutan dari luar, khususnya dari Jawa yang melebihi spesifikasi itu, kerusakan jalan di Kalteng menjadi lebih cepat.

”(Angkutan) masuk dari pelabuhan, terus lanjut lagi ke jalan kabupaten. Ya rusaklah jalan. Artinya, kerusakan jalan akibat hal tersebut menjadi lebih cepat,” katanya.

Hal ini, lanjutnya, juga berdampak besar terhadap penggunaan anggaran infrastruktur. Anggaran yang mestinya digunakan untuk pemeliharaan, terpaksa dialihkan untuk perbaikan. Akibatnya, penanganan jalan pada sejumlah titik tidak bisa dilakukan sesegera mungkin.

”Ya, dampaknya cukup besar. Karena kerusakan jalan pada satu titik saja, akan membuat penanganan di titik lainnya sedikit terganggu. Karena itu, tinggal pelaksanaan aturannya yang diperkuat,” tandasnya. (sho/ign)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 09:16

Kabar Gembira!!! Sampit – Jakarta Bisa Pakai Kapal

SAMPIT – Guna memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat, transportasi laut jurusan Sampit-Jakarta…

Kamis, 24 Mei 2018 17:01

INNALILLAH!!! Pergi Berkebun, Pulang Jadi Mayat

NANGA BULIK - Diduga akibat epilepsi (ayan), Herman (44) warga Desa Tanjung Beringin ditemukan…

Rabu, 23 Mei 2018 16:35

Tertarik dengan Islam sejak SD, Dimotivasi Ayah yang Seorang Pendeta

Lima tahun sudah Shantiko Hatmojo (33) menjadi seorang muslim. Keluarganya yang menjunjung tinggi Pancasila,…

Rabu, 23 Mei 2018 16:30

Satpol PP Kotim Tegaskan Tak Ada Pungli

SAMPIT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotim menegaskan, tak ada oknum di instansi tersebut…

Rabu, 23 Mei 2018 10:41

CATAT NIH!!! Boleh Bayar Zakat Fitrah di Awal Ramadan

SAMPIT – Kebanyakan umat muslim mengeluarkan zakat fitrah menjelang Idulfitri. Padahal, zakat…

Selasa, 22 Mei 2018 15:21

DAD Didesak Nonaktikan Damang Parenggean

SAMPIT – Damang Kepala Adat Kecamatan Parenggean berinisial Jn mendapat mosi tidak percaya dari…

Selasa, 22 Mei 2018 15:03

Masih Ada Guru Wajib Absensi Sesuai Jam Kerja ASN

SAMPIT – Instruksi Pemkab Kotim yang disampaikan Bupati Kotim Supian Hadi maupun Sekda Halikinnor…

Selasa, 22 Mei 2018 11:41

Warga Pilih Mudik di Awal Ramadan, Ini Alasannya

SAMPIT- Arus mudik menggunakan kapal laut mulai terlihat di Pelabuhan Sampit, Senin (21/5). Sejumlah…

Senin, 21 Mei 2018 17:30

Ratusan Personel Amankan Gereja di Sampit

SAMPIT – Satu pekan usai teror bom yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia membuat aparat menetapkan…

Senin, 21 Mei 2018 17:27

Bekas Pelacuran Diawasi Ketat

PANGKALAN BANTENG – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berusaha keras mencegah kembalinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .