MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 13 November 2017 10:47
TERNYATA!!! Penyeludup Sabu ke Lapas Itu Residivis
NARKOBA: Siti Ravika (kiri), Frengky Ardi (tengah), Ahmad Bustomi (kanan) tersandung kasus sabu-sabu.(Foto Kalapas Pangkalan Bun )

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Penyeludup sabu-sabu ke dalam Lapas Pangkalan Bun, Siti Ravika, ternyata seorang residivis. Dia pernah tersandung kasus pengeroyokan dan baru tiga bulan lalu bebas dari penjara.

Siti Ravika tertangkap membawa sabu-sabu ke dalam Lapas Pangkalan Bun, Jumat (10/11) pukul 11.00 WIB.  Siti menyembuyikan dua paket narkoba di dalam mulut dan BH, masing-masing berisi 0,53 gram. Narkoba itu rencananya ingin dia serahkan kepada salah satu narapidana, Ahmad Bustomi.    

Saat diinterogasi petugas, Siti mengaku disuruh Frengky untuk mengantarkan titipan kepada Ahmad Bustomi yang merupakan napi kasus narkoba. ”Yang menemukan saat itu Bu Kartini, petugas yang memeriksa pengunjung perempuan,” kata Kepala Lapas Klas IIB Pangkalan Bun Arief Gunawan. 

Untuk memastikan bahwa bungkusan yang dibawa Siti adalah sabu-sabu, petugas Lapas menghubungi Kasat Narkoba Polres Kobar. Sambil menunggu kedatangan Kasat Narkoba Polres Kobar, petugas Lapas mencari Frengky, lalu menangkapnya di parkiran Lapas.

Sementara itu Ahmad Bustomi yang sedang meringkuk di dalam Lapas langsung dipanggil dan diperiksa petugas. Dia menyatakan tidak memesan barang haram tersebut.  

”Tidak mengaku dia. Bilang Frengky, bahwa Bustomi memesan melalui pesan singkat,” ungkap Arief.

Lebih lanjut Arief mengungkapkan, Siti Ravika merupakan ”lulusan” Lapas Pangkalan Bun tiga bulan lalu. Selama menjadi warga binaan, sosoknya datar-datar saja. ”Dia tidak mau ikut kegiatan apapun dan memang tidak bisa apa-apa. Ikut senam, tidak bisa. Menari, juga tidak bisa,” ujar Arief, Minggu (12/11).

Malam itu juga, usai penangkapan Siti, petugas Lapas Pangkalan Bun merazia setiap blok tahanan. Petugas menemukan handphone milik Bustomi, namun semua pesan singkat telah dihapus.

”Sekarang dia (Bustomi) di sel sendirian dengan kaki dirantai. Kita BAP (berita acara pemeriksaan) juga, sedangkan Siti Ravika berada di blok wanita. Frengky ditahan di Polsek Arsel,” ungkapnya.

Menurut Arief, Frengky merupakan pemain baru yang berperan sebagai  pengedar. Ini terlihat dari posisi dia yang menjual sabu-sabu kepada Bustomi melalui kurir Siti Ravika.   

”Saya tidak tahu juga Siti Ravika ini diupah berapa oleh Frengky, sehingga mau menyeludupkan benda tersebut. Padahal Siti Ravika dites urine, hasilnya negatif,” imbuhnya.

Arief menyampaikan, bahwa pihaknya sudah berusaha melakukan sosialisasi kepada pengunjung baik berupa pengumuman di ruang daftar dan membuat surat imbauan kepada pengunjung. Dia sendiri langsung menyosialisasikan kepada pengunjung terkait aturan masuk ke dalam Lapas saat berkunjung dan daftar benda yang tidak boleh dibawa.

Selain itu, dia sudah membuat pengumuman melalui rekaman suara imbauan yang diputar setiap hari di ruang daftar kunjungan. ”Saya juga mengusulkan, pemberian penghargaan buat petugas yang mempunyai dedikasi dan integritas dalam bertugas,” pungkasnya. (jok/yit)

 


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 12:03

Duhhhh!!!! Lahan untuk SUTT di Seruyan Bersengketa

SAMPIT-Proses pembangunan  tapak dan jalur  Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di …

Jumat, 13 Juli 2018 22:55

Ketika Ahli Waris Alm Brata Ruswanda Mencari Keadilan

PANGKALAN BUN – Sengketa tanah antara penggugat ahli waris almarhum Brata Ruswanda di Pangkalan…

Kamis, 12 Juli 2018 16:00

Demi "Kencing Setan" Pria Ini Nekat Jual Burung Tetangga

PANGKALAN BUN - Seorang pelajar masih duduk di bangku kelas XI SMA, inisial D (17) warga jalan Pemuda…

Kamis, 12 Juli 2018 15:56

HOREEEE!!!! 4000an Pelajar Bakal Terima Seragam Gratis

PANGKALAN BUN- Sekitar 4000an lebih pelajar  SD dan SMP sederajat dari keluarga kurang mampu di…

Kamis, 12 Juli 2018 15:53

Aparat Didesak Tindak Pencabut Plang

PANGKALAN BUN-Aparat hukum  didesak segera bertindak atas kejadian pengrusakan plang papan nama…

Rabu, 11 Juli 2018 15:19

Pendaftaran Bacaleg Masih Sepi

PANGKALAN BUN- Hingga hari ketujuh masa pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) di Komisi Pemilihan…

Rabu, 11 Juli 2018 15:16

Di Kobar, Mantan Terpidana Korupsi Tetap Dilarang Mencaleg

PANGKALAN BUN— Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun…

Rabu, 11 Juli 2018 14:48

BIKIN GERAM!!! Fasilitas Umum Dijadikan Gudang, Listriknya Dicuri

PANGKALAN BUN - Bangunan tempat mandi cuci kakus (MCK) yang  di kawasan lokasi Monumen Palagan…

Rabu, 11 Juli 2018 10:04

Bantaran Sungai Lamandau Perlu Ditata

NANGA BULIK- Bantaran Sungai Lamandau dinilai perlu ditata lebih bagus. Dengan penataan bantaran sungai…

Rabu, 11 Juli 2018 10:01

Ombak Besar, Nelayan Diimbau Berhati-hati

SUKAMARA – Kondisi dan cuaca di laut saat ini kurang bersahabat dan berbahaya bagi nelayan. Lantaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .