MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 15 November 2017 10:53
Polda segera Panggil Oknum Dewan Si Bos CU EPI

Polisi Telusuri Aliran Dana

ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) bakal memanggil oknum anggota DPRD Kotim, NN, yang dilaporkan dalam kasus dugaan penyelewengan ribuan nasabah Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit. Aparat masih mendalami aliran dana dan prosedur di lembaga non-perbankan itu.

”Kasus itu masih dalam penelitian dan pendalaman, karena kerugiannya besar hingga miliaran rupiah. Jadi, harus bertahan untuk memeriksanya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kalteng Kombes Ignatius Agung Prasetyoko, Selasa (14/11).

Mantan Dirnarkoba Polda Kalteng ini menuturkan, penyidik Subdit IV/Renakta (remaja, anak, dan wanita) Polda Kalteng harus mempelajari aliran dana dan prosedur di Credit Union EPI. ”Nanti kita lihat dulu bagaimana prosesnya, barang bukti, laporan, dan hal lainnya,” tegasnya saat ditanya terkait terlapor yang tercatat sebagai legislator.

Saat Radar Sampit berusaha mengonfirmasi Kasubit Renakta AKBP Siti Fauziah, perwira menengah Polri ini hanya mengungkapkan, masih tahap pemeriksaan dan pendalaman. ”Pokoknya masih pendalaman. Nanti kita sampaikan bila sudah semuanya didalami,” kata Fauziah.

Seperti diberitakan, dugaan penyelewengan dana ribuan nasabah Credit Union EPI Sampit belum ada titik terang. Nasabah mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa agar persoalan itu selesai dan dana sekitar Rp 65 miliar yang belum ada kejelasan bisa dikembalikan.

Seorang korban, Polmer Manurung mengungkapkan, pihaknya sudah menunggu perkembangan kasus itu selama beberapa minggu. Apabila penyelidikan aparat berlarut-larut, korban dugaan penyelewengan berniat melakukan aksi unjuk rasa agar ada kejelasan mengenai dana mereka di CU EPI.

Manurung menuding NN berani memakai dan meminjamkan uang atau dana nasabah kepada yang bukan anggota nasabah CU EPI. Padahal, hal tersebut tidak diperkenankan dan tidak sesuai prosedur. Uang itu di antaranya digunakan untuk bisnis SPBU dan perumahan.

”Saya mewakili nasabah ingin agar persoalan ini cepat selesai. Masa uang nasabah digunakan untuk berbisnis perumahan serta membuat laporan keuangan tahunan yang tidak benar alias fiktif?” katanya.

Menurut Manurung, dana nasabah yang diduga diselewengkan mencapai Rp 65 miliar dengan jumlah nasabah sebanyak 5.899 yang tersebar di Kotim dan Seruyan. Nasabah ada yang menyimpan uang mulai Rp 10 juta hingga miliaran rupiah. (daq/ign)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 17:02

YA TUHAN!!! Diduga Kecelakaan, Pemuda Tewas Dalam Parit

SAMPIT – Warga Kelurahan Tanah Mas digegerkan penemuan sesosok mayat pemuda, Muhammad Sulaiman…

Selasa, 20 Februari 2018 12:11

WAH GAWAT!!! Pangkalan Bun Dikepung Kebakaran Lahan

PANGKALAN BUN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 20 Februari 2018 12:05

Muhammad Rakhman Temui Habib Rizieq

PANGKALAN BUN – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng, H Muhammad Rakhman terlihat…

Senin, 19 Februari 2018 14:41

INNALILLAH!!! Pemotor Meregang Nyawa setelah Adu Kuat dengan Truk

PANGKALAN LADA-Kecelakaan maut kembali terjadi. Satu pengendara meregang nyawa, sedangkan rekan yang…

Senin, 19 Februari 2018 11:55

Duhhhh!!! di Katingan Marak Tambang Emas Ilegal

KASONGAN - Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) nampaknya masih terjadi di sejumlah wilayah…

Senin, 19 Februari 2018 11:47

Mengantuk "JEDUKKKKK" Pemotor Tabrak Pikap

SAMPIT – Ulvia Riuni, pria 29 tahun ini mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke IGD RSUD dr…

Minggu, 18 Februari 2018 00:33

NAH KAM!!! ”Onderdil” Wanita Ini Ditemukan di Kebun, Ada Apa?

KOTAWARINGIN LAMA – Aksi Pencurian cawat atau celana dalam (CD) wanita di jalan Dermaga RT 03…

Minggu, 18 Februari 2018 00:25

LAGI INDEHOY!!! Budak Sabu Ini Diringkus Polisi

PALANGKA RAYA – Aparat kepolisian mengamankan Yudi (43), warga Jalan RTA Milono Palangka Raya…

Minggu, 18 Februari 2018 00:23

ASTAGA!!! Gubernur Sebut Ada Kepala Penjara Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengeluarkan pernyataan mengejutkan…

Sabtu, 17 Februari 2018 16:37

Wew!! DAD Kalteng Kirim Batamad ke Lamandau

PALANGKA RAYA – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng bereaksi keras terhadap rekaman yang disebut-sebut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .