MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT
Kamis, 16 November 2017 14:39
Ayo Laporkan Pungli!!! Jamin Dilindungi
HARUS KOMITMEN: M Ghufron meminta untuk menghilangkan pungli harus dilakukan oleh semua pihak termasuk masyarakat, Rabu (15/11).(YUSHO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Wakil Sekretaris Satgas Saber Pungli Pusat Irjen Pol M Ghufron mengajak masyarakat mengurangi aktivitas pungutan liar (Pungli) diberbagai tempat. Menurutnya Satgas Saber Pungli tidak akan maksimal sendiri tanpa bantuan dari masyarakat.

Langkah yang bisa dilakukan masyarakat, yaitu gencar melaporkan segala aktivitas yang mengarah pada puli. Apabila laporan yang disampaikan punya bukti permulaan yang cukup, maka pelapor akan diamankan dan dilindungi.

“Kalau ada laporan terkait aktivitas pungli disertai dengan bukti permulaan yang cukup, maka yang melapor ini akan kita lindungi. Maka dari itu, tidak perlu ragu menyampaikan kalau ditemukan adanya pelanggaran tersebut,” katanya usai sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, Rabu (15/11).

Sesuai instruksi Presiden dan Menkopolhukam, lanjutnya, agar pungli disemua sektor harus dihilangkan sama sekali, tak terkecuali pungutan yang dilakukan di sekolah. Sebab, ujar dia, penghilangkan pungutan liar harus dilakukan secara menyeluruh tanpa ada satu sektor pun yang dibiarkan.

“Yang namanya pungutan liar itukan tidak boleh, apalagi ini sudah ada aturannya. Jadi kalau tidak mau ditindak, ya jangan ada pungutan liar, tak terkecuali di sekolah. Nah sederhana sajakan sebenarnya,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, upaya penghilangkan pungli ini juga harus dimulai dari masyarakat. Salah satunya dengan mambangu budaya anti pungli. Ia mencontohkan yang sering terjadi saat pengurusan data kependudukan, dimana masyarakat sering memberikan imbalan pada pada petugas dengan alasan ‘uang terima kasih’.

Hal semacam tidak sedikit terjadi oleh masyarakat sendiri. Mestinya, budaya seperti itu harus dihilangkan karena apabila terus dibiarkan akan menjadi sarana untuk melakukan pungli.

“Jujur, untuk menghilangkan budaya yang satu ini tidak gampang, karena akan muncul rasa tidak nyaman pada petugas yang sudah dibantu. Nah mestinya budaya ini dihilangkan, kalau data kependudukan selesai, ya sudah bilang terima kasih saja cukup, tanpa kasih imbalan,” ucapnya.

Untuk itu, menghilangkan pungli harus dilakukan oleh semua pihak. Pihak terkait melakukan pengawasan dan penindakan, sementara masyarakat ikut mengawasi dan menghilangkan budaya memberi imbalan.

“Kan petugas sudah punya gaji, buat apalagi kasih dia imbalan. Untuk masyarakat, setelah dilayani langsung balik kanan saja, tidak perlu kasih uang. Jadi semua itu tergantung kita melaksanakannya,” pungkasnya. (sho/vin)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 16:51

Pejabat Gumas Ramai-Ramai Ikut Jalan Sehat

KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong, Wakil Bupati Rony Karlos, dan pejabat…

Jumat, 17 November 2017 17:00

Mahasiswa UM Palangka Raya KKN-PPL ke Thailand

PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Dr. H. Bulkani, M.Pd, melepas…

Selasa, 14 November 2017 17:19

Tata Hidup Sejak Dini, Termasuk Rencana Menikah

PALANGKA RAYA - Menata hidup agar lebih baik dengan program keluarga berencana, hal itu yang selalu…

Kamis, 09 November 2017 14:06

Tenaga Kontrak DPUPR Ikuti Tes Urine, Alhasil..

PANGKALAN BUN - Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat (Kobar) saat ini gencar…

Senin, 06 November 2017 08:47

Di Katingan, Pesepeda Motor Paling Banyak Terjaring Razia

KASONGAN - Selama Operasi Zebra Telabang 2017 di Kabupaten Katingan, pesepeda motor paling banyak terjaring.…

Senin, 06 November 2017 08:32

AWAS!!! Melintas Jembatan Sei Konjoi, Hal Ini Harus Diperhatikan

KUALA KURUN – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) telah selesai mengerjakan…

Senin, 06 November 2017 08:26

Legislator Ini Menilai Bank Kalteng Membantu Masyarakat, Alasannya..

KUALA KURUN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Untung…

Jumat, 03 November 2017 10:57

Sekda Pengganti Harus Dipercaya, Kenapa???

KUALA KURUN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kamiar telah memasuki masa…

Kamis, 02 November 2017 15:24

Kasihannya Ae!!! Baru Beli, Scoopy Digondol Maling

PANGKALAN BUN - Baru tiga bulan merasakan motor baru, Rian Hadi Siswoyo kehilangan Honda Scoopy warna…

Kamis, 02 November 2017 14:58

Bawang Merah ”Banjir” Sebabkan Deflasi

PALANGKA RAYA –  Komoditas bawang merah menjadi salah satu penyebab deflasi (suatu periode…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .