MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 17 November 2017 10:32
Duhhhhh!!! Pekerjaan Jalan di Aruta Belum Maksimal
INSPEKSI: Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah dan jajarannya saat meninjau progres pembangunan jalan di Kecamatan Arut Utara, dan menemui pihak perusahaan besar swasta yang menggarap jalan setempat.(RINDUWAN/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmadi Riansyah melakukan monitoring pengerjaan jalan sepanjang 70 kilometer oleh pihak konsorsium Perusahaan Besar Swasta (PBS) perkebunan sawit dan tambang, di  Kecamatan Arut Utara, Rabu (15/11) tadi. Dirinya menilai, progress pengerjaan jalan tersebut masih mengecewakan, karena tidak dilakukan dengan serius. 

Monitoring itu dilakukan mulai jalan yang digarap oleh pihak PT Astra sepanjang 32 kilometer yang baru mulai dikerjakan.  Diketahui, perusahaan itu baru mengerjakan sekitar 10 hari dengan membuka badan jalan, selebar 16 meter dan sepanjang 12 kilometer.  

Selanjutnya Ahmadi Riansyah dan rombongan melihat pengerjaan  ruas jalan yang ditangani oleh PT BJAP I dan PT BJAP II sepanjang 16 kilometer. Namun dilokasi itu  belum ada tanda-tanda ada pengerjaan jalan. Melihat hal itu, Ahmadi merasa kaget dan menilai seolah-olah perusahaan tersebut meremehkan pengerjaan jalan yang ditinjaunya itu. 

Sementara itu, pada kesepakatan awal yang ditandatangani oleh perusahaan peserta konsorsium di tanggal 9 Agustus 2017 lalu, mereka  sepakat untuk membangun jalan di wilayah itu.Dan Pemkab Kobar menargetkan terlaksana hingga 20 Desember 2017. 

Setelah, Wakil Bupati Kobar ini lanjut meninjau pengerjaan jalan oleh pihak PT Korintiga Hutani, yang dinilainya cukup bagus. Dari total 10 kilometer yang menjadi tanggung jawab perusahaan itu, sudah sebagian besar dikerjakan dengan baik. 

Bahkan dari PT Korintiga Hutani,  menargetkan  pengerjaan jalan itu selesai pada tanggal 15 Desember atau sebelum waktu yang ditetapkan oleh Pemkab Kobar. Saat ini PT Korintiga Hutani terus mengerahkan alat berat, dan saat ini proses penimbunan latrit. 

Dan terakhir,  lokasi yang ditinjau yakni ruas jalan yang ditangani oleh PT Ensburi Kalteng Mining. Perusahaan ini telah mengerjakan baru sekitar 35 persen dari total ruang yang ditangan, yakni sepanjang 10 kilometer.  

Ahmadi menegaskan, pembangunan jalan ini bukan main-main dan Pemkab Kobar sangat serius dalam hal ini. Karena taruhannya adalah kredibilitas bupati dan wakil bupati Kobar. Karena pembangunan jalan di Aruta sepanjang 70 kilometer ini adalah terobosan mereka di tahun pertama menjabat.  

Hal ini sekaligus bukti bahwa Pemkab Kobar telah mrlakukan pembangunan dari pinggiran seperti yang diharapkan Presiden Jokowi. 

"Saya harap peserta konsorsium juga bisa serius menangani pembangunan jalan. Serta kami juga mengharapkan pembangunan selesai di tahun 2017 ini. Namun PT BJAP I dan PT BJAP II belum melakukan pengerjaan jalan sama sekali. Tentu ini menjadi perhatian serius Pemkab Kobar. Jika dibilang kecewa, terus terang kami kecewa. Karena peserta konsorsium lainnya sudah mengerjakan," papar Ahmadi.

 Ditegaskannya, Pemkab Kobar dalam waktu dekat akan memanggil PT BJAP secara khusus. Hal ini untuk mengetahui apa yang menjadi kendala perusahaan itu dalam pengerjaan jalan. "Padahal dari awal justru PT BJAP ini yang kelihatannya paling serius. Namun sampai sekarang malah paling ketinggala,” tambah Ahmadi. 

Ditegaskannya, Pemkab Kobar datang meninjau ke lapangan untuk memberikan pesan kepada peserta konsorsium agar bisa menggenjot pengerjaan jalan itu. Sehingga nanti pada awal 2018 jalan bisa dilalui dengan baik.  

"Pembangunan jalan secara konsorsium ini adalah yang paling besar selama ini yang nilainya mencapai Rp 35 Miliar lebih. Semua itu dilakukan untuk menunjang infrastruktur masyarakat di Aruta. Karena selama ini jalannya berlumpur dan sulit dilalui. Dengan pembangunan ini,  ke depan jalan di sini supaya lebih baik," pungkas Ahmadi Riansyah. (rin/gus)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 18:14

Motor Kena Tilang, Onderdil Hilang

PANGKALAN BUN - Nasib malang dialami oleh Angga Aji Kumala, warga Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai,…

Selasa, 25 September 2018 17:52

NAH KAM AE!!! Korban Bakal Surati Kejati

SAMPIT - Menanggapi polemik kasus dugaan penggelapan dana nasabah Credit Union Eka Pambelum Itah (CU…

Sabtu, 22 September 2018 14:50

Satpol PP Pelototi Eks Lokalisasi

PANGKALAN BUN-Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kotawaringin…

Sabtu, 22 September 2018 14:21

Lurah Pangkut Dikejutkan Warganya

ARUT UTARA - Lurah Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Thomas Nasir…

Jumat, 21 September 2018 16:47

Abrasi Pantai Kikis Jalan Pesisir

PANGKALAN BUN- Abrasi pantai di Desa Sebuai dan Desa Keraya, Kecamatan Kumai makin bertambah parah.…

Jumat, 21 September 2018 15:24

Tumpang Sari Karet Semangka Dinilai Cukup Berhasil

PANGKALAN BANTENG – Pendampingan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten…

Jumat, 21 September 2018 11:29

Kedelai Naik, Perajin Tahu Tempe Tertekan

PANGKALAN BANTENG - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuat resah perajin tahu dan tempe…

Jumat, 21 September 2018 11:25

Sengketa Tanah di Karang Mulya, Fraksi Golkar Minta Pemkab Turun Tangan

PANGKALAN BUN - Persoalan sengketa tanah di Desa Karang Mulya terus bergulir. Masyarakat yang merasa…

Kamis, 20 September 2018 13:28

Kemarau kok Hujan??? Ini Penjelasannya

PANGKALAN BUN - Fenomena hujan di musim kemarau yang terjadi mulai Selasa (18/9) sekitar pukul 20.00…

Rabu, 19 September 2018 18:05

Kobar Berpeluang Gelar CAT Mandiri

PANGKALAN BUN – Hari ini pemerintah akan mengumumkan formasi jabatan yang dibuka untuk penerimaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .