MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 21 November 2017 11:10
Kecam Kekerasan di Sekolah, Bupati Perintahkan Ini ke Kepala Dinas
CERIA: Bupati Kotim Supian Hadi dan Wakil Bupati Kotim M Taufiq Mukri, berada di tengah anak-anak murid SD dan TK, dalam salah satu acara di Sampit, belum lama tadi.

PROKAL.CO, SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi, mengecam jika sampai ada terjadi aksi kekerasan di lingkungan sekolah. Terutama yang menimpa para murid. Dirinya meminta kepada Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, untuk lebih aktif mengawasi seluruh sekolah. Dirinya menginginkan sekolah merupakan tempat yang nyaman dan aman untuk pelajar.

“Saya minta pihak dinas aktif untuk mengawasi dan mengingatkan para guru, agar tidak sampai terjadi kekerasan di sekolah. Sebab hal tersebut akan membawa citra buruk dunia pendidikan di Kotim,” tegasnya, Senin (20/11) kemarin.

Supian mengatakan, mendidik dengan kekerasan bukan hal yang baik.  Menurutnya sosok guru harus sabar dan bisa memahami karakter setiap anak didiknya. Sebab anak murid memiliki watak dan kepribadian yang bebeda-beda.

”Pihak dinas dan sekolah harus memberikan teguran atau sanksi tegas terhadap guru yang melakukan kekerasan terhadap anak murid di sekolah,” imbuhnya.

Selain itu dikatakannya, jika memang ada masalah dalam mendidik anak murid, hendaknya dikoordinasi dengan kepala sekolah, dan sampaikan kepada orang tua. Agar mereka bisa membantu melakukan pengawasan dan pembinaan, terhadap anak-anak mereka.

”Ada kendala  dalam mendidik bukan dengan kekerasan solusinya. Lakukan pembicaraan dengan orang tua mereka, terhadap kondisi anaknya. Sehingga komunikasi yang aktif antar orang tua dan guru di sekolah bisa terjalin,” pungkas Supian Hadi.

Ditambahkannya, jalinan komunikasi antara guru dan orang tua murid bisa dengan cara melakukan pertemuan, minimal tiga bulan sekali,. Hal itu untuk mengkomunikasikan perkembangan anak mereka, terkait aktivitas dan pola pendidikan di sekolah.

Ditegaskannya lagi, hal ini penting sebagai antisipasi, agar jangan sampai komunikasi itu baru terjalin ketika ada terjadi tindak kekerasan. (dc/gus)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 17:23

Anak-Anak Mengais Rezeki dari Kerusakan Jalan

SAMPIT – Kerusakan jalan di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, …

Rabu, 12 Desember 2018 17:17

Disperkim Tebang 70 Pohon

SAMPIT – Sebanyak 70 pohon di Kota Sampit telah ditebang…

Rabu, 12 Desember 2018 17:13

Wah Parah!!! Peredaran Pita Cukai Palsu Melonjak

SAMPIT – Peredaran pita cukai palsu masih banyak beredar di…

Rabu, 12 Desember 2018 10:37

Urus Piutang, BPJS Ketenagakerjaan Libatkan KPKNL

SAMPIT - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sampit menggelar Talkshow dengan tema…

Rabu, 12 Desember 2018 09:18

Tinduk Resmi Jadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

SAMPIT - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Sampit…

Selasa, 11 Desember 2018 16:35

Perampok Kabur setelah Digigit Korbannya , Ternyata Pelakunya...

SAMPIT – Rino Frasitiawan (25) terpaksa berurusan dengan Kepolisian Sektor…

Selasa, 11 Desember 2018 14:50

Sabuk Pantai Dilanjutkan 2019

SAMPIT – Rencana pembangunan sabuk pantai sepanjang 3.500 meter di…

Selasa, 11 Desember 2018 14:42

Weekend, Ujung Pandaran Sepi Pengunjung

SAMPIT– Pantai Ujung Pandaran sepi pengunjung akhir pekan lalu. Hanya…

Selasa, 11 Desember 2018 14:36

Natal Jadi Ajang Nostalgia Warga Dusmala

SAMPIT -   Ratusan warga Dayak Dusun, Maayan, dan Lawangan (Dusmala)…

Selasa, 11 Desember 2018 10:59

Bikin Lapar!!! Singkong Disulap Jadi Aneka Olahan Kue Tradisional

SAMPIT— Dalam Rangka HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kotim ke-19,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .