MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOLOM

Selasa, 21 November 2017 13:36
Waspada Model Serangan ISIS
Ilustrasi. (net)

PROKAL.CO, Oleh: Ardian Wiwaha)*

Meskipun tidak seintens tahun-tahun sebelumnya, pergerakan kelompok radikal dan ekstrimis Islamic State of Syria and Iraq atau yang dikenal dengan ISIS masih terus mencari pandangan publik dengan melakukan berbagai serangan yang mematikan. Mulai dari serangan yang berbentuk lone wolf hingga serangan kelompok yang membabi buta melancarkan berbagai serangan baik berupa bom maupun serangan senjata tak berkemanusiaan.

Seperti yang terjadi di Markas Kepolisian Resor Dharmasraya, Sumatera Barat, yangmana diserang oleh dua orang yang tak dikenal pada Ahad, 12 November 2017 sekitar pukul 02.45 WIB. Tak hanya berupa penyerangan dan perlawanan terhadap pihak kepolisian, namun pelaku yang diduga terafiliasi dengan kelompok ISIS tersebut juga melakukan pembakaran gedung utama Mapolres yang terletak di Jalan Lintas Sumatera, Gunung Medang.

Pada awalnya petugas melihat ada gumpalan asap tebal di bangunan utama Polres Dharmasraya. Sehingga petugas langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Kebakaran dan melakukan pemadaman. Namun demikian, ketika proses pemadaman berlangsung tiba-tiba dua orang yang tak dikenal yang diduga pelaku menghalangi pemadaman dan mengancam petugas. Tak ayal perlawanan yang menggunakan busur panah diberikan oleh dua orang tak dikenal tersebut memaksa petugas untuk dilumpukan.

Apabila dilihat secara seksama, salah satu alasan utama kelompok ISIS melakukan berbagai serangan brutal dilandasi oleh khayalan kebangkitan khilafah global. Padahal yang terjadi, kelompok ISIS justru menghancurkan nilai keadilan dan kemanusian, serta melupakan Tuhan.Kini semakin jelas apabila khilafah global yang didengungkan oleh simpatisan hingga kelompok afiliasi ISIS hanya berupa isapan jempol semata.

Terdapat banyak motif yang digunakan ISIS dalam setiap aksi brutalnya, seperti alasan ekonomi dan perebutan kekuasaan. Namun yang pasti, ketidaksingkronan antara hati dan akal pikiran dapat menjadi benang merah penyebab sebagian orang dan/atau kelompok pro terhadap eksistensi ISIS.

Seperti di kawasan Iraq dan Syria, sangat tersurat ketika kelompok ISIS didaerah tersebut berjuang dan berperang hanya untuk menguasai ladang-ladang minyak yang ada. Motif mendulang kekayaan dapat dijadikan alasan dasar dari pergerakan mereka yang malah justru melupakan akhirat dan mendengungkan kekayaan duniawi. Diluar kebrutalan dan bertentangannya pergerakan kelompok ISIS dengan nilai-nilai agama, kekhawatiran saat ini justru menyelimuti kita semua dengan adanya keterlibatan anak-anak muda dalam pergerakan dan rekrutmen kelompok ISIS. Mereka kerap dijadikan ujung panah bagi kelompok laknat tersebut sebagai pelaku bom bunuh diri hingga eksekutor aksi teror lain.

Kini, kewaspadaan terhadap berbagai serangan dan potensi terorisme harus semakin ditingkatkan diseluruh penjuru negeri. Seluruh elemen bangsa baik dari ulama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, hingga penggiat dunia maya sekalipun harus bersatu padu menangkal pergerakan kelompok teroris baik secara maya maupun secara nyata.
Sehingga bentuk kepedulian terhadap teror pun tidak semata-mata kita bebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Diperlukan peran serta seluruh komponen bangsa dan semua lapisan masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan dini, sehingga dapat membatasi langkah menyebarnya paham radikal berbasis agama yang tumpang tindih dengan keinginan dan kepentingan duniawi. )*Mahasiswa Pasca Sarjana Jurusan Sosial Politik di Universitas Indonesia


BACA JUGA

Kamis, 17 Mei 2018 10:51

Edukasi Pelajar dan Mahasiswa Terkait HIV/AIDS

SAMPIT – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengedukasi…

Jumat, 20 April 2018 10:09

Siswa Diwajibkan Ikut Praktik Manasik Haji

SAMPIT – Sebanyak 378 siswa dan siswi kelas X semua jurusan di SMKN 1 Sampit, mempraktikkan manasik…

Selasa, 17 April 2018 19:40

Penyakit Langka, Masih Bisa Disembuhkan

Muhammad Lintang Arsya Saputra lahir tak sempurna. Kondisinya memprihatinkan. Bayi lucu itu tidak memiliki…

Sabtu, 14 April 2018 10:06

Personel Damkar Perlu Latihan

SAMPIT –Ternyatamasih banyak personel di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kotim…

Senin, 02 April 2018 12:02

Disdik Jamin Soal UNBK Tak Bocor

SAMPIT – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) jenjang SMA/MA dan SMK di Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 27 Maret 2018 09:25

Dua Hari Penilaian, DLH Optimis Raih Adipura

SAMPIT – Tim terpadu dari Badan Lingkungan Hidup Kalteng melakukan penilaian Adipura di Kota Sampit…

Minggu, 25 Maret 2018 01:12

Media Sebagai Garda Kampanye Damai

Oleh: Stevanus Sulu )* Beberapa waktu belakang ini, isu hoax semakin menggila di Indonesia. Mulai dari…

Minggu, 18 Maret 2018 00:35

Pilkada Damai Menjadi Kebutuhan Bersama

Oleh: Dodik Prasetyo )* Gegap gempita pelaksanaan Pilkada 2018kini sudah mulai terasa.Mesin politik…

Rabu, 14 Maret 2018 10:21

Selamat!!! Disdik B Jawara Futsal Liga SOPD

SAMPIT – Timfutsal Dinas Pendidikan (Disdik) B keluar sebagai juara turnamen futsal yang dilaksanakan…

Senin, 05 Maret 2018 10:30

Pengawasan di Pelabuhan Masih Longgar

SAMPIT – Maraknya peredaran narkoba di Kotawaringin Timur tak lepas dari posisi Sampit sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .