MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Selasa, 28 November 2017 08:34
INGAT!!! Status Kawasan Hutan Harus Dipastikan

Sebelum Menganggarkan APBD 2018(

Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus

PROKAL.CO, SAMPIT— Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus menyayangkan masih banyak anggaran yang tidak mampu diserap di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  2017  ini. Salah satunya, untuk sektor pekerjaan fisik seperti jalan jembatan dengan alasan lokasi pekerjaan itu masih belum ada pelepasan kawasan hutan.

”Mestinya kita  pastikan dulu status kawasan apakah sudah  klir  atau belum.  Kalau sudah selesai   pelepasannya baru kita anggarkan. Kami tidak mau kejadian 2017 terulang lagi di tahun anggaran depan,”kata Parimus, kemarin (27/11).

Salah satu contohnya,  rencana pembangunan jalan menuju Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang. Saat ini sudah terbangun badan jalan yang sudah ada semenjak tahun 1990 dengan anggaran saat ini Rp500 juta. Namun, dalam perjalanannya jalan itu tidak bisa dilanjutkan pembangunannya  karena masuk dalam kawasan hutan.

”Nah artinya sampai saat ini jika kawasan itu belum pinjam pakai maka sampai kapanpun akses jalan menuju  Desa Tanah Putih tersebut tidak bisa dibangun. Bila, tidak segera diselesaikan  status kawasan tersebut,”kata Politikus Partai Demokrat Kotim ini.

Parimus juga menegaskan bahwa  desa di Kotim masih banyak masuk dalam kawasan hutan. Hendaknya itu jadi fokus perhatian dari pemerintah daerah melalui tim urusan pinjam pakai kawasan. Sebab,  suatu saat para kepala desa bisa  dijebloskan ke penjara jika memaksakan pembangunan dalam kawasan hutan.

”Yang jelas itu ada sanksi pidananya karena disebut memasuki kawasan hutan dan melakukan pembangunan tanpa ada izin pinjam pakai kawasan,” tegasnya.

Apabila dicermati itu, kata dia,  lokasi tersebut cuma statusnya saja dalam kawasan hutan. Saat ini, bisa saja sudah disulap menjadi permukiman penduduk sejak puluhan tahun lalu. Maka dari itu hendaknya proses pinjam pakai dan pelepasan kawasan hutan itu harus  bergerak cepat menyelesaikan di desa-desa yang masih masuk kawasan hutan.(ang/oes)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 10:17

AWASSS..!!! Kades Diminta Jauhkan Praktik KKN

KASONGAN - Kepada 154 kepala desa (kades) se Kabupaten Katingan…

Selasa, 11 Desember 2018 10:53

Bina Atlet ASN, Korpri Gelar Pekan Olahraga

SAMPIT— Guna membina para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga…

Senin, 10 Desember 2018 09:53

200 Hektare Ditanami Padi Organik

SAMPIT - Kepala Dinas Pertanian Kotim, I Made Dikantara  memaparkan,…

Senin, 10 Desember 2018 09:52

Pembinaan Mental dan Rohani Dievaluasi

SAMPIT—Kegiatan rutin pembinaan mental dan rohani Agama Islam yang dilaksanakan…

Senin, 10 Desember 2018 09:49

Industri Rumah Tangga Topang Ekonomi Keluarga

SAMPIT-- Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar…

Senin, 10 Desember 2018 09:10

Dewan Ajak Masyarakat Sukseskan Pilpres 2019

KUALA PEMBUANG – Jelang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI…

Senin, 10 Desember 2018 09:05

Polisi Beri Bantuan Warga Miskin

SAMPIT – Rasa perhatian dan kepedulian aparat kepolisian terhadap warga…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:51

Petani Kuala Pembuang Keluhkan Rendahnya Harga Kelapa

KUALA PEMBUANG- Sampai saat ini,  para petani kelapa yang ada…

Jumat, 07 Desember 2018 08:52

Diskan Usul Bentuk Gapokan

KUALA PEMBUANG – Guna lebih memantapkan kesuksesan bidang perikanan, baik…

Kamis, 06 Desember 2018 13:30

Sosialisasikan K 13 ke Pengelola PAUD

SAMPIT –Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .