MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Selasa, 28 November 2017 08:34
INGAT!!! Status Kawasan Hutan Harus Dipastikan

Sebelum Menganggarkan APBD 2018(

Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus

PROKAL.CO, SAMPIT— Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus menyayangkan masih banyak anggaran yang tidak mampu diserap di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  2017  ini. Salah satunya, untuk sektor pekerjaan fisik seperti jalan jembatan dengan alasan lokasi pekerjaan itu masih belum ada pelepasan kawasan hutan.

”Mestinya kita  pastikan dulu status kawasan apakah sudah  klir  atau belum.  Kalau sudah selesai   pelepasannya baru kita anggarkan. Kami tidak mau kejadian 2017 terulang lagi di tahun anggaran depan,”kata Parimus, kemarin (27/11).

Salah satu contohnya,  rencana pembangunan jalan menuju Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang. Saat ini sudah terbangun badan jalan yang sudah ada semenjak tahun 1990 dengan anggaran saat ini Rp500 juta. Namun, dalam perjalanannya jalan itu tidak bisa dilanjutkan pembangunannya  karena masuk dalam kawasan hutan.

”Nah artinya sampai saat ini jika kawasan itu belum pinjam pakai maka sampai kapanpun akses jalan menuju  Desa Tanah Putih tersebut tidak bisa dibangun. Bila, tidak segera diselesaikan  status kawasan tersebut,”kata Politikus Partai Demokrat Kotim ini.

Parimus juga menegaskan bahwa  desa di Kotim masih banyak masuk dalam kawasan hutan. Hendaknya itu jadi fokus perhatian dari pemerintah daerah melalui tim urusan pinjam pakai kawasan. Sebab,  suatu saat para kepala desa bisa  dijebloskan ke penjara jika memaksakan pembangunan dalam kawasan hutan.

”Yang jelas itu ada sanksi pidananya karena disebut memasuki kawasan hutan dan melakukan pembangunan tanpa ada izin pinjam pakai kawasan,” tegasnya.

Apabila dicermati itu, kata dia,  lokasi tersebut cuma statusnya saja dalam kawasan hutan. Saat ini, bisa saja sudah disulap menjadi permukiman penduduk sejak puluhan tahun lalu. Maka dari itu hendaknya proses pinjam pakai dan pelepasan kawasan hutan itu harus  bergerak cepat menyelesaikan di desa-desa yang masih masuk kawasan hutan.(ang/oes)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 13:17

Musirawas Bedah Rumah Enam Warga Miskin

ASAM BARU- Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Musirawas Citraharpindo memperbaiki enam rumah…

Senin, 24 September 2018 09:56

Kendaraan Umum Wajib Lakukan Uji KIR

SAMPIT - Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur mewajibkan kepada kendaraan transportasi umum,…

Senin, 24 September 2018 09:51

Ikut Pilkades atau Pileg, Mantir Harus Mundur

SAMPIT – Guna meminimalisir penyalahgunaan wewenang jabatan, Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten…

Sabtu, 22 September 2018 11:07

NAH!!! Bakal Ada Lampu Merah Lagi

SAMPIT – Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur berencana akan membangun pemasangan tiang…

Jumat, 21 September 2018 16:50

WASPADA!!! Hoax Terkait Tes CPNS

SAMPIT—Menjelangtes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) seperti saat ini diprediksi bakal…

Kamis, 20 September 2018 15:28

Guru PAUD Diminta Tingkatkan Kreativitas Mengajar

SAMPIT— Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi upaya Pusat…

Kamis, 20 September 2018 15:25

Mentaya 63 Jawarai Piala Kemerdekaan

SAMPIT— Piala kemerdekaan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 73 Kemerdekaan RI, di lapangan Kompi…

Kamis, 20 September 2018 13:30

Rp 3 Miliar Tanggulangi Karhutla

PALANGKA RAYA – Makin marak dan meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di seluruh wilayah…

Selasa, 18 September 2018 16:10

Material Padat Dilelang BPKAD

SAMPIT – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kotim berencana melakukan…

Selasa, 18 September 2018 08:43

Pelayanan Transportasi di Kotim Terus Dibenahi

SAMPIT— Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya membenahi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .