MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 06 Desember 2017 13:12
TERULANG LAGI!!! Napi Lapas Diduga Kendalikan Peredaran Sabu

Pasutri Pengedar Narkotika Ditangkap BNN Kota

PERUSAK GENERASI BANGSA : Junaidi alias Bagong (33) dan Armaiya alias Itik (28) saat dibincangi Kepala BNN Kota Palangka Raya, M Soejai’I (kiri), Selasa (5/12). (FOTO: DODI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, class="m5790936587338841657gmail-msonormal">PALANGKA RAYA – Pasangan suami istri (pasutri), Junaidi alias Bagong (33) dan Armaiya alias Itik (28) tak patut untuk ditiru. Bukan membangun keluarga agar sakinah, mawadah,warahmah dalam kehidupan berumah tangga. warga Jalan Dr Murjani Gang Kurnia itu malah berbisnis barang haram dan berani melawan hukum, dengan mengedarkan narkotika jenis sabu.

Mereka diduga memperoleh narkotika dari narapidana Lapas Klas II A Palangka Raya dan Lapas Narkotika Kasongan. Parahnya mereka menjadikan keuntungan penjualan narkoba untuk membeli kebutuhan hidup. Bahkan kerap kali mengkonsumsi barang baram itu. Kini Bagong dan Itik merasakan akibatnya dan meringkuk di sel tahanan BNN Kota Palangka Raya.

Mereka dibekuk tim khusus BNN Kota Palangka Raya di Jalan Dr Murjani Gang Kurnia, Minggu (3/12) bersama barang bukti. Penangkapan langsung dipimpin Kepala BNN Kota Palangka Raya, M Soejai’i. Diduga pelaku adalah jaringan besar dan sudah menjadi incaran atau target operasi (TO) Polres Palangka Raya dan Polda Kalteng.

Kepada Radar Sampit, Kepala BNN Kota Palangka Raya, M Soejai’i, Selasa (5/12) menuturkan pasutri ini merupakan pengedar kelas kakap di Kota Palangka Raya. “Mereka memperoleh barang haram dari bandar besar dan sudah beberapa tahun menjadi pengedar narkoba di Palangka Raya. Ini TO polisi juga, kita tangkap (tersangka, Red) berawal dari informasi masyarakat, terima kasih infonya,” tuturnya.

Soejai’I menerangkan pertama kali ditangkap adalah Bagong dengan barang bukti delapan paket sabu seberat 2,63 gram, dua bungkus rokok dan korek api gas. Hasil keterangan ternyta istrinya ikut menjual dan bahkan menjadi pemodal hingga dikembangkan dan berhasil meringkus Itik bersama BB 12 paket seberat 4,39 gram, sendok sabu, empat bundle plastik, timbangan digital dan dompet.

Lebih lanjut, Soejai’i menambahkan dengan penangkapan kedua tersangka ini pihaknya masih melakukan pengembangan, sebab diduga ada jaringan besar lain terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.

”Kita masih lidik mendalam lagi untuk jaringan lain. Sudah kita kenakan pasal 112 UURI Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman 20 tahun atau seumur hidup,” tegasnya.

Sementara itu, Armaiya alias Itik mengakui barang haram itu diperoleh dari seorang narapidana di Lapas Klas II A Palangka Raya dan Lapas Narkoba Kasongan. Mereka bertransaksi melalui ponsel dan sistem tranfer rekening serta meletakkan narkoba di lokasi yang sudah ditentukan. Ia pun sebenarnya tidak pernah berpikir untuk menjadi pengedar, tatpi sang suami mengajak hingga ikut berkecimpung.

Armaiyah mengungkapkan Bagong adalah suami keduanya. Suami pertama cerai dan mereka memiliki empat orang anak, yang mana keuntungan penjualan narkoba dibelikan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

”Tidak menyesal karena ini sudah risiko. Kami memang mengambil dari napinya, inisialnya IW di Lapas Palangka dan RS, di LP Kasongan,” ungkapnya santai.

Ibu empat anak ini membeberkan pula dalam satu minggu atau dua minggu, ia dan sang suami selalu memesan dari bandar sebanyak dua ons sabu. Itu pun ia jalani usai menikah dengan Bagong selama enam bulan.

”Buat belanja dan kehidupan sehari hari. Intinya semoga ini terakhir kalinya dan saya siap menjalani hukuman seberat apapun,” pungkas Armaiyah sambil menutupi wajah. (daq/vin)


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 11:20

GILA!!! Barangnya Sudah Mahal, Stok Kosong, Pil Setan Masih Diburu

SAMPIT – Konsumen Zenith di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih berupaya memburu obat keras…

Senin, 11 Desember 2017 16:29

MENGINSPIRASI!!! Legenda Persebaya Ini Menetap di Sampit, Mengabdi untuk Sepak Bola hingga Tua

Namanya berkibar saat membela Persebaya puluhan tahun silam. Di usianya yang kian senja, Didik Nurhadi…

Senin, 11 Desember 2017 16:12

Sengkarut Polemik Uang Rp 65 Miliar CU EPI, Jejak Hitam Dana Simpanan (2)

LAPORAN TAMAMU RONY Ditopang Anggota Sejak pertama didirikan, secara nasional Credit Union yang merupakan…

Senin, 11 Desember 2017 13:05

Sengkarut Polemik Uang Rp 65 Miliar CU EPI, Jejak Hitam Dana Simpanan (1)

Dana sebesar Rp 65 miliar yang tertanam dalam Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit lenyap…

Senin, 11 Desember 2017 11:11

MIRIS!!! Banyak Atlet Potensial, Malah Berjuang untuk Daerah Lain

KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan diminta perhatikan kesejahteraan hingga masa…

Senin, 11 Desember 2017 09:14

BREAKING NEWS!!! Nasdem Tegaskan Belum Keluarkan Rekomendasi Calon Wali Kota-Wawali

PALANGKA RAYA – Beredarnya informasi jika Nasdem mengusung Ibnu Elmi Elmi AS Pelu - Mofit…

Minggu, 10 Desember 2017 16:32

Ini Dia Masalah yang Perlu Diidentifikasi Jelang Pilkada

PALANGKA RAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengharapkan…

Minggu, 10 Desember 2017 16:30

DUH!!! Kepergok Setengah Bugil dengan Pria Lain, Ngakunya Masih Keluarga

PALANGKA RAYA – Tim gabungan Satpol PP Kota, Denpom, dan Polres Palangka Raya menggelar razia…

Sabtu, 09 Desember 2017 19:03

NEKAT!!! Meloncat dari Mobil, Pengedar Narkoba Kabur

PALANGKA RAYA – Kecolongan. Kata ini mungkin berlaku bagi petugas tahanan dan barang bukti (Tahti)…

Sabtu, 09 Desember 2017 18:44

Tiga Kasus Besar Belum Terungkap, Polres Kotim Beralasan Begini

SAMPIT – Kepolisian Resort Kotawaringin Timur (Polres Kotim) masih mempunyai pekerjaan yakni belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .