MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 07 Desember 2017 15:11
Safari Natal ke Marikit, Masalah Ini yang Disorot Bupati Katingan
IBADAH NATAL: Bupati Katingan Sakariyas bersama para pejabat daerah lainnya saat beribadah ketika bersafari Natal ke Desa Rangan Burih Kecamatan Marikit, Selasa (5/12) petang. (FOTO: HUMAS SETDA KATINGAN FOR RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN Kenakalan remaja yang menjurus pada pergaulan bebas terjadi akibat beberapa faktor, seperti kurangnya perhatian orang tua, rasa kecewa mendalam, pengaruh lingkungan atau teman serta keinginan untuk mencoba hal baru yang begitu besar. Pergaulan bebas bukan hanya berdampak bagi diri sendiri, melainkan kepada orang tua maupun masyarakat sekitar.

Bupati Katingan Sakariyas mengatakan, semestinya pergaulan bebas dapat dibendung dengan pendekatan hati ke hati atau konseling. Cara itu dianggap jitu untuk mengetahui apa saja permasalahan dan kehendak anak-anak usia belajar tersebut.

"Pergaulan bebas kini sedang marak, seperti mengonsumsi narkoba, obat-obatan terlarang hingga seks di bawah umur. Pergaulan bebas sendiri memiliki banyak dampak buruk dan membuat seseorang makin terjerumus," kata Sakariyas kepada masyarakat Desa Rangan Burih saat melaksanakan Safari Natal di Kecamatan Marikit, Selasa (5/12).

Sakariyas meminta peran guru dan orang tua untuk menjauhkan anak-anak maupun para pelajar agar tidak terjerumus pergaulan bebas. Upaya yang bisa dilakukan seperti menghindari lingkungan yang buruk, batasi waktu keluar rumah, isi waktu kosong, tanamkan sikap positif, dan larangan pacaran.

"Lingkungan merupakan area bersosialisasi setelah keluarga, ketika lingkungan itu kurang baik, maka perilaku menyimpang dapat terjadi. Pekerjaan orang tualah untuk mendidik anak supaya mengerti baik buruk sejak dini, tapi kadang karena kesibukan maka anaknya tidak mendapat pengawasan yang baik," jelasnya.

Menurutnya, tidak adanya batasan waktu jam malam membuat seorang anak lebih bebas bergaul. Padahal, waktu malam bisa diisi dengan berbagai kegiatan positif. Mengisi waktu kosong bisa menghindarkan anak dari sikap bermalas-malasan atau bergaul malam keluar rumah. 

"Apalagi yang masih remaja jangan suka menghabiskan waktu di luar, akan membuang waktu secara percuma. Lebih baik mengerjakan tugas sekolah atau sejenisnya," ujar Sakariyas.

Bagi anak yang sejak dini sudah mengerti membedakan hal buruk dan baik, tentu mereka lebih mudah tidak terhindar dari pergaulan bebas. Sebab itu, tanamkan pada anak untuk melakukan banyak hal positif yang berguna bagi masa depan, bukan sebaliknya," pesannya.

Pada dasarnya, seorang anak mudah merasa penasaran dengan hal-hal baru di sekitar mereka, termasuk pacaran. Pacaran memiliki banyak dampak buruk bagi anak usia sekolah, karena tingkat emosinya cenderung labil. Pacaran dapat menyebabkan anak menurun prestasi belajar hingga terjerumus seks bebas.

"Guru dan orang tua wajib memberi tahu dampak buruk pacaran dan melarang mereka berhubungan sebelum benar-benar dewasa. Banyaknya pemberitaan media mengenai seks bebas dijadikan contoh buruk mengapa pacaran bisa merusak masa depan serta kejiwaan anak," pungkasnya. (agg/yit)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 11:47

Nah..Nah...Banyak Ditemukan Dukungan Ganda Calon Perseorangan

NANGA BULIK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamandau menyerahkan berita acara hasil verifikasi…

Senin, 11 Desember 2017 11:16

Rendahnya Partisipasi Pemilih Jadi Sorotan

KASONGAN – Minimnya partisipasi pemilih menjadi pekerjaan rumah bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Minggu, 10 Desember 2017 16:44

Begini Solusi Atasi Banjir di Jalan Pangkalan Bun-Kolam

PANGKALAN BUN– Permasalahan banjir yang sering merendam ruas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin…

Kamis, 07 Desember 2017 15:07

HEDEHH!!! Saking Buruknya Pengelolaan Sampah, DLH Seruyan Masih Perlu Diingatkan Lagi

KUALA PEMBUANG– Buruknya pengelolaan sampah di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan menjadi tantangan…

Rabu, 06 Desember 2017 13:38

Penuhi SDM Berkompeten, Pemkab Kobar Jalin Kerja Sama dengan STTD Bekasi

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjalin kerja sama dengan Sekolah…

Selasa, 05 Desember 2017 13:42

MIRIS!!! 15 Tahun Berdiri, Seruyan Belum Punya Taman Bermain

KUALA PEMBUANG – Sejak berdiri 15 tahun lalu, Kabupaten Seruyan belum memiliki fasilitas…

Selasa, 05 Desember 2017 13:39

KERENNYA!!! Warga Semakin Sadar, Orangutan Diserahkan ke BKSDA

SAMPIT – Kesadaran masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan larangan memelihara satwa…

Kamis, 30 November 2017 18:27

Grand Opening Gedung Baru BPJS Ketenagakerjaan Sampit

SAMPIT - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sampit meresmikan kantor baru di Jalan Sudirman Kilometer 3,5 Sampit,…

Selasa, 28 November 2017 08:40

Kota Wisata Harus Ditunjang Transportasi

SAMPIT— Sarana transpotasi dinilai penting guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan…

Selasa, 28 November 2017 08:38

Lewat Ini Karang Taruna Kotim Bantu Promosikan Pariwisata

SAMPIT— Karang Taruna (Kartar) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membantu mempromosikan wisata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .