MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Senin, 11 Desember 2017 11:27
Bentuk Satgas P2TP2A di Antang Kalang
FASILITASI: DP3AP2KB Kotim mengadakan kegiatan pengembangan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Kecamatan Antang Kalang oleh. (FOTO: DP3AP2KB KOTIM FOR RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT Setiap warga negara berhak mendapatkan rasa aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan sesuai dengan falsafah Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945,  Negara dan masyarakat wajib melaksanakan pencegahan, perlindungan, dan pemindahan pelaku sesuai peraturan yang berlaku.

Meningkatkan kualitas pelayanan, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah, melalui beberapa  kebijakan dengan mengeluarkan  peraturan perundang-undangan, antara lain : Kesepakatan bersama antara Menteri Negara  Pemberdayaan Perempuan RI, Menteri Kesehatan RI, Menteri Sosial RI,dan Kapolri Nomor: 14 /Men/PP/Kep V/2002, Nomor: 1329/MenKes/SKB/X/2002, Nomor: 75 /HUK/2002, Nomor: B/3048/X/2002, tentang pelayanan terpadu korban  kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Surat Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan  RI No: B.72.B/PP/Dep.VII/2003 tanggal 31 Januari 2003 tentang kesepakatan  bersama antara Menteri  Negara pemberdayaan Perempuan, Menteri  Kesehatan RI, Menteri Sosial RI dan Kapolri,UUD RI No: 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, Permen RI No: 04 tahun 2006, tentang Penyelenggaraan dan Kerjasama Pemulihan Korban  Kekerasan dalam Rumah Tangga, dan  Permen RI No : 01 tahun 2007, tentang Forum Koordinasi Penyelenggaraan Kerjasama Pencegahan dan Pemulihan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Pada bulan November 2017 lalu, tepatnya Sabtu (16/11), Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana  (DP3AP2KB) Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan kegiatan Fasilitasi Pengembangan  Pusat  Pelayanan  Terpadu  Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kecamatan Antang Kalang pesertanya terdiri 40 orang.

Tujuan dari kegiatan fasilitas pengembangan pusat pelayanan terpadu perberdayaan perempuan dan anak yaitu terjalinnya koordinasi lintas bidang, lintas sekitar dan masyarakat dalam penanganan pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan, meningkatkan efektivitas dalam upaya pencegahan dan penyelenggaraan kerja sama dalam rangka penanganan secara terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan,  dan memberikan pemenuhan atas Kewajiban Negara  dalam menghapus segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak serta memberikan pelayanan bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan serta berupaya memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan anak dalam rangka terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender.

Hasil yang diharapkan terciptanya kerjasama lintas sektor dan dan lintas bidang secara terpadu dalam upaya pencegahan dan memberikan pelayanan  bagi perempuan  dan anak korban kekerasan dengan  saling melengkapi berdasarkan Tupoksi serta keahlian masing-masing.

Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan Perlindungan Perempuan, DP3AP2KB Kotim, Hamdanah mengatakan P2TP2A adalah suatu wadah untuk memberikan  informasi terhadap masyarakat dimana kami melayani, menangani dan mendampingi kasus-kasus  kekerasan  terhadap perempuan dan anak, berdasarkan atas laporan masyarakat.

“Di Kecamatan Antang Kalang dibentuk Satuan Tugas (Satgas), kebetulan ada kasus kekerasan terhadap anak yaitu kekerasan guru terhadap muridnya, jadi P2TP2A memberikan sosialisasi  kepada guru tersebut agar tidak lagi mengulangi  kekerasan terhadap anak didik,” ujarnya.

Hamdanah berharap dengan adanya P2TP2A mempermudah masyarakat untuk menyampaikan informasi yang berkenaan dengan kasus-kasus  kekerasan perempuan dan anak  bisa tertangani secara langsung di tempat kejadian dan kekerasan tidak terjadi lagi khususnya di Kecamatan Antang Kalang, pada umumnya di Kotawaringin Timur. (adv/ard/fm)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Juli 2018 10:19

Proyek Panel Surya Masuk Tender

SAMPIT – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Sabtu, 21 Juli 2018 10:12

Hadapi Karhutla, Kotim Pastikan Alat dan Pasukan Siap

SAMPIT – Dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla),  Pemerintah Kabupaten Kotawaringin…

Jumat, 20 Juli 2018 10:22

ASTAGFIRULAHH!!! Dinding Masjid Retak, Lantai Berkelombang

SAMPIT - Belum maksimalnya penggunaan Islamic Center Kabupaten Kotawaringin Timur mendapat sorotan dari…

Jumat, 20 Juli 2018 09:07

Kotim Perlu Pertimbangkan Potensi dan Dampak Gempa

SAMPIT – Potensi gempa diwilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),…

Jumat, 20 Juli 2018 08:59

Semua Peserta Lelang Lulus, Kini Tergantung Bupati

SAMPIT – Setelah selesai dilakukan proses tahapan selaksi lelang jabatan dan dikonsultasikan dengan…

Kamis, 19 Juli 2018 17:26

Sekolah Swasta Dirugikan Sekolah Negeri

SAMPIT –Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP/MTs di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…

Kamis, 19 Juli 2018 08:36

SERU!!! Lomba Yel-Yel Akhiri Kegiatan MPLS SMK N 1

SAMPIT – Berakhir sudah kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di SMKN 1 Sampit. Berbagai…

Kamis, 19 Juli 2018 08:32

Maksimalkan Pendapatan Pajak, Bappenda Kotim Terapkan Peta Blok

SAMPIT – Badan Pengelola Pendapatan Derah (Bappenda) Kotawaringin Timur mulai menerapkan peta…

Rabu, 18 Juli 2018 17:09

Ironis!!! Sekolah Ini Terancam Tutup

SAMPIT-  Tak ada siswa baru, apalagi kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Begitulah…

Rabu, 18 Juli 2018 08:29

Camat Diminta segera Bentuk Posko

SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .