MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Sabtu, 06 Januari 2018 10:57
Bangun Pariwisata, Jangan Korban Sektor Lain
Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Muhammad Shaleh

PROKAL.CO, SAMPIT - Anggota  Komisi IV DPRD Kotim, Muhammad Shaleh  mengingatkan eksekutif Pemkab Kotim, agar tidak mengorbankan program pembangunan yang wajib terlaksana, karena lebih mementingkan pembangunan sektor pariwisata. Ditegaskannya, hingga saat ini infrastruktur dasar masih menjadi prioritas kebutuhan masyarakat Kotim.

”Pembangunan pariwisata jangan mengalahkan sektor infrastruktur dasar. Kita sangat tidak sepakat kalau anggaran banyak dihabiskan untuk kegiatan pariwisata, yang sejatinya masih  tak mengakomodir  kepentingan masyarakat banyak,” imbuhnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini sependapat jika sektor pariwisata memiliki potensi besar dan harus dikembangkan. Namun menurutnya, saat ini banyak sektor lain yang justru lebih membutuhkan perhatian, karena bersentuhan langsung dengan nasib masyarakat. Disebutkannya antara lain  infrastruktur dasar, pendidikan dan kesehatan. 

Shaleh juga menilai, saat ini Kotawaringin Timur belum siap dijadikan kota wisata karena infrastrukturnya belum siap. Dia menyarankan pemerintah tidak memaksakan diri karena membangun pariwisata bisa dilakukan secara bertahap.

”Apabila kita ini memang minim anggaran jangan dipaksanakan. Kebutuhan kita ini banyak juga di sektor lain. Makanya sejak awal saya terus mengingatkan, membangun wisata jangan sampai mengorbankan sektor lainnya, sepeti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur  dasar bagi masyrakat. Itu kewajiban dasar pemerintah daerah dan hak masyarakat yang harus dipenuhi sesuai dengan amanat undang-undang,”pungkasnya.

Shaleh menambahkan, perencanaan dan kajian pembangunan kepariwisataan harus dilakukan secara matang, karena anggaran daerah cukup terbatas. Salah satu yang disorotinya yakni pembangunan ikon kota Patung Jelawat yang menurutnya hingga kini belum membawa dampak besar kepada masyarakat, karena tidak dilandasi kajian matang.(ang/gus)


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 18:27

SMPIT Muhammadiyah Diresmikan

SUKAMARA – Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Muhammadiyah Sukamara akhirnya berdiri…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:49

Awal Tahun, 139 Pejabat Bergeser

SUKAMARA – Sebanyak 139 pegawai pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas…

Jumat, 19 Januari 2018 19:14

Alhamdulilah... Banjir di Tasik Payawan Berangsur Surut

KASONGAN - Banjir hasil luapan Sungai Katingan yang sempat mengepung wilayah Kecamatan Tasik Payawan…

Jumat, 19 Januari 2018 18:25

Disdik Tetap Awasi SMA dan SMK

SAMPIT —  Kebijakan pengelolaan SMA dan SMK, kini berada di Pemerintah Provinsi Kalimantan…

Jumat, 19 Januari 2018 18:14

Perangi Narkoba Harus Ada Aksi Nyata

SAMPIT— Wakil Ketua DPRD Kotim, Supriadi mendukung aksi pemberantasan narkoba di Kotim.  Termasuk…

Jumat, 19 Januari 2018 18:09

Rumah Dinas Guru Jadi Keluhan

SAMPIT— Kondisi rumah dinas guru di wilayah pelosok Kotawaringin Timur, masih jauh dari kata lanyak.…

Kamis, 18 Januari 2018 20:28

WIHH!!!! Bakal Bangun Jalan hingga ke Kalbar

KASONGAN - Guna membuka keterisolasian masyarakat di wilayah utara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan…

Kamis, 18 Januari 2018 20:24

Kenakalan Remaja Memprihatinkan

SAMPIT - Anggota Komisi I DPRD Kotim,  William Novetra  merasa prihatin  atas kasus…

Kamis, 18 Januari 2018 20:19

Formasi Guru Perlu Ditata Ulang

SAMPIT- Ketua Komisi III DPRD Kotim, Rimbun mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk segera…

Kamis, 18 Januari 2018 19:52

Operasional Tunggu Pegawai Orientasi

SUKAMARA – Lantaran masih menunggu selesainya para pegawai orientasi, maka Lembaga Pemasyarakatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .