MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Jumat, 12 Januari 2018 14:47
Enam Orang Terjerat, Cukong Kayu Kabur
ILLEGAL LOGGING: Enam terdakwa kasus illegal logging mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Sampit, kemarin. (FOTO: RADO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Enam terdakwa kasus illegal logging, Suyanto alias Yanto (29), Jamaun alias Maun (39), Mijan (30), Sutikno alias Tikno (31), Agus Purwanto alias Agus (29) dan Purbasari alias Pur (29) menjalani sidang di Pengadilan Negeri Sampit, Rabu (10/1).

Di depan majelis hakim, para terdakwa mengakui kayu itu milik mereka, dan bukan milik HTI PT Kusuma Perkasa Wana di wilayah Desa Ayawan, Kecamatan Seruyan Tengah.

"Tidak benar yang mulia, itu bukan milik perusahaan, tapi milik masyarakat setempat," kata salah seorang terdakwa kepada majelis hakim yang diketuai Ega Shaktiana, JPU Kejari Kotim Akwan Annas, Chandra Priono Naibaho dan kuasa hukum para terdakwa Duliarman L Sinurat.

Sementara lima terdakwa lainnya tidak menyangkal, hingga membuat tanda tanya hakim. "Nah yang lain tidak membantah, kenapa saudara membantah, janganlah berbohong, tapi itu terserah saudara," kata hakim.

Terdakwa lainnya juga mengaku kayu itu dinaikkan ke dalam truk menggunakan alat berat, namun di mana saat ini posisi alat berat tersebut mereka beralasan tidak mengetahuinya lagi, alat itu menghilang bersama operatornya Ipung dan pemilik kayu Budi yang kini sebagai DPO.

Enam terdakwa diamankan pada 6 Oktober 2017 ketika mengangkut kayu akasia secara beriringan dari lokasi areal kerja HTI PT Kusuma Perkasa Wana di wilayah Desa Ayawan, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan.

Sesampainya di TKP dan memuat dan selesai, truk terdakwa Pur, patah as roda belakang, kemudian terdakwa lainnya berangkat duluan tepatnya di Jalan Loging PT Sarpatim Km 33 Desa Ayawan mereka diamankan oleh anggota Polres Seruyan di mana masing-masing truk mengangkut sekitar 29 log kayu akasia atau sekitar 8 meter kubik tanpa dokumen.

Rencananya kayu itu mau dibawa ke Desa Sebabi, Kotawaringin Timur ke kediaman Budi sebagai pemodal (cukong) yang kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Hari itu, apesnya bagi para terdakwa yang harus berurusan dengan hukum setelah diamankan aparat karena mengangkut kayu ilegal. Sementara Budi langsung melarikan diri. (ang/fm)


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 15:45

Dikira Pocong, Ternyata Orang Gantung Diri

PALANGKA RAYA – Diduga tak bisa menyelesaikan persoalan ditambah permasalahan…

Jumat, 15 Februari 2019 15:35

Polisi Ringkus Komplotan Maling Spesialis Congkel Rumah

PALANGKA RAYA – Kohari Sigit Utomo (33), warga Jalan Tjilik…

Jumat, 15 Februari 2019 15:27

Asosiasi Pedagang Daging Siap Awasi Pemilu

PALANGKA RAYA – Sejumlah perkumpulan dan asosiasi sudah mengikrarkan mendukung…

Jumat, 15 Februari 2019 10:43

HUT Kalteng Dipusatkan di Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-62 Kalimantan…

Jumat, 15 Februari 2019 10:26

Selidiki Galian C Tanpa Izin di Parenggean!

PALANGKA RAYA - Maraknya aktivitas galian C di sekitar proyek…

Jumat, 15 Februari 2019 10:22

Reses di Gumas, Masyarakat Usulkan Tiga Bidang Penting

KUALA KURUN – Selama dua hari, anggota Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 15 Februari 2019 10:18

Tingkatkan Pengetahuan Pemuda tentang Pemilu

KUALA KURUN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kalteng dan…

Kamis, 14 Februari 2019 17:39

Sabu Rp 2,5 Miliar Dimusnahkan

PALANGKA RAYA – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalteng memusnahkan narkotika…

Kamis, 14 Februari 2019 17:13

Konflik PT SEM dan Warga, DAD Kalteng Turun Tangan

PALANGKA RAYA – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah turun…

Kamis, 14 Februari 2019 17:05

Pengusaha Tahu Ini Dukung Pilkada Damai

PALANGKA RAYA – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, pengrajin tempe…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*