MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Jumat, 12 Januari 2018 15:54
DUH!!! Pegawai DPMD Bermain SPJ Fiktif Pemerintah Desa, Akhirnya...
BARANG BUKTI: Aparat Kejaksaan Negeri Katingan ketika mengeledah ruangan oknum pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Katingan terkait tindak pidana korupsi, Selasa (9/1). (FOTO: HUMAS KEJARI KATINGAN FOR RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KASONGAN – Aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Katingan Yepri Ignatius Dedi resmi ditetapkan sebagai tersangka. Aparat Kejaksaan Negeri Kasongan mulai mengumpulkan berbagai dokumen di ruang kerjanya untuk keperluan barang bukti di persidangan.

Status tersangka korupsi sudah disandang Ignatius sejak 2 Januari 2018. Dia disangka korupsi dana desa tahun 2015 silam dengan kerugian negara mencapai Rp 500 juta lebih. Modusnya dengan cara membuat proposal dan surat pertanggungjawaban (SPJ) desa pada pencairan dana desa (DD).

Kasi Pidsus Zen Tommy Aprianto mengatakan, setelah menetapkan status tersangka, Kejaksaan Negeri Kasongan menindaklanjutinya dengan mengumpulkan dokumen di ruang kerja maupun rumah tersangka.

"Kita melakukan penggeledahan di kantor DPMD Katingan terkait dokumen-dokumen anggaran desa yang terindikasi mengarah ke kasus korupsi tersebut. Akan kita kembangkan lagi, kemungkinan ada pihak lain yang menjadi tersangka karena kita sudah pegang alat bukti untuk identitasnya," ungkap Tommy, Rabu (10/1).

Selain mengumpulkan dokumen maupun arsip, kejaksaan juga telah mengamankan satu kendaraan roda empat jenis Toyota Agya milik tersangka yang diduga dibeli dari hasil korupsi. Sedangkan barang bukti berupa laptop yang digunakan tersangka membuat proposal dan SPJ fiktif diakui sudah dijual.

"Penahanan tersangka belum dilakukan lantaran masih konsen melakukan pemberkasan dan mendalami penyelidikan. Selain itu, sejauh ini tersangka masih kooperatif. Kecuali tersangka melakukan tindakan penghilangan alat bukti, maka akan dilakukan penahanan," imbuhnya.

Tommy menjelaskan, kasus tersebut berawal ketika tersangka menawarkan diri membuat proposal dan SPJ fiktif untuk para kepala desa. Pasalnya, saat itu rata-rata aparatur desa belum mempunyai kemampuan untuk membuat proposal, merancang anggaran biaya, dan gambar.

"Tersangka merupakan orang yang berwenang melakukan verfikasi, namun pembuatan SPJ dan proposal ada imbalannya, yakni pihak desa harus memberikan imbalan yang disinyalir berkisar antara Rp 10 hingga Rp 13 juta," jelasnya.

Menurutnya, tindakan tersangka sudah melanggar dan mengarah ke pasal 12 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor. Pihaknya menyimpulkan ada unsur pemaksaan terhadap seseorang memberikan atau menyerahkan sesuatu kepada yang bersangkutan.

"Dugaan tindak pidana korupsi ini terungkap ketika Inspektorat melakukan pemeriksaan regular. Saat kepala desa ditanya terkait SPJ, ternyata sudah diserahkan ke tersangka. Inspektorat menganggap ada unsur pidana dan kasusunya dilimpahkan ke kejaksaan dan kejaksaan langsung menindaklanjutinya," pungkas Tommy. (agg/yit)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 10:25

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Satgas Pangan Klaim Sudah Bekerja Optimal

PALANGKA RAYA – Bulan Ramadan dan Idul Fitri memang sudah berakhir dan berjalan kondusif. Walaupun…

Sabtu, 23 Juni 2018 10:23

Hari Ini KPU Gelar Debat Terbuka Putaran Kedua

PALANGKA RAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya, kembali menggelar debat terbuka putaran…

Sabtu, 23 Juni 2018 10:19

Ini Taksiran Kerugian Kebakaran Pasar Besar

PALANGKA RAYA – Kebakaran hebat yang melanda kompleks Pasar Tampung Untung di Jalan Jawa kawasan…

Jumat, 22 Juni 2018 17:34

Dengar Masukan Warga Untuk Perhatikan Pendidikan dan Kesehatan

KUALA KURUN – Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) berkumpul…

Jumat, 22 Juni 2018 15:34

Laka Maut Bukit Keminting Belum Ada Tersangka

PALANGKA RAYA – Polisi belum menetapkan tersangka dalam  kecelakaan maut yang menewaskan …

Jumat, 22 Juni 2018 11:37

Rektor Baru, Harapan Perubahan untuk Bangun UPR

PALANGKA RAYA – Tak lama lagi teka-teki siapa yang berhak menjadi rektor Universitas Palangka…

Jumat, 22 Juni 2018 09:11

ASN Dilarang Menambah Libur

KUALA KURUN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Punding…

Kamis, 21 Juni 2018 18:12

Berburu Diskon di Penghujung Libur

PALANGKA RAYA – Aktivitas masyarakat Kota Palangka Raya berangsur-angsur terlihat normal seperti…

Kamis, 21 Juni 2018 18:09

Kasihan! Kebakaran Pasar Besar, Pasutri Ini Hanya Bisa Selamatkan Dua KTP

PALANGKA RAYA – Insiden kebakaran Pasar tradisional Tampung Untung Kompleks Pasar Besar hingga…

Rabu, 20 Juni 2018 18:25

Ingin Wujudkan Gunung Mas Sejahtera dan Bermartabat

KUALA KURUN - Kampanye akbar pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) nomor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .